Minggu, 12 April 2026
- Advertisement -

Perayaan Imlek Digelar Sederhana

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Detik-detik perayaan pergantian tahun baru Imlek 2575 Kongzii hanya dilakukan secara sederhana. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang dirayakan secara meriah.

Pantauan Riau Pos, Jumat (9/2) tak ada perayaan yang dipersiapkan di kawasan Pecinan Kota Pekanbaru, Jalan Karet, Kecamatan Senapelan seperti yang dilakukan setiap tahunnya.

Hanya ada sejumlah lampion berwarna merah dan berornamenkan nuansa khas Imlek dengan hiasan shio Naga yang tepat jatuh pada tahun 2024 ini.

Menurut Ketua Panitia Imlek Bersama Tahun 2024, Romo Toni Tatanasurya menjelaskan, perayaan detik-detik Imlek seperti bazar Imlek, panggung hiburan, detik-detik penyambutan Tahun Baru Imlek 2575 di Jalan Karet tahun ini tidak dilakukan lantaran perayaan Imlek berdampingan dengan tahun politik.

Baca Juga:  Wali Kota Ajak Penyandang Disabilitas Jalan Sehat

Hal ini membuat seluruh Panitia Perayaan Tahun Baru Imlek Bersama yang terdiri dari berbagai Ormas Tionghoa, Lembaga Keagamaan, dan Lembaga Pendidikan, mengimbau agar Tahun Baru Imlek 2575 Kongzii sepakat untuk merayakan Imlek dengan sederhana tanpa mengurangi maknanya.

Selain itu, dalam perayaan Imlek tahun Naga Kayu ini pihaknya banyak mengadakan kegiatan sosial dengan berbagi kepada masyarakat, baik masyarakat yang terdampak banjir maupun masyarakat Tionghoa yang prasejahtera, sehingga dalam perayaan Imlek tahun Naga Kayu ini mereka bisa merasakan sukacita dan kebahagiaan.

Meksipun begitu, lanjut Tony, untuk pemasangan lampion di kawasan Pecinan tetap dilakukan. Di mana saat ini ada sebanyak 551 lampion berwarna merah yang sudah terpasang di kawasan pariwisata di Kota Pekanbaru itu.

Baca Juga:  Kinerja Tiga BUMD Dievaluasi

“Lampion jumlahnya sama dengan tahun lalu 551, tapi memang untuk acara yang dipusatkan di Jalan Karet memang tidak kita lakukan tahun ini,”jelasnya.

Dirinya berharap dalam Imlek tahun ini menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya. Baik dalam bidang perekonomian dan politik bisa lebih stabil, sehingga usaha kreatif bisa lebih menonjol, sesuai dengan tahun Naga saat ini yang merupakan simbol kekuatan, gagah, perkasa, dan memiliki jiwa berjuang keras, sedangkan unsur kayu memiliki simbol pertumbuhan atau regenerasi.

“Kalau semuanya berjalan lancar, kegiatan baru dilaksanakan lagi pada saat Cap Go Meh,” kata Romo Toni.(ayi)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Detik-detik perayaan pergantian tahun baru Imlek 2575 Kongzii hanya dilakukan secara sederhana. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang dirayakan secara meriah.

Pantauan Riau Pos, Jumat (9/2) tak ada perayaan yang dipersiapkan di kawasan Pecinan Kota Pekanbaru, Jalan Karet, Kecamatan Senapelan seperti yang dilakukan setiap tahunnya.

Hanya ada sejumlah lampion berwarna merah dan berornamenkan nuansa khas Imlek dengan hiasan shio Naga yang tepat jatuh pada tahun 2024 ini.

Menurut Ketua Panitia Imlek Bersama Tahun 2024, Romo Toni Tatanasurya menjelaskan, perayaan detik-detik Imlek seperti bazar Imlek, panggung hiburan, detik-detik penyambutan Tahun Baru Imlek 2575 di Jalan Karet tahun ini tidak dilakukan lantaran perayaan Imlek berdampingan dengan tahun politik.

Baca Juga:  Perayaan Imlek, Aktivitas Penumpang di Tanjung Harapan Turun 

Hal ini membuat seluruh Panitia Perayaan Tahun Baru Imlek Bersama yang terdiri dari berbagai Ormas Tionghoa, Lembaga Keagamaan, dan Lembaga Pendidikan, mengimbau agar Tahun Baru Imlek 2575 Kongzii sepakat untuk merayakan Imlek dengan sederhana tanpa mengurangi maknanya.

- Advertisement -

Selain itu, dalam perayaan Imlek tahun Naga Kayu ini pihaknya banyak mengadakan kegiatan sosial dengan berbagi kepada masyarakat, baik masyarakat yang terdampak banjir maupun masyarakat Tionghoa yang prasejahtera, sehingga dalam perayaan Imlek tahun Naga Kayu ini mereka bisa merasakan sukacita dan kebahagiaan.

Meksipun begitu, lanjut Tony, untuk pemasangan lampion di kawasan Pecinan tetap dilakukan. Di mana saat ini ada sebanyak 551 lampion berwarna merah yang sudah terpasang di kawasan pariwisata di Kota Pekanbaru itu.

- Advertisement -
Baca Juga:  Wali Kota Pekanbaru Tinjau Tiga Lokasi Banjir

“Lampion jumlahnya sama dengan tahun lalu 551, tapi memang untuk acara yang dipusatkan di Jalan Karet memang tidak kita lakukan tahun ini,”jelasnya.

Dirinya berharap dalam Imlek tahun ini menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya. Baik dalam bidang perekonomian dan politik bisa lebih stabil, sehingga usaha kreatif bisa lebih menonjol, sesuai dengan tahun Naga saat ini yang merupakan simbol kekuatan, gagah, perkasa, dan memiliki jiwa berjuang keras, sedangkan unsur kayu memiliki simbol pertumbuhan atau regenerasi.

“Kalau semuanya berjalan lancar, kegiatan baru dilaksanakan lagi pada saat Cap Go Meh,” kata Romo Toni.(ayi)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Karbit Kelepus

Bona Malwal (2)

Pasangan Manipulatif

Ditabrak dari Belakang

Tinggal Lengkuas

Tetap Ingin Bercerai

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Detik-detik perayaan pergantian tahun baru Imlek 2575 Kongzii hanya dilakukan secara sederhana. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang dirayakan secara meriah.

Pantauan Riau Pos, Jumat (9/2) tak ada perayaan yang dipersiapkan di kawasan Pecinan Kota Pekanbaru, Jalan Karet, Kecamatan Senapelan seperti yang dilakukan setiap tahunnya.

Hanya ada sejumlah lampion berwarna merah dan berornamenkan nuansa khas Imlek dengan hiasan shio Naga yang tepat jatuh pada tahun 2024 ini.

Menurut Ketua Panitia Imlek Bersama Tahun 2024, Romo Toni Tatanasurya menjelaskan, perayaan detik-detik Imlek seperti bazar Imlek, panggung hiburan, detik-detik penyambutan Tahun Baru Imlek 2575 di Jalan Karet tahun ini tidak dilakukan lantaran perayaan Imlek berdampingan dengan tahun politik.

Baca Juga:  Masyarakat Diajak Sukseskan Pemilu 2024

Hal ini membuat seluruh Panitia Perayaan Tahun Baru Imlek Bersama yang terdiri dari berbagai Ormas Tionghoa, Lembaga Keagamaan, dan Lembaga Pendidikan, mengimbau agar Tahun Baru Imlek 2575 Kongzii sepakat untuk merayakan Imlek dengan sederhana tanpa mengurangi maknanya.

Selain itu, dalam perayaan Imlek tahun Naga Kayu ini pihaknya banyak mengadakan kegiatan sosial dengan berbagi kepada masyarakat, baik masyarakat yang terdampak banjir maupun masyarakat Tionghoa yang prasejahtera, sehingga dalam perayaan Imlek tahun Naga Kayu ini mereka bisa merasakan sukacita dan kebahagiaan.

Meksipun begitu, lanjut Tony, untuk pemasangan lampion di kawasan Pecinan tetap dilakukan. Di mana saat ini ada sebanyak 551 lampion berwarna merah yang sudah terpasang di kawasan pariwisata di Kota Pekanbaru itu.

Baca Juga:  3.310 Warga Antusias Daftar Pasang Gigi Palsu Gratis di HUT Pekanbaru

“Lampion jumlahnya sama dengan tahun lalu 551, tapi memang untuk acara yang dipusatkan di Jalan Karet memang tidak kita lakukan tahun ini,”jelasnya.

Dirinya berharap dalam Imlek tahun ini menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya. Baik dalam bidang perekonomian dan politik bisa lebih stabil, sehingga usaha kreatif bisa lebih menonjol, sesuai dengan tahun Naga saat ini yang merupakan simbol kekuatan, gagah, perkasa, dan memiliki jiwa berjuang keras, sedangkan unsur kayu memiliki simbol pertumbuhan atau regenerasi.

“Kalau semuanya berjalan lancar, kegiatan baru dilaksanakan lagi pada saat Cap Go Meh,” kata Romo Toni.(ayi)

Terbaru

Terpopuler

Karbit Kelepus

Bona Malwal (2)

Pasangan Manipulatif

Ditabrak dari Belakang

Tinggal Lengkuas

Tetap Ingin Bercerai

Trending Tags

Rubrik dicari