Minggu, 25 Oktober 2026
- Advertisement -

RI Kalah Menarik Ketimbang Vietnam

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Sejumlah pabrik Tiongkok direlokasi ke negara lain, salah satunya Vietnam. Meski punya pasar yang besar, rupanya Indonesia tak begitu menarik bagi para pengusaha Tiongkok. Apa penyebabnya?

Direktur Fasilitasi Promosi Daerah, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Indra Darmawan menganalisis, ada beberapa poin yang membuat Indonesia kalah menarik dibandingkan Vietnam di mata pengusaha Tiongkok. Pertama, secara geografis Vietnam lebih dekat dengan Tiongkok.

"Jadi, Tiongkok menganggap lebih efektif ke negara tetangga yang lebih dekat dibanding ke negara yang lebih jauh lokasinya (Indonesia) karena harus pindahkan seluruhnya. Karena dekat itu mereka juga lebih mudah dapat suplier dan sebagainya," katanya, dilansir dari Antara, Kamis (28/11).

Baca Juga:  Keren, Honda Civic Sabet Gelar Car of The Year

Kedekatan geografis itu juga memengaruhi kemiripan kultur dan selera antara Vietnam dan Tiongkok. Kedua, Vietnam lebih terbuka terhadap investor asing. Mereka melakukan hal ini lebih awal dibandingkan Indonesia.

"Misalnya dengan dibukanya kampus internasional di Vietnam 10 tahun lalu. Sementara kita baru mulai mengundang universitas internasional untuk membuka kampus di sini," katanya.

Ketiga, daya saing Vietnam dinilai lebih unggul dibanding Indonesia. Misalnya terlihat dari harga lahan di sana yang lebih murah.

"Di Indonesia harganya di atas USD 100 dolar permeter persegi. Sementara di Vietnam katanya di bawah angka tersebut," ujarnya.

Keempat, tidak ada kewajiban konten lokal di Vietnam. Tak heran banyak investor yang berbondong-bondong membangun pabrik di sana. "Makanya banyak orang datang ke sana lalu reekspor (produknya)," pungkas Indra.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Baca Juga:  Presiden Lepas Ekspor Senilai Rp23,75 T, RAPP dan APR Ekspor Kertas dan Rayon ke Berbagai Negara 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Sejumlah pabrik Tiongkok direlokasi ke negara lain, salah satunya Vietnam. Meski punya pasar yang besar, rupanya Indonesia tak begitu menarik bagi para pengusaha Tiongkok. Apa penyebabnya?

Direktur Fasilitasi Promosi Daerah, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Indra Darmawan menganalisis, ada beberapa poin yang membuat Indonesia kalah menarik dibandingkan Vietnam di mata pengusaha Tiongkok. Pertama, secara geografis Vietnam lebih dekat dengan Tiongkok.

"Jadi, Tiongkok menganggap lebih efektif ke negara tetangga yang lebih dekat dibanding ke negara yang lebih jauh lokasinya (Indonesia) karena harus pindahkan seluruhnya. Karena dekat itu mereka juga lebih mudah dapat suplier dan sebagainya," katanya, dilansir dari Antara, Kamis (28/11).

Baca Juga:  Industri Sawit Jadi Pelopor Agrobisnis Nasional

Kedekatan geografis itu juga memengaruhi kemiripan kultur dan selera antara Vietnam dan Tiongkok. Kedua, Vietnam lebih terbuka terhadap investor asing. Mereka melakukan hal ini lebih awal dibandingkan Indonesia.

"Misalnya dengan dibukanya kampus internasional di Vietnam 10 tahun lalu. Sementara kita baru mulai mengundang universitas internasional untuk membuka kampus di sini," katanya.

- Advertisement -

Ketiga, daya saing Vietnam dinilai lebih unggul dibanding Indonesia. Misalnya terlihat dari harga lahan di sana yang lebih murah.

"Di Indonesia harganya di atas USD 100 dolar permeter persegi. Sementara di Vietnam katanya di bawah angka tersebut," ujarnya.

- Advertisement -

Keempat, tidak ada kewajiban konten lokal di Vietnam. Tak heran banyak investor yang berbondong-bondong membangun pabrik di sana. "Makanya banyak orang datang ke sana lalu reekspor (produknya)," pungkas Indra.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Baca Juga:  Wuling Sudah Kirim Komponen Mobil Listrik untuk Indonesia
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Sejumlah pabrik Tiongkok direlokasi ke negara lain, salah satunya Vietnam. Meski punya pasar yang besar, rupanya Indonesia tak begitu menarik bagi para pengusaha Tiongkok. Apa penyebabnya?

Direktur Fasilitasi Promosi Daerah, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Indra Darmawan menganalisis, ada beberapa poin yang membuat Indonesia kalah menarik dibandingkan Vietnam di mata pengusaha Tiongkok. Pertama, secara geografis Vietnam lebih dekat dengan Tiongkok.

"Jadi, Tiongkok menganggap lebih efektif ke negara tetangga yang lebih dekat dibanding ke negara yang lebih jauh lokasinya (Indonesia) karena harus pindahkan seluruhnya. Karena dekat itu mereka juga lebih mudah dapat suplier dan sebagainya," katanya, dilansir dari Antara, Kamis (28/11).

Baca Juga:  Harga Turun, Emas Antam Masih di Bawah Rp1 Juta Per Gram

Kedekatan geografis itu juga memengaruhi kemiripan kultur dan selera antara Vietnam dan Tiongkok. Kedua, Vietnam lebih terbuka terhadap investor asing. Mereka melakukan hal ini lebih awal dibandingkan Indonesia.

"Misalnya dengan dibukanya kampus internasional di Vietnam 10 tahun lalu. Sementara kita baru mulai mengundang universitas internasional untuk membuka kampus di sini," katanya.

Ketiga, daya saing Vietnam dinilai lebih unggul dibanding Indonesia. Misalnya terlihat dari harga lahan di sana yang lebih murah.

"Di Indonesia harganya di atas USD 100 dolar permeter persegi. Sementara di Vietnam katanya di bawah angka tersebut," ujarnya.

Keempat, tidak ada kewajiban konten lokal di Vietnam. Tak heran banyak investor yang berbondong-bondong membangun pabrik di sana. "Makanya banyak orang datang ke sana lalu reekspor (produknya)," pungkas Indra.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Baca Juga:  Keren, Honda Civic Sabet Gelar Car of The Year

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari