Kamis, 23 April 2026
- Advertisement -

PPKM Belum Akan Diterapkan

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Pemerintah pusat mencanangkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sebagai langkah menekan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Di Pekanbaru, PPKM belum akan diterapkan karena virus asal Wuhan, Cina ini disebut masih terkendali.

Dikatakan Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT, Rabu (10/2), kondisi eskalasi kasus Covid-19 cukup terkendali. "Sejumlah wilayah berdasarkan pemetaan kecamatan masih berada pada zona kuning atau risiko tingkat penyebaran rendah," jelas dia.

Data dari Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, kasus aktif Covid-19 di Kota Pekanbaru mencapai 529 kasus. Total tercatat 13.883 kasus Covid di kota ini sejak Maret 2020 lalu. "Satgas Covid-19 terus diingatkan untuk meningkatkan pengawasan penerapan protokol kesehatan, untuk mencegah peningkatan kasus," imbuhnya.

Baca Juga:  The Premiere Hotel Pekanbaru Donor Darah

Satgas Covid-19 Pekanbaru juga akan mengevaluasi proses vaksinasi yang saat ini tengah berlangsung. Mereka juga meningkatkan pengawasan dalam penerapan protokol kesehatan mencegah arahan agar lebih waspada. Ia menyebut kewaspadaan perlu ditingkatkan dengan sinergi semua unsur. "Kita evaluasi dulu kondisi terkini, nanti kita lihat arahan dari satgas pusat seperti apa," ucapnya.

Tim Satgas Covid-19 Kota Pekanbaru bakal mempelajari kebijakan PPKM di Jawa dan Bali. "Setelah itu satgas pun bersiap melakukan penerapan PPKM di kota sebagai daerah penyangga," singkatnya.(ali)

 

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Pemerintah pusat mencanangkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sebagai langkah menekan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Di Pekanbaru, PPKM belum akan diterapkan karena virus asal Wuhan, Cina ini disebut masih terkendali.

Dikatakan Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT, Rabu (10/2), kondisi eskalasi kasus Covid-19 cukup terkendali. "Sejumlah wilayah berdasarkan pemetaan kecamatan masih berada pada zona kuning atau risiko tingkat penyebaran rendah," jelas dia.

Data dari Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, kasus aktif Covid-19 di Kota Pekanbaru mencapai 529 kasus. Total tercatat 13.883 kasus Covid di kota ini sejak Maret 2020 lalu. "Satgas Covid-19 terus diingatkan untuk meningkatkan pengawasan penerapan protokol kesehatan, untuk mencegah peningkatan kasus," imbuhnya.

Baca Juga:  Mahasiswa Tak Bisa Pulang Kampung, Dibantu IKA UIR

Satgas Covid-19 Pekanbaru juga akan mengevaluasi proses vaksinasi yang saat ini tengah berlangsung. Mereka juga meningkatkan pengawasan dalam penerapan protokol kesehatan mencegah arahan agar lebih waspada. Ia menyebut kewaspadaan perlu ditingkatkan dengan sinergi semua unsur. "Kita evaluasi dulu kondisi terkini, nanti kita lihat arahan dari satgas pusat seperti apa," ucapnya.

Tim Satgas Covid-19 Kota Pekanbaru bakal mempelajari kebijakan PPKM di Jawa dan Bali. "Setelah itu satgas pun bersiap melakukan penerapan PPKM di kota sebagai daerah penyangga," singkatnya.(ali)

- Advertisement -

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Pemerintah pusat mencanangkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sebagai langkah menekan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Di Pekanbaru, PPKM belum akan diterapkan karena virus asal Wuhan, Cina ini disebut masih terkendali.

Dikatakan Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT, Rabu (10/2), kondisi eskalasi kasus Covid-19 cukup terkendali. "Sejumlah wilayah berdasarkan pemetaan kecamatan masih berada pada zona kuning atau risiko tingkat penyebaran rendah," jelas dia.

Data dari Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, kasus aktif Covid-19 di Kota Pekanbaru mencapai 529 kasus. Total tercatat 13.883 kasus Covid di kota ini sejak Maret 2020 lalu. "Satgas Covid-19 terus diingatkan untuk meningkatkan pengawasan penerapan protokol kesehatan, untuk mencegah peningkatan kasus," imbuhnya.

Baca Juga:  ZHM Santuni Anak Panti Asuhan

Satgas Covid-19 Pekanbaru juga akan mengevaluasi proses vaksinasi yang saat ini tengah berlangsung. Mereka juga meningkatkan pengawasan dalam penerapan protokol kesehatan mencegah arahan agar lebih waspada. Ia menyebut kewaspadaan perlu ditingkatkan dengan sinergi semua unsur. "Kita evaluasi dulu kondisi terkini, nanti kita lihat arahan dari satgas pusat seperti apa," ucapnya.

Tim Satgas Covid-19 Kota Pekanbaru bakal mempelajari kebijakan PPKM di Jawa dan Bali. "Setelah itu satgas pun bersiap melakukan penerapan PPKM di kota sebagai daerah penyangga," singkatnya.(ali)

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari