Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Percepat Vaksinasi Lansia

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru diminta Presiden RI Joko Widodo untuk mempercepat vaksinasi bagi warga lanjut usia (lansia). Kini, capaian vaksinasi lansia masih berkisar 60 persen.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Pekanbaru, per tanggal 7 Februari 2022 kemarin, warga lansia yang sudah vaksin dosis I baru  33.689 orang atau sekitar 63,9 persen dari target 52.759 orang. Sementara vaksinasi II mencapai 28.953 orang atau 54,9 persen.

Wali Kota (Wako) Pekanbaru Firdaus, Selasa (8/2) mengatakan, bahwa lansia merupakan warga yang rentan terhadap Covid-19. Perlu percepatan vaksinasi bagi lansia agar membentuk kekebalan tubuh.

"Lansia menjadi sasaran karena rentan terpapar Covid-19. Jadi beliau (Presiden RI, red) sampaikan agar lakukan percepatan vaksinasi bagi lansia," kata dia.

Baca Juga:  RT/RW Diminta Bantu Penyaluran Beras CPP

Menurutnya, selain vaksinasi pemerintah kota juga diingatkan agar memperketat penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Kemudian pemerintah daerah melalui Satgas Covid-19 juga diminta untuk mengoptimalkan ruang isolasi di rumah sakit dan isolasi terpusat.

Nantinya, bagi warga yang terkonfirmasi atau terpapar Covid-19 dengan gejala ringan bisa menjalani isolasi mandiri atau isolasi terpusat. Sedangkan pasien dengan gejala sedang dan berat bisa jalani isolasi di rumah sakit.

Menurutnya, hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya penyebaran Covid-19 varian Omicron yang lebih gampang penyebarannya. "Presiden juga mengingatkan agar seluruh kota lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap varian Omicron," singkatnya.(ali)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru diminta Presiden RI Joko Widodo untuk mempercepat vaksinasi bagi warga lanjut usia (lansia). Kini, capaian vaksinasi lansia masih berkisar 60 persen.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Pekanbaru, per tanggal 7 Februari 2022 kemarin, warga lansia yang sudah vaksin dosis I baru  33.689 orang atau sekitar 63,9 persen dari target 52.759 orang. Sementara vaksinasi II mencapai 28.953 orang atau 54,9 persen.

Wali Kota (Wako) Pekanbaru Firdaus, Selasa (8/2) mengatakan, bahwa lansia merupakan warga yang rentan terhadap Covid-19. Perlu percepatan vaksinasi bagi lansia agar membentuk kekebalan tubuh.

"Lansia menjadi sasaran karena rentan terpapar Covid-19. Jadi beliau (Presiden RI, red) sampaikan agar lakukan percepatan vaksinasi bagi lansia," kata dia.

Baca Juga:  Terkait Pos Kosong di Pintu Masuk Panam, Kadishub: Seharusnya Siaga Hingga Akhir PSBB

Menurutnya, selain vaksinasi pemerintah kota juga diingatkan agar memperketat penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Kemudian pemerintah daerah melalui Satgas Covid-19 juga diminta untuk mengoptimalkan ruang isolasi di rumah sakit dan isolasi terpusat.

Nantinya, bagi warga yang terkonfirmasi atau terpapar Covid-19 dengan gejala ringan bisa menjalani isolasi mandiri atau isolasi terpusat. Sedangkan pasien dengan gejala sedang dan berat bisa jalani isolasi di rumah sakit.

Menurutnya, hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya penyebaran Covid-19 varian Omicron yang lebih gampang penyebarannya. "Presiden juga mengingatkan agar seluruh kota lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap varian Omicron," singkatnya.(ali)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Percepat Vaksinasi Lansia

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru diminta Presiden RI Joko Widodo untuk mempercepat vaksinasi bagi warga lanjut usia (lansia). Kini, capaian vaksinasi lansia masih berkisar 60 persen.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Pekanbaru, per tanggal 7 Februari 2022 kemarin, warga lansia yang sudah vaksin dosis I baru  33.689 orang atau sekitar 63,9 persen dari target 52.759 orang. Sementara vaksinasi II mencapai 28.953 orang atau 54,9 persen.

Wali Kota (Wako) Pekanbaru Firdaus, Selasa (8/2) mengatakan, bahwa lansia merupakan warga yang rentan terhadap Covid-19. Perlu percepatan vaksinasi bagi lansia agar membentuk kekebalan tubuh.

"Lansia menjadi sasaran karena rentan terpapar Covid-19. Jadi beliau (Presiden RI, red) sampaikan agar lakukan percepatan vaksinasi bagi lansia," kata dia.

Baca Juga:  Kemenag Pastikan Madrasah Siap untuk PTM

Menurutnya, selain vaksinasi pemerintah kota juga diingatkan agar memperketat penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Kemudian pemerintah daerah melalui Satgas Covid-19 juga diminta untuk mengoptimalkan ruang isolasi di rumah sakit dan isolasi terpusat.

Nantinya, bagi warga yang terkonfirmasi atau terpapar Covid-19 dengan gejala ringan bisa menjalani isolasi mandiri atau isolasi terpusat. Sedangkan pasien dengan gejala sedang dan berat bisa jalani isolasi di rumah sakit.

Menurutnya, hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya penyebaran Covid-19 varian Omicron yang lebih gampang penyebarannya. "Presiden juga mengingatkan agar seluruh kota lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap varian Omicron," singkatnya.(ali)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru diminta Presiden RI Joko Widodo untuk mempercepat vaksinasi bagi warga lanjut usia (lansia). Kini, capaian vaksinasi lansia masih berkisar 60 persen.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Pekanbaru, per tanggal 7 Februari 2022 kemarin, warga lansia yang sudah vaksin dosis I baru  33.689 orang atau sekitar 63,9 persen dari target 52.759 orang. Sementara vaksinasi II mencapai 28.953 orang atau 54,9 persen.

Wali Kota (Wako) Pekanbaru Firdaus, Selasa (8/2) mengatakan, bahwa lansia merupakan warga yang rentan terhadap Covid-19. Perlu percepatan vaksinasi bagi lansia agar membentuk kekebalan tubuh.

"Lansia menjadi sasaran karena rentan terpapar Covid-19. Jadi beliau (Presiden RI, red) sampaikan agar lakukan percepatan vaksinasi bagi lansia," kata dia.

Baca Juga:  Tiga Naga Gunakan Stadion Utama Riau sebagai Homebase

Menurutnya, selain vaksinasi pemerintah kota juga diingatkan agar memperketat penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Kemudian pemerintah daerah melalui Satgas Covid-19 juga diminta untuk mengoptimalkan ruang isolasi di rumah sakit dan isolasi terpusat.

Nantinya, bagi warga yang terkonfirmasi atau terpapar Covid-19 dengan gejala ringan bisa menjalani isolasi mandiri atau isolasi terpusat. Sedangkan pasien dengan gejala sedang dan berat bisa jalani isolasi di rumah sakit.

Menurutnya, hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya penyebaran Covid-19 varian Omicron yang lebih gampang penyebarannya. "Presiden juga mengingatkan agar seluruh kota lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap varian Omicron," singkatnya.(ali)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari