Jumat, 4 April 2025
spot_img

Rusak Parah, Warga Swadaya Timbun Jalan Garuda

BINAWIDYA (RIAUPOS.CO) – Beberapa tahun rusak dan tak kunjung diperbaiki oleh Pemerintah Kota Pekanbaru, masyarakat di Jalan Garuda Kecamatan Binawidya berswadaya menimbun puluhan lubang yang menganga di badan jalan alternatif tersebut.

Pantauan Riau Pos, Senin (11/3), warga membawa peralatan sederhana seperti cangkul, martil, hingga kayu untuk membantu proses penimbunan lubang di jalan yang berdekatan dengan fasilitas publik seperti Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo hingga masjid.

Salah seorang warga sekitar, Andi menjelaskan, kegiatan gotong-royong bersama ini dilakukan jelang Ramadan 1445 H. Di mana ruas Jalan Garuda yang menjadi akses jalan utama masyarakat menuju ke masjid mengalami rusak parah. Sehingga banyak masyarakat yang kesulitan melintas dan terancam keselamatannya.

Baca Juga:  STIKes Hang Tuah-Poltekkes Kemenkes Tanjung Pinang Jalin MoU

Dikatakannya, kerusakan pada Jalan Garuda sudah berlangsung lama dan tak kunjung tersentuh perbaikan dari pemerintah. Padahal, masyarakat sudah sering mengeluhkan kondisi tersebut. Apalagi, jalan banyak dilintasi pengendara khususnya para masyarakat yang berobat di Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo tersebut.

Untuk proses penimbunan lubang, Andi katakan masyarakat menggunakan sisa bahan bangunan yang tidak terpakai milik warga.

”Total ada sebanyak 8 mobil pick up yang diturunkan untuk membantu proses perbaikan jalan yang rusak ini. Karena yang diberikan oleh masyarakat ini berupa tanah timbun yang dicampur dengan batu,” katanya.

Dengan adanya penimbunan terhadap lubang dan jalan yang rusak tersebut, akses lalulintas masyarakat dari Jalan Garuda ke Jalan Delima dapat lancar , serta masyarakat yang ingin menunaikan ibadah salat selama di bulan Ramadan juga tidak mengalami gangguan.(ayi)

Baca Juga:  Usai Banjir, Jalan Sudirman Ujung Pekanbaru Rusak

BINAWIDYA (RIAUPOS.CO) – Beberapa tahun rusak dan tak kunjung diperbaiki oleh Pemerintah Kota Pekanbaru, masyarakat di Jalan Garuda Kecamatan Binawidya berswadaya menimbun puluhan lubang yang menganga di badan jalan alternatif tersebut.

Pantauan Riau Pos, Senin (11/3), warga membawa peralatan sederhana seperti cangkul, martil, hingga kayu untuk membantu proses penimbunan lubang di jalan yang berdekatan dengan fasilitas publik seperti Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo hingga masjid.

Salah seorang warga sekitar, Andi menjelaskan, kegiatan gotong-royong bersama ini dilakukan jelang Ramadan 1445 H. Di mana ruas Jalan Garuda yang menjadi akses jalan utama masyarakat menuju ke masjid mengalami rusak parah. Sehingga banyak masyarakat yang kesulitan melintas dan terancam keselamatannya.

Baca Juga:  Pemprov Selesaikan Perbaikan Jalan di Kuansing 

Dikatakannya, kerusakan pada Jalan Garuda sudah berlangsung lama dan tak kunjung tersentuh perbaikan dari pemerintah. Padahal, masyarakat sudah sering mengeluhkan kondisi tersebut. Apalagi, jalan banyak dilintasi pengendara khususnya para masyarakat yang berobat di Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo tersebut.

Untuk proses penimbunan lubang, Andi katakan masyarakat menggunakan sisa bahan bangunan yang tidak terpakai milik warga.

”Total ada sebanyak 8 mobil pick up yang diturunkan untuk membantu proses perbaikan jalan yang rusak ini. Karena yang diberikan oleh masyarakat ini berupa tanah timbun yang dicampur dengan batu,” katanya.

Dengan adanya penimbunan terhadap lubang dan jalan yang rusak tersebut, akses lalulintas masyarakat dari Jalan Garuda ke Jalan Delima dapat lancar , serta masyarakat yang ingin menunaikan ibadah salat selama di bulan Ramadan juga tidak mengalami gangguan.(ayi)

Baca Juga:  Musda MUI Pekanbaru sudah Sesuai Pedoman Organisasi
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Rusak Parah, Warga Swadaya Timbun Jalan Garuda

BINAWIDYA (RIAUPOS.CO) – Beberapa tahun rusak dan tak kunjung diperbaiki oleh Pemerintah Kota Pekanbaru, masyarakat di Jalan Garuda Kecamatan Binawidya berswadaya menimbun puluhan lubang yang menganga di badan jalan alternatif tersebut.

Pantauan Riau Pos, Senin (11/3), warga membawa peralatan sederhana seperti cangkul, martil, hingga kayu untuk membantu proses penimbunan lubang di jalan yang berdekatan dengan fasilitas publik seperti Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo hingga masjid.

Salah seorang warga sekitar, Andi menjelaskan, kegiatan gotong-royong bersama ini dilakukan jelang Ramadan 1445 H. Di mana ruas Jalan Garuda yang menjadi akses jalan utama masyarakat menuju ke masjid mengalami rusak parah. Sehingga banyak masyarakat yang kesulitan melintas dan terancam keselamatannya.

Baca Juga:  Jalan Rusak, Banjir, dan Sampah Masih Jadi Keluhan Warga

Dikatakannya, kerusakan pada Jalan Garuda sudah berlangsung lama dan tak kunjung tersentuh perbaikan dari pemerintah. Padahal, masyarakat sudah sering mengeluhkan kondisi tersebut. Apalagi, jalan banyak dilintasi pengendara khususnya para masyarakat yang berobat di Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo tersebut.

Untuk proses penimbunan lubang, Andi katakan masyarakat menggunakan sisa bahan bangunan yang tidak terpakai milik warga.

”Total ada sebanyak 8 mobil pick up yang diturunkan untuk membantu proses perbaikan jalan yang rusak ini. Karena yang diberikan oleh masyarakat ini berupa tanah timbun yang dicampur dengan batu,” katanya.

Dengan adanya penimbunan terhadap lubang dan jalan yang rusak tersebut, akses lalulintas masyarakat dari Jalan Garuda ke Jalan Delima dapat lancar , serta masyarakat yang ingin menunaikan ibadah salat selama di bulan Ramadan juga tidak mengalami gangguan.(ayi)

Baca Juga:  Trase Tol Dumai-Rantau Parapat Diusulkan Diubah 

BINAWIDYA (RIAUPOS.CO) – Beberapa tahun rusak dan tak kunjung diperbaiki oleh Pemerintah Kota Pekanbaru, masyarakat di Jalan Garuda Kecamatan Binawidya berswadaya menimbun puluhan lubang yang menganga di badan jalan alternatif tersebut.

Pantauan Riau Pos, Senin (11/3), warga membawa peralatan sederhana seperti cangkul, martil, hingga kayu untuk membantu proses penimbunan lubang di jalan yang berdekatan dengan fasilitas publik seperti Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo hingga masjid.

Salah seorang warga sekitar, Andi menjelaskan, kegiatan gotong-royong bersama ini dilakukan jelang Ramadan 1445 H. Di mana ruas Jalan Garuda yang menjadi akses jalan utama masyarakat menuju ke masjid mengalami rusak parah. Sehingga banyak masyarakat yang kesulitan melintas dan terancam keselamatannya.

Baca Juga:  Warga Keluhkan Kerusakan Jalan Kaharuddin Nasution

Dikatakannya, kerusakan pada Jalan Garuda sudah berlangsung lama dan tak kunjung tersentuh perbaikan dari pemerintah. Padahal, masyarakat sudah sering mengeluhkan kondisi tersebut. Apalagi, jalan banyak dilintasi pengendara khususnya para masyarakat yang berobat di Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo tersebut.

Untuk proses penimbunan lubang, Andi katakan masyarakat menggunakan sisa bahan bangunan yang tidak terpakai milik warga.

”Total ada sebanyak 8 mobil pick up yang diturunkan untuk membantu proses perbaikan jalan yang rusak ini. Karena yang diberikan oleh masyarakat ini berupa tanah timbun yang dicampur dengan batu,” katanya.

Dengan adanya penimbunan terhadap lubang dan jalan yang rusak tersebut, akses lalulintas masyarakat dari Jalan Garuda ke Jalan Delima dapat lancar , serta masyarakat yang ingin menunaikan ibadah salat selama di bulan Ramadan juga tidak mengalami gangguan.(ayi)

Baca Juga:  STIKes Hang Tuah-Poltekkes Kemenkes Tanjung Pinang Jalin MoU
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari