Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Banjir Rob Genangi Daerah Pesisir Dumai, Hari Raya Tetap Jalan

Banjir pasang air laut atau yang dikenal dengan rob, kembali muncul sejak hari pertama Idulfitri 1446 H dan menggenangi sejumlah dataran rendah di daerah pesisir pantai dan sepanjang aliran sungai di wilayah Kota Dumai. Kendati diwarnai banjir air pasang, namun masyarakat di daerah pesisir pantai dan di sepanjang aliran sungai tetap penuh suka cita merayakan hari kemenangan Idulfitri 1446 H.

RIAUPOS.CO – SATU unit sepeda motor yang dikendarai Mira (44) warga Kelurahan Pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat, Selasa (1/4) sekitar pukul 09.30 WIB, mampir di rumah kerabatnya yang berada di Jalan Kelakap Tujuh, Kecamatan Dumai Selatan. Bersama anaknya yang masih duduk di bangku kelas IV sekolah dasar, Mira datang berkunjung untuk berhari raya.

‘’Mohon maaf, tadi ada air pasang membuat jalan di sekitar rumah terendam air. Jadi, diam saja di rumah dulu. Setelah air surut, baru bisa jalan-jalan Idulfitri,’’ kata Mira sambil menyalami kerabat terdekatnya satu per satu.

Baca Juga:  Air Laut Pasang, Jalan di Dumai Tergenang 

Banjir air pasang yang muncul di saat Idulfitri 1446 di hari pertama ini berlangsung dua fase.

Di mana fase pertama muncul di waktu pagi sekitar pukul 06.00 WIB hingga pukul 08.30 WIB. Kemudian, fase kedua yakni sekitar pukul 18.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.

‘’Rumah kami kan model panggung. Jadi airnya tidak masuk. Kalau rumah tetangga sebelah, airnya sampai masuk ke dalam rumah,’’ kata Mira.

Tingginya banjir air pasang pada Idulfitri di hari kedua dan ketiga kemarin setidaknya membuat sebagian ruas badan Jalan Budi Kemuliaan dan Jalan Ahmad Yani serta beberapa jalan lingkungan terendam air.

’’Kalau dah kena air asin, kendaraan harus dicuci. Kalau tidak, bisa karatan,’’ kata Paimin (49), warga Kelurahan Bukit Timah ketika sedang melintas di Jalan Teduh, Kelurahan Pangkalan Sesai yang sedang terendam air.

Baca Juga:  Targetkan Jalan Mulus Sebelum Idulfitri

Kepala Pelaksana BPBD Dumai Irawan Sukma AP MSi melalui Kabid Logistik dan Kedaruratan, Joko Susilo mengimbau, masyarakat khususnya yang terdampak banjir air pasang atau rob untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan.

Serta senantiasa menjaga dan mengawasi anak-anaknya bermain di luar. Terutama saat datangnya banjir air pasang.

‘’Kami mengharapkan agar masyarakat dapat terus berhati-hati. Baik terhadap keluarganya maupun binatang seperti ular yang turut ikut terseret arus air sewaktu pasang,’’ kata Joko.***

Laporan Syahri Ramlan, Dumai

Banjir pasang air laut atau yang dikenal dengan rob, kembali muncul sejak hari pertama Idulfitri 1446 H dan menggenangi sejumlah dataran rendah di daerah pesisir pantai dan sepanjang aliran sungai di wilayah Kota Dumai. Kendati diwarnai banjir air pasang, namun masyarakat di daerah pesisir pantai dan di sepanjang aliran sungai tetap penuh suka cita merayakan hari kemenangan Idulfitri 1446 H.

RIAUPOS.CO – SATU unit sepeda motor yang dikendarai Mira (44) warga Kelurahan Pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat, Selasa (1/4) sekitar pukul 09.30 WIB, mampir di rumah kerabatnya yang berada di Jalan Kelakap Tujuh, Kecamatan Dumai Selatan. Bersama anaknya yang masih duduk di bangku kelas IV sekolah dasar, Mira datang berkunjung untuk berhari raya.

‘’Mohon maaf, tadi ada air pasang membuat jalan di sekitar rumah terendam air. Jadi, diam saja di rumah dulu. Setelah air surut, baru bisa jalan-jalan Idulfitri,’’ kata Mira sambil menyalami kerabat terdekatnya satu per satu.

Baca Juga:  Air Laut Pasang, Jalan di Dumai Tergenang 

Banjir air pasang yang muncul di saat Idulfitri 1446 di hari pertama ini berlangsung dua fase.

Di mana fase pertama muncul di waktu pagi sekitar pukul 06.00 WIB hingga pukul 08.30 WIB. Kemudian, fase kedua yakni sekitar pukul 18.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.

‘’Rumah kami kan model panggung. Jadi airnya tidak masuk. Kalau rumah tetangga sebelah, airnya sampai masuk ke dalam rumah,’’ kata Mira.

Tingginya banjir air pasang pada Idulfitri di hari kedua dan ketiga kemarin setidaknya membuat sebagian ruas badan Jalan Budi Kemuliaan dan Jalan Ahmad Yani serta beberapa jalan lingkungan terendam air.

’’Kalau dah kena air asin, kendaraan harus dicuci. Kalau tidak, bisa karatan,’’ kata Paimin (49), warga Kelurahan Bukit Timah ketika sedang melintas di Jalan Teduh, Kelurahan Pangkalan Sesai yang sedang terendam air.

Baca Juga:  Jaga Kamtibmas, Polres Dumai Intensifkan Patroli Subuh

Kepala Pelaksana BPBD Dumai Irawan Sukma AP MSi melalui Kabid Logistik dan Kedaruratan, Joko Susilo mengimbau, masyarakat khususnya yang terdampak banjir air pasang atau rob untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan.

Serta senantiasa menjaga dan mengawasi anak-anaknya bermain di luar. Terutama saat datangnya banjir air pasang.

‘’Kami mengharapkan agar masyarakat dapat terus berhati-hati. Baik terhadap keluarganya maupun binatang seperti ular yang turut ikut terseret arus air sewaktu pasang,’’ kata Joko.***

Laporan Syahri Ramlan, Dumai

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Banjir Rob Genangi Daerah Pesisir Dumai, Hari Raya Tetap Jalan

Banjir pasang air laut atau yang dikenal dengan rob, kembali muncul sejak hari pertama Idulfitri 1446 H dan menggenangi sejumlah dataran rendah di daerah pesisir pantai dan sepanjang aliran sungai di wilayah Kota Dumai. Kendati diwarnai banjir air pasang, namun masyarakat di daerah pesisir pantai dan di sepanjang aliran sungai tetap penuh suka cita merayakan hari kemenangan Idulfitri 1446 H.

RIAUPOS.CO – SATU unit sepeda motor yang dikendarai Mira (44) warga Kelurahan Pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat, Selasa (1/4) sekitar pukul 09.30 WIB, mampir di rumah kerabatnya yang berada di Jalan Kelakap Tujuh, Kecamatan Dumai Selatan. Bersama anaknya yang masih duduk di bangku kelas IV sekolah dasar, Mira datang berkunjung untuk berhari raya.

‘’Mohon maaf, tadi ada air pasang membuat jalan di sekitar rumah terendam air. Jadi, diam saja di rumah dulu. Setelah air surut, baru bisa jalan-jalan Idulfitri,’’ kata Mira sambil menyalami kerabat terdekatnya satu per satu.

Baca Juga:  Air Laut Pasang, Jalan di Dumai Tergenang 

Banjir air pasang yang muncul di saat Idulfitri 1446 di hari pertama ini berlangsung dua fase.

Di mana fase pertama muncul di waktu pagi sekitar pukul 06.00 WIB hingga pukul 08.30 WIB. Kemudian, fase kedua yakni sekitar pukul 18.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.

‘’Rumah kami kan model panggung. Jadi airnya tidak masuk. Kalau rumah tetangga sebelah, airnya sampai masuk ke dalam rumah,’’ kata Mira.

Tingginya banjir air pasang pada Idulfitri di hari kedua dan ketiga kemarin setidaknya membuat sebagian ruas badan Jalan Budi Kemuliaan dan Jalan Ahmad Yani serta beberapa jalan lingkungan terendam air.

’’Kalau dah kena air asin, kendaraan harus dicuci. Kalau tidak, bisa karatan,’’ kata Paimin (49), warga Kelurahan Bukit Timah ketika sedang melintas di Jalan Teduh, Kelurahan Pangkalan Sesai yang sedang terendam air.

Baca Juga:  Banjir Rob Kepung Dumai

Kepala Pelaksana BPBD Dumai Irawan Sukma AP MSi melalui Kabid Logistik dan Kedaruratan, Joko Susilo mengimbau, masyarakat khususnya yang terdampak banjir air pasang atau rob untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan.

Serta senantiasa menjaga dan mengawasi anak-anaknya bermain di luar. Terutama saat datangnya banjir air pasang.

‘’Kami mengharapkan agar masyarakat dapat terus berhati-hati. Baik terhadap keluarganya maupun binatang seperti ular yang turut ikut terseret arus air sewaktu pasang,’’ kata Joko.***

Laporan Syahri Ramlan, Dumai

Banjir pasang air laut atau yang dikenal dengan rob, kembali muncul sejak hari pertama Idulfitri 1446 H dan menggenangi sejumlah dataran rendah di daerah pesisir pantai dan sepanjang aliran sungai di wilayah Kota Dumai. Kendati diwarnai banjir air pasang, namun masyarakat di daerah pesisir pantai dan di sepanjang aliran sungai tetap penuh suka cita merayakan hari kemenangan Idulfitri 1446 H.

RIAUPOS.CO – SATU unit sepeda motor yang dikendarai Mira (44) warga Kelurahan Pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat, Selasa (1/4) sekitar pukul 09.30 WIB, mampir di rumah kerabatnya yang berada di Jalan Kelakap Tujuh, Kecamatan Dumai Selatan. Bersama anaknya yang masih duduk di bangku kelas IV sekolah dasar, Mira datang berkunjung untuk berhari raya.

‘’Mohon maaf, tadi ada air pasang membuat jalan di sekitar rumah terendam air. Jadi, diam saja di rumah dulu. Setelah air surut, baru bisa jalan-jalan Idulfitri,’’ kata Mira sambil menyalami kerabat terdekatnya satu per satu.

Baca Juga:  Wako Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Raya Babul Jannah

Banjir air pasang yang muncul di saat Idulfitri 1446 di hari pertama ini berlangsung dua fase.

Di mana fase pertama muncul di waktu pagi sekitar pukul 06.00 WIB hingga pukul 08.30 WIB. Kemudian, fase kedua yakni sekitar pukul 18.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.

‘’Rumah kami kan model panggung. Jadi airnya tidak masuk. Kalau rumah tetangga sebelah, airnya sampai masuk ke dalam rumah,’’ kata Mira.

Tingginya banjir air pasang pada Idulfitri di hari kedua dan ketiga kemarin setidaknya membuat sebagian ruas badan Jalan Budi Kemuliaan dan Jalan Ahmad Yani serta beberapa jalan lingkungan terendam air.

’’Kalau dah kena air asin, kendaraan harus dicuci. Kalau tidak, bisa karatan,’’ kata Paimin (49), warga Kelurahan Bukit Timah ketika sedang melintas di Jalan Teduh, Kelurahan Pangkalan Sesai yang sedang terendam air.

Baca Juga:  Penanaman Mangrove Dilakukan Serentak

Kepala Pelaksana BPBD Dumai Irawan Sukma AP MSi melalui Kabid Logistik dan Kedaruratan, Joko Susilo mengimbau, masyarakat khususnya yang terdampak banjir air pasang atau rob untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan.

Serta senantiasa menjaga dan mengawasi anak-anaknya bermain di luar. Terutama saat datangnya banjir air pasang.

‘’Kami mengharapkan agar masyarakat dapat terus berhati-hati. Baik terhadap keluarganya maupun binatang seperti ular yang turut ikut terseret arus air sewaktu pasang,’’ kata Joko.***

Laporan Syahri Ramlan, Dumai

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari