Rabu, 18 Februari 2026
- Advertisement -

Kampar Beri Penghargaan kepada RAPP atas Keseriusan Tangani Stunting

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) menerima penghargaan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar atas keseriusannya membantu pemerintah dalam upaya penurunan prevalensi stunting (tengkes) di Kampar, Selasa (6/1).

Penghargaan sebagai Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) di Kabupaten Kampar itu diserahkan langsung Pj Bupati Kampar Hambali SE MH seusai upacara peringatan HUT ke-74 Kabupaten Kampar di Halaman Kantor Bupati Kabupaten Kampar.

Pj Bupati Kabupaten Kampar Hambali mengatakan, penurunan angka stunting merupakan program nasional yang harus ditindaklanjuti secara serius. Penanganan dan penurunan angka tengkes memerlukan anggaran yang besar.

Hambali menambahkan, berdasarkan kajian tim pakar, penanganan stunting di Kabupaten Kampar memerlukan anggaran sekitar Rp600 juta per bulan untuk program ini. Satu anak memerlukan biaya sekitar Rp1,2 juta-Rp2,6 juta. Hal itu berdasarkan masing-masing kondisi dan usia anak.

Baca Juga:  Puji Program Penanganan Stunting RAPP

“Mengingat besarnya anggaran penanganan stunting tersebut, tidak mungkin kita hanya mengandalkan APBD, maka perlu melibatkan seluruh stakeholder yang ada, terutama perusahaan-perusahaan besar seperti RAPP,” sebut Pj Bupati.

Penanganan stunting yang melibatkan perusahaan dan seluruh stakeholder adalah dengan pola Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS). Hambali juga mengatakan, sesuai dengan data, saat ini ada 571 anak tengkes di Kampar. Semuanya sudah memiliki ‘Bapak Asuh’.

Sementara itu, Manajer SHR RAPP Wilayah Kabupaten Kampar R Elwan Jumandri SH MH mengatakan, RAPP komit memberikan kontribusi untuk penanganan anak tengkes di Kabupaten Kampar. RAPP telah mejadi bapak asuh terhadap 52 anak stunting di Kabupaten Kampar.

Elwan juga mengatakan, 52 anak stunting tersebut tersebar di beberapa wilayah di Kabupaten Kampar, di antaranya Kecamatan Kampar Kiri, Gunung Sahilan, Kampar Kiri Tengah, dan Kecamatan Kampar Kiri Hulu.

Baca Juga:  Rumah Data Kependudukan di Riau Perlu Digesa

“52 orang anak stunting tersebut, selama tiga bulan mendapatkan penanganan khusus. Setiap hari kami berikan asupan gizi dan vitamin yang cukup. Setiap hari mereka juga mendapatkan pendampingan dari tim medis kami,” ungkap Elwan.

Selain mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Kampar yang telah memberikan penghargaan kepada RAPP sebagai Bapak Asuh Anak Stunting, Elwan juga mengucapkan selamat kepada Pemkab Kampar yang memperingati hari jadi ke-74.

“Semoga Kabupaten Kampar terus melaju dan lebih baik. Semoga penanganan stunting di Kabupaten Kampar bisa tuntas dan terlaksana secara baik,” ungkap Elwan.(ifr/rio)

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) menerima penghargaan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar atas keseriusannya membantu pemerintah dalam upaya penurunan prevalensi stunting (tengkes) di Kampar, Selasa (6/1).

Penghargaan sebagai Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) di Kabupaten Kampar itu diserahkan langsung Pj Bupati Kampar Hambali SE MH seusai upacara peringatan HUT ke-74 Kabupaten Kampar di Halaman Kantor Bupati Kabupaten Kampar.

Pj Bupati Kabupaten Kampar Hambali mengatakan, penurunan angka stunting merupakan program nasional yang harus ditindaklanjuti secara serius. Penanganan dan penurunan angka tengkes memerlukan anggaran yang besar.

Hambali menambahkan, berdasarkan kajian tim pakar, penanganan stunting di Kabupaten Kampar memerlukan anggaran sekitar Rp600 juta per bulan untuk program ini. Satu anak memerlukan biaya sekitar Rp1,2 juta-Rp2,6 juta. Hal itu berdasarkan masing-masing kondisi dan usia anak.

Baca Juga:  RAPP Persembahkan RTH dan Lapangan Mini Soccer Modern untuk Warga Pelalawan

“Mengingat besarnya anggaran penanganan stunting tersebut, tidak mungkin kita hanya mengandalkan APBD, maka perlu melibatkan seluruh stakeholder yang ada, terutama perusahaan-perusahaan besar seperti RAPP,” sebut Pj Bupati.

- Advertisement -

Penanganan stunting yang melibatkan perusahaan dan seluruh stakeholder adalah dengan pola Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS). Hambali juga mengatakan, sesuai dengan data, saat ini ada 571 anak tengkes di Kampar. Semuanya sudah memiliki ‘Bapak Asuh’.

Sementara itu, Manajer SHR RAPP Wilayah Kabupaten Kampar R Elwan Jumandri SH MH mengatakan, RAPP komit memberikan kontribusi untuk penanganan anak tengkes di Kabupaten Kampar. RAPP telah mejadi bapak asuh terhadap 52 anak stunting di Kabupaten Kampar.

- Advertisement -

Elwan juga mengatakan, 52 anak stunting tersebut tersebar di beberapa wilayah di Kabupaten Kampar, di antaranya Kecamatan Kampar Kiri, Gunung Sahilan, Kampar Kiri Tengah, dan Kecamatan Kampar Kiri Hulu.

Baca Juga:  Rumah Data Kependudukan di Riau Perlu Digesa

“52 orang anak stunting tersebut, selama tiga bulan mendapatkan penanganan khusus. Setiap hari kami berikan asupan gizi dan vitamin yang cukup. Setiap hari mereka juga mendapatkan pendampingan dari tim medis kami,” ungkap Elwan.

Selain mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Kampar yang telah memberikan penghargaan kepada RAPP sebagai Bapak Asuh Anak Stunting, Elwan juga mengucapkan selamat kepada Pemkab Kampar yang memperingati hari jadi ke-74.

“Semoga Kabupaten Kampar terus melaju dan lebih baik. Semoga penanganan stunting di Kabupaten Kampar bisa tuntas dan terlaksana secara baik,” ungkap Elwan.(ifr/rio)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) menerima penghargaan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar atas keseriusannya membantu pemerintah dalam upaya penurunan prevalensi stunting (tengkes) di Kampar, Selasa (6/1).

Penghargaan sebagai Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) di Kabupaten Kampar itu diserahkan langsung Pj Bupati Kampar Hambali SE MH seusai upacara peringatan HUT ke-74 Kabupaten Kampar di Halaman Kantor Bupati Kabupaten Kampar.

Pj Bupati Kabupaten Kampar Hambali mengatakan, penurunan angka stunting merupakan program nasional yang harus ditindaklanjuti secara serius. Penanganan dan penurunan angka tengkes memerlukan anggaran yang besar.

Hambali menambahkan, berdasarkan kajian tim pakar, penanganan stunting di Kabupaten Kampar memerlukan anggaran sekitar Rp600 juta per bulan untuk program ini. Satu anak memerlukan biaya sekitar Rp1,2 juta-Rp2,6 juta. Hal itu berdasarkan masing-masing kondisi dan usia anak.

Baca Juga:  Ajak Semua Elemen untuk Kampar Melaju

“Mengingat besarnya anggaran penanganan stunting tersebut, tidak mungkin kita hanya mengandalkan APBD, maka perlu melibatkan seluruh stakeholder yang ada, terutama perusahaan-perusahaan besar seperti RAPP,” sebut Pj Bupati.

Penanganan stunting yang melibatkan perusahaan dan seluruh stakeholder adalah dengan pola Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS). Hambali juga mengatakan, sesuai dengan data, saat ini ada 571 anak tengkes di Kampar. Semuanya sudah memiliki ‘Bapak Asuh’.

Sementara itu, Manajer SHR RAPP Wilayah Kabupaten Kampar R Elwan Jumandri SH MH mengatakan, RAPP komit memberikan kontribusi untuk penanganan anak tengkes di Kabupaten Kampar. RAPP telah mejadi bapak asuh terhadap 52 anak stunting di Kabupaten Kampar.

Elwan juga mengatakan, 52 anak stunting tersebut tersebar di beberapa wilayah di Kabupaten Kampar, di antaranya Kecamatan Kampar Kiri, Gunung Sahilan, Kampar Kiri Tengah, dan Kecamatan Kampar Kiri Hulu.

Baca Juga:  Pemkab Usulkan 1.634 Formasi CPNS dan 6.086 PPPK

“52 orang anak stunting tersebut, selama tiga bulan mendapatkan penanganan khusus. Setiap hari kami berikan asupan gizi dan vitamin yang cukup. Setiap hari mereka juga mendapatkan pendampingan dari tim medis kami,” ungkap Elwan.

Selain mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Kampar yang telah memberikan penghargaan kepada RAPP sebagai Bapak Asuh Anak Stunting, Elwan juga mengucapkan selamat kepada Pemkab Kampar yang memperingati hari jadi ke-74.

“Semoga Kabupaten Kampar terus melaju dan lebih baik. Semoga penanganan stunting di Kabupaten Kampar bisa tuntas dan terlaksana secara baik,” ungkap Elwan.(ifr/rio)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari