Senin, 5 Januari 2026
spot_img
spot_img

Wako Pekanbaru dan Unri Sepakat, 10 Danau Kampus Jadi Embung Pengendali Banjir

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Persoalan banjir yang kerap melanda Kecamatan Binawidya dan Tuah Madani dipastikan segera mendapatkan solusi. Air hujan dari kawasan rawan banjir akan dialirkan ke danau yang berada di kawasan kampus Universitas Riau (Unri), Kecamatan Binawidya.

Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan antara Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM dengan Rektor Unri Prof Dr Hj Sri Indarti SE MSi yang berlangsung di Rektorat Unri, Jumat (2/1).

Wali Kota Pekanbaru menyampaikan apresiasi kepada pihak Unri yang bersedia memanfaatkan danau di lingkungan kampus sebagai embung dan kolam resapan untuk menampung limpasan air hujan.

Menurutnya, dengan difungsikannya danau tersebut, persoalan banjir, khususnya di Kecamatan Binawidya dan Tuah Madani, diyakini dapat teratasi secara bertahap. Dalam pertemuan itu, Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Pekanbaru H Markarius Anwar ST MArch.

Baca Juga:  2025, Targetkan Kasus Tengkes Turun 0,5 Persen

Dalam pemaparan disebutkan, terdapat sekitar 10 danau di kawasan Unri yang diproyeksikan menjadi tempat penampungan air dari perumahan dan wilayah rawan banjir, sekaligus berfungsi sebagai kawasan resapan.

Sebagai langkah percepatan, Pemerintah Kota Pekanbaru bersama Unri akan membentuk tim khusus untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau serta Balai Wilayah Sungai (BWS). Koordinasi tersebut dilakukan untuk mendapatkan dukungan sesuai kewenangan masing-masing, terutama terkait drainase dan infrastruktur jalan.

Wali Kota menjelaskan, fokus utama saat ini adalah menyambungkan jalur aliran air dari luar kawasan hingga masuk ke danau. Selain itu, kawasan sekitar danau juga akan direvitalisasi agar menjadi ruang yang lebih asri. Ia berharap pembangunan fisik dapat mulai direalisasikan pada tahun ini.

Baca Juga:  Polisi Razia Tiga THM

Sementara itu, Rektor Unri Prof Dr Hj Sri Indarti SE MSi menyatakan dukungan penuh terhadap rencana tersebut. Ia menegaskan bahwa Unri memiliki tanggung jawab yang sama dalam upaya mengantisipasi banjir, khususnya di kawasan sekitar kampus.

Menurutnya, sinergi antara Pemko Pekanbaru dan Unri tidak hanya berdampak positif bagi penanganan banjir, tetapi juga memberikan nilai edukasi bagi masyarakat Kota Pekanbaru. Ia berharap seluruh rencana yang telah disepakati dapat terealisasi dengan baik.(ali)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Persoalan banjir yang kerap melanda Kecamatan Binawidya dan Tuah Madani dipastikan segera mendapatkan solusi. Air hujan dari kawasan rawan banjir akan dialirkan ke danau yang berada di kawasan kampus Universitas Riau (Unri), Kecamatan Binawidya.

Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan antara Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM dengan Rektor Unri Prof Dr Hj Sri Indarti SE MSi yang berlangsung di Rektorat Unri, Jumat (2/1).

Wali Kota Pekanbaru menyampaikan apresiasi kepada pihak Unri yang bersedia memanfaatkan danau di lingkungan kampus sebagai embung dan kolam resapan untuk menampung limpasan air hujan.

Menurutnya, dengan difungsikannya danau tersebut, persoalan banjir, khususnya di Kecamatan Binawidya dan Tuah Madani, diyakini dapat teratasi secara bertahap. Dalam pertemuan itu, Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Pekanbaru H Markarius Anwar ST MArch.

Baca Juga:  Terobos Banjir, Banyak Kendaraan Mogok

Dalam pemaparan disebutkan, terdapat sekitar 10 danau di kawasan Unri yang diproyeksikan menjadi tempat penampungan air dari perumahan dan wilayah rawan banjir, sekaligus berfungsi sebagai kawasan resapan.

- Advertisement -

Sebagai langkah percepatan, Pemerintah Kota Pekanbaru bersama Unri akan membentuk tim khusus untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau serta Balai Wilayah Sungai (BWS). Koordinasi tersebut dilakukan untuk mendapatkan dukungan sesuai kewenangan masing-masing, terutama terkait drainase dan infrastruktur jalan.

Wali Kota menjelaskan, fokus utama saat ini adalah menyambungkan jalur aliran air dari luar kawasan hingga masuk ke danau. Selain itu, kawasan sekitar danau juga akan direvitalisasi agar menjadi ruang yang lebih asri. Ia berharap pembangunan fisik dapat mulai direalisasikan pada tahun ini.

- Advertisement -
Baca Juga:  Warga Tolak Pembangunan Tempat Hiburan Malam

Sementara itu, Rektor Unri Prof Dr Hj Sri Indarti SE MSi menyatakan dukungan penuh terhadap rencana tersebut. Ia menegaskan bahwa Unri memiliki tanggung jawab yang sama dalam upaya mengantisipasi banjir, khususnya di kawasan sekitar kampus.

Menurutnya, sinergi antara Pemko Pekanbaru dan Unri tidak hanya berdampak positif bagi penanganan banjir, tetapi juga memberikan nilai edukasi bagi masyarakat Kota Pekanbaru. Ia berharap seluruh rencana yang telah disepakati dapat terealisasi dengan baik.(ali)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Persoalan banjir yang kerap melanda Kecamatan Binawidya dan Tuah Madani dipastikan segera mendapatkan solusi. Air hujan dari kawasan rawan banjir akan dialirkan ke danau yang berada di kawasan kampus Universitas Riau (Unri), Kecamatan Binawidya.

Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan antara Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM dengan Rektor Unri Prof Dr Hj Sri Indarti SE MSi yang berlangsung di Rektorat Unri, Jumat (2/1).

Wali Kota Pekanbaru menyampaikan apresiasi kepada pihak Unri yang bersedia memanfaatkan danau di lingkungan kampus sebagai embung dan kolam resapan untuk menampung limpasan air hujan.

Menurutnya, dengan difungsikannya danau tersebut, persoalan banjir, khususnya di Kecamatan Binawidya dan Tuah Madani, diyakini dapat teratasi secara bertahap. Dalam pertemuan itu, Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Pekanbaru H Markarius Anwar ST MArch.

Baca Juga:  Korban Banjir Mulai Kena Penyakit

Dalam pemaparan disebutkan, terdapat sekitar 10 danau di kawasan Unri yang diproyeksikan menjadi tempat penampungan air dari perumahan dan wilayah rawan banjir, sekaligus berfungsi sebagai kawasan resapan.

Sebagai langkah percepatan, Pemerintah Kota Pekanbaru bersama Unri akan membentuk tim khusus untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau serta Balai Wilayah Sungai (BWS). Koordinasi tersebut dilakukan untuk mendapatkan dukungan sesuai kewenangan masing-masing, terutama terkait drainase dan infrastruktur jalan.

Wali Kota menjelaskan, fokus utama saat ini adalah menyambungkan jalur aliran air dari luar kawasan hingga masuk ke danau. Selain itu, kawasan sekitar danau juga akan direvitalisasi agar menjadi ruang yang lebih asri. Ia berharap pembangunan fisik dapat mulai direalisasikan pada tahun ini.

Baca Juga:  Pedagang Masih Abaikan Prokes

Sementara itu, Rektor Unri Prof Dr Hj Sri Indarti SE MSi menyatakan dukungan penuh terhadap rencana tersebut. Ia menegaskan bahwa Unri memiliki tanggung jawab yang sama dalam upaya mengantisipasi banjir, khususnya di kawasan sekitar kampus.

Menurutnya, sinergi antara Pemko Pekanbaru dan Unri tidak hanya berdampak positif bagi penanganan banjir, tetapi juga memberikan nilai edukasi bagi masyarakat Kota Pekanbaru. Ia berharap seluruh rencana yang telah disepakati dapat terealisasi dengan baik.(ali)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari