Minggu, 6 April 2025
spot_img

Jalan Banyak Rusak, Warga Minta Perhatian Pemko

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sejumlah ruas jalan dalam Kota Pekanbaru mengalami kerusakan cukup parah. Warga mendesak perhatian dari pemerintah dan berharap perbaikan jalan bisa dilakukan secepatnya.

Pantauan Riau Pos, jalan dalam kondisi rusak seperti di Jalan Kartama, Jalan Darma Bakti, Jalan Parit Indah, Jalan Padat Karya, Jalan Kulim, Jalan Taman Karya, Jalan Purwodadi, Jalan Bangau Sakti, Jalan Rajawali, dan lainnya.

Pantauan di Jalan Parit Indah atau Jalan Datuk Setia Maharaja, Kecamatan Bukit Raya, begitu masuk ke jalan ini dari arah Jalan Jenderal Sudirman, pengendara sudah dihadapkan pada lubang-lubang yang tersebar di badan jalan. Hingga pengendara kesulitan menghindari lubang.

Pantauan Riau Pos, Selasa (12/3) terdapat puluhan titik lobang jalan mulai dari awal masuk Jalan Sudirman hingga ke Perempatan Jalan Parit Indah-Jalan Labersa. Diamater dan kedalaman lubang juga beragam. Sehingga kondisi ini dikeluhkan oleh masyarakat yang melintasi jalan tersebut.

Memang ada terlihat beberapa meter yang telah dilakukan perbaikan dengan

Pasalnya, lubang di sini digenanngi air kotor yang meluap dari parit di pinggir jalan.

Jalan yang tergenang, menurut Rahma S (39), membuat pengendara harus melambat laju kendaraan. Hingga jalan yang semula hanya terendam, mulai berangsur-angsur berlubang.

”Kalau orang kontruksi pasti tahu, awalnya terendam, mulai pecah-pecah permukaan jalan kan. Setelah itu kendaraan melambat bahkan berhenti, ada tambahan beban yang terus berulang, lalu rusaklah dia dan berlubang,” kata dia, Selasa (12/3).

Menurut Rahma dan beberapa warga yang ditemui Riau Pos, kerusakan di Jalan Rajawali itu tidak perlu ada keajaiban. Hanya perlu kelalaian.

Baca Juga:  Lomba Menembak Hari Jadi Ke-78 Bhayangkara, Pemred Riau Pos Juara 1

”Bukan proses magic itu, tapi proses lalainya pemerintah. Kalau rusak biasa, tanpa genangan, bisa warga secara swadaya menutup. Tapi ini ada air parit kotor yang mengalir,” kata Rahma lagi.

Warga sekitar mendesak agar pemerintah segera mengatasi drainase yang tidak lancar dan sekaligus memperbaiki jalan yang rusak. Pasalnya lubang jalan sudah memakan korban.
Hal itu membuat warga memasang traffic cone di badan jalan yang berlubang. Pasalnya, genangan air berwarna gelap tersebut membuat lubang jalan tidak terlihat pengendara hingga berpotensi mencelakai.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mennyebutkan terus menggesa perbaikan sejumlah infrastruktur untuk masyarakat. Terutama perbaikan terhadap jalan-jalan rusak.

Sejak awal 2024, Dinas PUPR Pekanbaru sudah melakukan perbaikan sejumlah titik jalan rusak melalui metode tambal sulam di 200 titik. Ratusan titik tambal sulam itu tersebar di 18 ruas jalan. Perbaikan dengan sistem tambal sulam ini dilakukan untuk jalan yang rusak ringan.

Sementara untuk tiga bulan ke depan, terdapat 13 ruas jalan lagi yang akan dilakukan rehabilitasi dan penambalan. Sementara untuk jalan rusak berat, Pemko Pekanbaru akan melakukan perbaikan secara overlay. Tahun ini juga Pemko Pekanbaru akan melakukan perbaikan jalan dengan sistem overlay.

Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru Edward Riansyah mengatakan, tahun ini pemko akan melakukan overlay terhadap tujuh ruas jalan. ”Ada Jalan Padat Karya, Jalan Kulim, Jalan Taman Karya, Jalan Purwodadi, Jalan Bangau Sakti, Jalan Dharma Bakti, terus di Rumbai Barat ada Jalan Sri Indra,” ujar Edward, Jumat (8/3).

Baca Juga:  Warga Dapat Bantuan Air Bersih

Sementara itu, Pemko Pekanbaru juga melakukan ruas pembangunan jalan lingkungan per kecamatan di tahun 2024 yang terdiri dari pembangunan jalan lingkungan sebanyak 224 ruas, saluran lingkungan sebanyak 174 saluran, dan rencana pembangunan air bersih sebanyak 18 sumber. Kemudian juga akan dilakukan pembangunan drainase di 18 ruas jalan dengan total panjang 1.882 meter di tahun 2024.

Sedangkan, Penjabat Wali Kota (Pj Wako) Pekanbaru Muflihun STP MAP menyampaikan bahwa Pemko Pekanbaru berkomitmen untuk melakukan overlay jalan rusak. Namun perbaikan dilakukan secara bertahap. ”Karena itu untuk perbaikan jalan rusak tidak bisa sekaligus. Kita lakukan secara bertahap. Dan alhamdulillah pada 2023 lalu kita sudah overlay kurang lebih 14 ruas jalan, dan akan dilanjutkan dengan beberapa ruas jalan lagi di 2024,” ujar Muflihun.

Ia menyebut pada tahun ini jalan yang akan diperbaiki secara overlay juga berkisar sama dengan tahun lalu. ”Kita pelan-pelan, kita tidak mungkin rasanya memperbaiki jalan seperti membalikkan telapak tangan, kondisi Pekanbaru perlu banyak pembenahan. Jalan rusak, banjir, tapi ini pelan-pelan kita coba selesaikan,” sebutnya.

Dirinya juga sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi dalam menangani sejumlah persoalan di Kota Pekanbaru. Pemerintah Provinsi Riau juga fokus untuk mendukung perbaikan-perbaikan infrastruktur di Kota Pekanbaru. ”Kita akan sharing dengan pemerintah provinsi, mana kewenangan kota, itu akan kita coba selesaikan. Kita sudah sampaikan kepada pak Pj Gubernur Riau SF Haryanto, agar kita bisa dibantu Kota Pekanbaru ini,” jelasnya.(dof/end/ali/yls)

Laporan TIM RIAU POS, Pekanbaru

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sejumlah ruas jalan dalam Kota Pekanbaru mengalami kerusakan cukup parah. Warga mendesak perhatian dari pemerintah dan berharap perbaikan jalan bisa dilakukan secepatnya.

Pantauan Riau Pos, jalan dalam kondisi rusak seperti di Jalan Kartama, Jalan Darma Bakti, Jalan Parit Indah, Jalan Padat Karya, Jalan Kulim, Jalan Taman Karya, Jalan Purwodadi, Jalan Bangau Sakti, Jalan Rajawali, dan lainnya.

Pantauan di Jalan Parit Indah atau Jalan Datuk Setia Maharaja, Kecamatan Bukit Raya, begitu masuk ke jalan ini dari arah Jalan Jenderal Sudirman, pengendara sudah dihadapkan pada lubang-lubang yang tersebar di badan jalan. Hingga pengendara kesulitan menghindari lubang.

Pantauan Riau Pos, Selasa (12/3) terdapat puluhan titik lobang jalan mulai dari awal masuk Jalan Sudirman hingga ke Perempatan Jalan Parit Indah-Jalan Labersa. Diamater dan kedalaman lubang juga beragam. Sehingga kondisi ini dikeluhkan oleh masyarakat yang melintasi jalan tersebut.

Memang ada terlihat beberapa meter yang telah dilakukan perbaikan dengan

Pasalnya, lubang di sini digenanngi air kotor yang meluap dari parit di pinggir jalan.

Jalan yang tergenang, menurut Rahma S (39), membuat pengendara harus melambat laju kendaraan. Hingga jalan yang semula hanya terendam, mulai berangsur-angsur berlubang.

”Kalau orang kontruksi pasti tahu, awalnya terendam, mulai pecah-pecah permukaan jalan kan. Setelah itu kendaraan melambat bahkan berhenti, ada tambahan beban yang terus berulang, lalu rusaklah dia dan berlubang,” kata dia, Selasa (12/3).

Menurut Rahma dan beberapa warga yang ditemui Riau Pos, kerusakan di Jalan Rajawali itu tidak perlu ada keajaiban. Hanya perlu kelalaian.

Baca Juga:  Warga Dapat Bantuan Air Bersih

”Bukan proses magic itu, tapi proses lalainya pemerintah. Kalau rusak biasa, tanpa genangan, bisa warga secara swadaya menutup. Tapi ini ada air parit kotor yang mengalir,” kata Rahma lagi.

Warga sekitar mendesak agar pemerintah segera mengatasi drainase yang tidak lancar dan sekaligus memperbaiki jalan yang rusak. Pasalnya lubang jalan sudah memakan korban.
Hal itu membuat warga memasang traffic cone di badan jalan yang berlubang. Pasalnya, genangan air berwarna gelap tersebut membuat lubang jalan tidak terlihat pengendara hingga berpotensi mencelakai.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mennyebutkan terus menggesa perbaikan sejumlah infrastruktur untuk masyarakat. Terutama perbaikan terhadap jalan-jalan rusak.

Sejak awal 2024, Dinas PUPR Pekanbaru sudah melakukan perbaikan sejumlah titik jalan rusak melalui metode tambal sulam di 200 titik. Ratusan titik tambal sulam itu tersebar di 18 ruas jalan. Perbaikan dengan sistem tambal sulam ini dilakukan untuk jalan yang rusak ringan.

Sementara untuk tiga bulan ke depan, terdapat 13 ruas jalan lagi yang akan dilakukan rehabilitasi dan penambalan. Sementara untuk jalan rusak berat, Pemko Pekanbaru akan melakukan perbaikan secara overlay. Tahun ini juga Pemko Pekanbaru akan melakukan perbaikan jalan dengan sistem overlay.

Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru Edward Riansyah mengatakan, tahun ini pemko akan melakukan overlay terhadap tujuh ruas jalan. ”Ada Jalan Padat Karya, Jalan Kulim, Jalan Taman Karya, Jalan Purwodadi, Jalan Bangau Sakti, Jalan Dharma Bakti, terus di Rumbai Barat ada Jalan Sri Indra,” ujar Edward, Jumat (8/3).

Baca Juga:  Pj Wako Sampaikan Reformasi Ekonomi di Rapim TNI-Polri

Sementara itu, Pemko Pekanbaru juga melakukan ruas pembangunan jalan lingkungan per kecamatan di tahun 2024 yang terdiri dari pembangunan jalan lingkungan sebanyak 224 ruas, saluran lingkungan sebanyak 174 saluran, dan rencana pembangunan air bersih sebanyak 18 sumber. Kemudian juga akan dilakukan pembangunan drainase di 18 ruas jalan dengan total panjang 1.882 meter di tahun 2024.

Sedangkan, Penjabat Wali Kota (Pj Wako) Pekanbaru Muflihun STP MAP menyampaikan bahwa Pemko Pekanbaru berkomitmen untuk melakukan overlay jalan rusak. Namun perbaikan dilakukan secara bertahap. ”Karena itu untuk perbaikan jalan rusak tidak bisa sekaligus. Kita lakukan secara bertahap. Dan alhamdulillah pada 2023 lalu kita sudah overlay kurang lebih 14 ruas jalan, dan akan dilanjutkan dengan beberapa ruas jalan lagi di 2024,” ujar Muflihun.

Ia menyebut pada tahun ini jalan yang akan diperbaiki secara overlay juga berkisar sama dengan tahun lalu. ”Kita pelan-pelan, kita tidak mungkin rasanya memperbaiki jalan seperti membalikkan telapak tangan, kondisi Pekanbaru perlu banyak pembenahan. Jalan rusak, banjir, tapi ini pelan-pelan kita coba selesaikan,” sebutnya.

Dirinya juga sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi dalam menangani sejumlah persoalan di Kota Pekanbaru. Pemerintah Provinsi Riau juga fokus untuk mendukung perbaikan-perbaikan infrastruktur di Kota Pekanbaru. ”Kita akan sharing dengan pemerintah provinsi, mana kewenangan kota, itu akan kita coba selesaikan. Kita sudah sampaikan kepada pak Pj Gubernur Riau SF Haryanto, agar kita bisa dibantu Kota Pekanbaru ini,” jelasnya.(dof/end/ali/yls)

Laporan TIM RIAU POS, Pekanbaru

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Jalan Banyak Rusak, Warga Minta Perhatian Pemko

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sejumlah ruas jalan dalam Kota Pekanbaru mengalami kerusakan cukup parah. Warga mendesak perhatian dari pemerintah dan berharap perbaikan jalan bisa dilakukan secepatnya.

Pantauan Riau Pos, jalan dalam kondisi rusak seperti di Jalan Kartama, Jalan Darma Bakti, Jalan Parit Indah, Jalan Padat Karya, Jalan Kulim, Jalan Taman Karya, Jalan Purwodadi, Jalan Bangau Sakti, Jalan Rajawali, dan lainnya.

Pantauan di Jalan Parit Indah atau Jalan Datuk Setia Maharaja, Kecamatan Bukit Raya, begitu masuk ke jalan ini dari arah Jalan Jenderal Sudirman, pengendara sudah dihadapkan pada lubang-lubang yang tersebar di badan jalan. Hingga pengendara kesulitan menghindari lubang.

Pantauan Riau Pos, Selasa (12/3) terdapat puluhan titik lobang jalan mulai dari awal masuk Jalan Sudirman hingga ke Perempatan Jalan Parit Indah-Jalan Labersa. Diamater dan kedalaman lubang juga beragam. Sehingga kondisi ini dikeluhkan oleh masyarakat yang melintasi jalan tersebut.

Memang ada terlihat beberapa meter yang telah dilakukan perbaikan dengan

Pasalnya, lubang di sini digenanngi air kotor yang meluap dari parit di pinggir jalan.

Jalan yang tergenang, menurut Rahma S (39), membuat pengendara harus melambat laju kendaraan. Hingga jalan yang semula hanya terendam, mulai berangsur-angsur berlubang.

”Kalau orang kontruksi pasti tahu, awalnya terendam, mulai pecah-pecah permukaan jalan kan. Setelah itu kendaraan melambat bahkan berhenti, ada tambahan beban yang terus berulang, lalu rusaklah dia dan berlubang,” kata dia, Selasa (12/3).

Menurut Rahma dan beberapa warga yang ditemui Riau Pos, kerusakan di Jalan Rajawali itu tidak perlu ada keajaiban. Hanya perlu kelalaian.

Baca Juga:  Razia Malam, Wako Temukan Pasangan Diduga Mesum

”Bukan proses magic itu, tapi proses lalainya pemerintah. Kalau rusak biasa, tanpa genangan, bisa warga secara swadaya menutup. Tapi ini ada air parit kotor yang mengalir,” kata Rahma lagi.

Warga sekitar mendesak agar pemerintah segera mengatasi drainase yang tidak lancar dan sekaligus memperbaiki jalan yang rusak. Pasalnya lubang jalan sudah memakan korban.
Hal itu membuat warga memasang traffic cone di badan jalan yang berlubang. Pasalnya, genangan air berwarna gelap tersebut membuat lubang jalan tidak terlihat pengendara hingga berpotensi mencelakai.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mennyebutkan terus menggesa perbaikan sejumlah infrastruktur untuk masyarakat. Terutama perbaikan terhadap jalan-jalan rusak.

Sejak awal 2024, Dinas PUPR Pekanbaru sudah melakukan perbaikan sejumlah titik jalan rusak melalui metode tambal sulam di 200 titik. Ratusan titik tambal sulam itu tersebar di 18 ruas jalan. Perbaikan dengan sistem tambal sulam ini dilakukan untuk jalan yang rusak ringan.

Sementara untuk tiga bulan ke depan, terdapat 13 ruas jalan lagi yang akan dilakukan rehabilitasi dan penambalan. Sementara untuk jalan rusak berat, Pemko Pekanbaru akan melakukan perbaikan secara overlay. Tahun ini juga Pemko Pekanbaru akan melakukan perbaikan jalan dengan sistem overlay.

Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru Edward Riansyah mengatakan, tahun ini pemko akan melakukan overlay terhadap tujuh ruas jalan. ”Ada Jalan Padat Karya, Jalan Kulim, Jalan Taman Karya, Jalan Purwodadi, Jalan Bangau Sakti, Jalan Dharma Bakti, terus di Rumbai Barat ada Jalan Sri Indra,” ujar Edward, Jumat (8/3).

Baca Juga:  Siap Berkolaborasi dan Bersinergi, Bank BJB Cabang Pekanbaru Kunjungi Riau Pos

Sementara itu, Pemko Pekanbaru juga melakukan ruas pembangunan jalan lingkungan per kecamatan di tahun 2024 yang terdiri dari pembangunan jalan lingkungan sebanyak 224 ruas, saluran lingkungan sebanyak 174 saluran, dan rencana pembangunan air bersih sebanyak 18 sumber. Kemudian juga akan dilakukan pembangunan drainase di 18 ruas jalan dengan total panjang 1.882 meter di tahun 2024.

Sedangkan, Penjabat Wali Kota (Pj Wako) Pekanbaru Muflihun STP MAP menyampaikan bahwa Pemko Pekanbaru berkomitmen untuk melakukan overlay jalan rusak. Namun perbaikan dilakukan secara bertahap. ”Karena itu untuk perbaikan jalan rusak tidak bisa sekaligus. Kita lakukan secara bertahap. Dan alhamdulillah pada 2023 lalu kita sudah overlay kurang lebih 14 ruas jalan, dan akan dilanjutkan dengan beberapa ruas jalan lagi di 2024,” ujar Muflihun.

Ia menyebut pada tahun ini jalan yang akan diperbaiki secara overlay juga berkisar sama dengan tahun lalu. ”Kita pelan-pelan, kita tidak mungkin rasanya memperbaiki jalan seperti membalikkan telapak tangan, kondisi Pekanbaru perlu banyak pembenahan. Jalan rusak, banjir, tapi ini pelan-pelan kita coba selesaikan,” sebutnya.

Dirinya juga sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi dalam menangani sejumlah persoalan di Kota Pekanbaru. Pemerintah Provinsi Riau juga fokus untuk mendukung perbaikan-perbaikan infrastruktur di Kota Pekanbaru. ”Kita akan sharing dengan pemerintah provinsi, mana kewenangan kota, itu akan kita coba selesaikan. Kita sudah sampaikan kepada pak Pj Gubernur Riau SF Haryanto, agar kita bisa dibantu Kota Pekanbaru ini,” jelasnya.(dof/end/ali/yls)

Laporan TIM RIAU POS, Pekanbaru

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sejumlah ruas jalan dalam Kota Pekanbaru mengalami kerusakan cukup parah. Warga mendesak perhatian dari pemerintah dan berharap perbaikan jalan bisa dilakukan secepatnya.

Pantauan Riau Pos, jalan dalam kondisi rusak seperti di Jalan Kartama, Jalan Darma Bakti, Jalan Parit Indah, Jalan Padat Karya, Jalan Kulim, Jalan Taman Karya, Jalan Purwodadi, Jalan Bangau Sakti, Jalan Rajawali, dan lainnya.

Pantauan di Jalan Parit Indah atau Jalan Datuk Setia Maharaja, Kecamatan Bukit Raya, begitu masuk ke jalan ini dari arah Jalan Jenderal Sudirman, pengendara sudah dihadapkan pada lubang-lubang yang tersebar di badan jalan. Hingga pengendara kesulitan menghindari lubang.

Pantauan Riau Pos, Selasa (12/3) terdapat puluhan titik lobang jalan mulai dari awal masuk Jalan Sudirman hingga ke Perempatan Jalan Parit Indah-Jalan Labersa. Diamater dan kedalaman lubang juga beragam. Sehingga kondisi ini dikeluhkan oleh masyarakat yang melintasi jalan tersebut.

Memang ada terlihat beberapa meter yang telah dilakukan perbaikan dengan

Pasalnya, lubang di sini digenanngi air kotor yang meluap dari parit di pinggir jalan.

Jalan yang tergenang, menurut Rahma S (39), membuat pengendara harus melambat laju kendaraan. Hingga jalan yang semula hanya terendam, mulai berangsur-angsur berlubang.

”Kalau orang kontruksi pasti tahu, awalnya terendam, mulai pecah-pecah permukaan jalan kan. Setelah itu kendaraan melambat bahkan berhenti, ada tambahan beban yang terus berulang, lalu rusaklah dia dan berlubang,” kata dia, Selasa (12/3).

Menurut Rahma dan beberapa warga yang ditemui Riau Pos, kerusakan di Jalan Rajawali itu tidak perlu ada keajaiban. Hanya perlu kelalaian.

Baca Juga:  Awas, Ada Lubang Besar di Tengah Jalan

”Bukan proses magic itu, tapi proses lalainya pemerintah. Kalau rusak biasa, tanpa genangan, bisa warga secara swadaya menutup. Tapi ini ada air parit kotor yang mengalir,” kata Rahma lagi.

Warga sekitar mendesak agar pemerintah segera mengatasi drainase yang tidak lancar dan sekaligus memperbaiki jalan yang rusak. Pasalnya lubang jalan sudah memakan korban.
Hal itu membuat warga memasang traffic cone di badan jalan yang berlubang. Pasalnya, genangan air berwarna gelap tersebut membuat lubang jalan tidak terlihat pengendara hingga berpotensi mencelakai.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mennyebutkan terus menggesa perbaikan sejumlah infrastruktur untuk masyarakat. Terutama perbaikan terhadap jalan-jalan rusak.

Sejak awal 2024, Dinas PUPR Pekanbaru sudah melakukan perbaikan sejumlah titik jalan rusak melalui metode tambal sulam di 200 titik. Ratusan titik tambal sulam itu tersebar di 18 ruas jalan. Perbaikan dengan sistem tambal sulam ini dilakukan untuk jalan yang rusak ringan.

Sementara untuk tiga bulan ke depan, terdapat 13 ruas jalan lagi yang akan dilakukan rehabilitasi dan penambalan. Sementara untuk jalan rusak berat, Pemko Pekanbaru akan melakukan perbaikan secara overlay. Tahun ini juga Pemko Pekanbaru akan melakukan perbaikan jalan dengan sistem overlay.

Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru Edward Riansyah mengatakan, tahun ini pemko akan melakukan overlay terhadap tujuh ruas jalan. ”Ada Jalan Padat Karya, Jalan Kulim, Jalan Taman Karya, Jalan Purwodadi, Jalan Bangau Sakti, Jalan Dharma Bakti, terus di Rumbai Barat ada Jalan Sri Indra,” ujar Edward, Jumat (8/3).

Baca Juga:  Belanja Pegawai Pemko Tak Pakai PAD

Sementara itu, Pemko Pekanbaru juga melakukan ruas pembangunan jalan lingkungan per kecamatan di tahun 2024 yang terdiri dari pembangunan jalan lingkungan sebanyak 224 ruas, saluran lingkungan sebanyak 174 saluran, dan rencana pembangunan air bersih sebanyak 18 sumber. Kemudian juga akan dilakukan pembangunan drainase di 18 ruas jalan dengan total panjang 1.882 meter di tahun 2024.

Sedangkan, Penjabat Wali Kota (Pj Wako) Pekanbaru Muflihun STP MAP menyampaikan bahwa Pemko Pekanbaru berkomitmen untuk melakukan overlay jalan rusak. Namun perbaikan dilakukan secara bertahap. ”Karena itu untuk perbaikan jalan rusak tidak bisa sekaligus. Kita lakukan secara bertahap. Dan alhamdulillah pada 2023 lalu kita sudah overlay kurang lebih 14 ruas jalan, dan akan dilanjutkan dengan beberapa ruas jalan lagi di 2024,” ujar Muflihun.

Ia menyebut pada tahun ini jalan yang akan diperbaiki secara overlay juga berkisar sama dengan tahun lalu. ”Kita pelan-pelan, kita tidak mungkin rasanya memperbaiki jalan seperti membalikkan telapak tangan, kondisi Pekanbaru perlu banyak pembenahan. Jalan rusak, banjir, tapi ini pelan-pelan kita coba selesaikan,” sebutnya.

Dirinya juga sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi dalam menangani sejumlah persoalan di Kota Pekanbaru. Pemerintah Provinsi Riau juga fokus untuk mendukung perbaikan-perbaikan infrastruktur di Kota Pekanbaru. ”Kita akan sharing dengan pemerintah provinsi, mana kewenangan kota, itu akan kita coba selesaikan. Kita sudah sampaikan kepada pak Pj Gubernur Riau SF Haryanto, agar kita bisa dibantu Kota Pekanbaru ini,” jelasnya.(dof/end/ali/yls)

Laporan TIM RIAU POS, Pekanbaru

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari