Minggu, 6 April 2025
spot_img

Mendag Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

JAKARTA (RIAU POS. CO) —  Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita memastikan harga komoditas bahan pokok menjelang hari raya lebaran stabil dan terkendali. Politisi Partai NasDem itu meminta masyarakat untuk tidak khawatir akan ketersediaan bahan pokok untuk perayaan Idulfitri pekan depan.

“In Sya Allah sampai dengan lebaran ini adalah tahun ketiga yang ketersediaan bapok dan harga terkendali,” kata Enggar di Gedung Kemendag, Jakarta, Senin (27/5).

Berdasarkan pemantauan pasar di 34 provinsi yang dilakukan langsung oleh seluruh pejabat eselon 1 dan kepala dinas, seluruh stok bahan pokok terpantau aman untuk kebutuhan masyarakat untuk hari lebaran. Sebaliknya, tingkat inflasi dari kebutuhan bahan pokok terpantau aman.

Baca Juga:  Bank Riau Kepri Tanam 10.000 Mangrove di Dusun Sungai Bandung

“Saya berharap bulan ini dan juga bulan depan tidak ada kenaikan, malah mungkin terjadi deflasi. Deflasi bukan karena ketidakmampuan masyarakat di dalam meningkatkan pembelian. Tapi suplai dan demand nya terjadi keseimbangan,” tuturnya.

Enggar juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengusaha swasta yang turut berperan aktif menyelenggarakan bazar murah. Menurutnya, ini menjadi bukti kepedulian dan kebersamaan bangsa untuk membangun Indonesia.

“Kalau selama ini kita mengkhawatirkan kebersamaan sesama warga negara bangsa, dalam event-event seperti ini masih bisa kita lihat bahwa itu masih ada. Itu yang harus didorong dan tingkatkan sebagai warga bangsa,” ujarnya.

Berdasarkan data dari Bank Indonesia (BI), inflasi bulanan minggu keempat Mei 2019 mencapai 0,47 persen (MtM) dan inflasi secara tahunan (YoY) sebesar 3,1 persen. BI mencatat ada beberapa penyebab turunya inflasi pada minggu keempat ini.

Baca Juga:  Silaturahmi Manajemen TGI ke Bupati Siak dan Wali Kota Pekanbaru

Di antaranya, lantaran beberapa pangan mengalami deflasi, yaitu beras, tomat dan bawang merah. Sedangkan turunnya harga tiket angkutan udara juga mempengaruhi turunnya inflasi. Namun, komoditas tercatat mengalami kenaikan harga, yaitu cabe merah, bawang putih, daging ayam, dan telur ayam.(jpg)

JAKARTA (RIAU POS. CO) —  Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita memastikan harga komoditas bahan pokok menjelang hari raya lebaran stabil dan terkendali. Politisi Partai NasDem itu meminta masyarakat untuk tidak khawatir akan ketersediaan bahan pokok untuk perayaan Idulfitri pekan depan.

“In Sya Allah sampai dengan lebaran ini adalah tahun ketiga yang ketersediaan bapok dan harga terkendali,” kata Enggar di Gedung Kemendag, Jakarta, Senin (27/5).

Berdasarkan pemantauan pasar di 34 provinsi yang dilakukan langsung oleh seluruh pejabat eselon 1 dan kepala dinas, seluruh stok bahan pokok terpantau aman untuk kebutuhan masyarakat untuk hari lebaran. Sebaliknya, tingkat inflasi dari kebutuhan bahan pokok terpantau aman.

Baca Juga:  Kasus Covid-19 Meningkat, Rupiah Berpotensi Tertekan

“Saya berharap bulan ini dan juga bulan depan tidak ada kenaikan, malah mungkin terjadi deflasi. Deflasi bukan karena ketidakmampuan masyarakat di dalam meningkatkan pembelian. Tapi suplai dan demand nya terjadi keseimbangan,” tuturnya.

Enggar juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengusaha swasta yang turut berperan aktif menyelenggarakan bazar murah. Menurutnya, ini menjadi bukti kepedulian dan kebersamaan bangsa untuk membangun Indonesia.

“Kalau selama ini kita mengkhawatirkan kebersamaan sesama warga negara bangsa, dalam event-event seperti ini masih bisa kita lihat bahwa itu masih ada. Itu yang harus didorong dan tingkatkan sebagai warga bangsa,” ujarnya.

Berdasarkan data dari Bank Indonesia (BI), inflasi bulanan minggu keempat Mei 2019 mencapai 0,47 persen (MtM) dan inflasi secara tahunan (YoY) sebesar 3,1 persen. BI mencatat ada beberapa penyebab turunya inflasi pada minggu keempat ini.

Baca Juga:  PTPN IV Luncurkan PalmCo Business Cockpit

Di antaranya, lantaran beberapa pangan mengalami deflasi, yaitu beras, tomat dan bawang merah. Sedangkan turunnya harga tiket angkutan udara juga mempengaruhi turunnya inflasi. Namun, komoditas tercatat mengalami kenaikan harga, yaitu cabe merah, bawang putih, daging ayam, dan telur ayam.(jpg)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Mendag Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

JAKARTA (RIAU POS. CO) —  Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita memastikan harga komoditas bahan pokok menjelang hari raya lebaran stabil dan terkendali. Politisi Partai NasDem itu meminta masyarakat untuk tidak khawatir akan ketersediaan bahan pokok untuk perayaan Idulfitri pekan depan.

“In Sya Allah sampai dengan lebaran ini adalah tahun ketiga yang ketersediaan bapok dan harga terkendali,” kata Enggar di Gedung Kemendag, Jakarta, Senin (27/5).

Berdasarkan pemantauan pasar di 34 provinsi yang dilakukan langsung oleh seluruh pejabat eselon 1 dan kepala dinas, seluruh stok bahan pokok terpantau aman untuk kebutuhan masyarakat untuk hari lebaran. Sebaliknya, tingkat inflasi dari kebutuhan bahan pokok terpantau aman.

Baca Juga:  PTPN IV Luncurkan PalmCo Business Cockpit

“Saya berharap bulan ini dan juga bulan depan tidak ada kenaikan, malah mungkin terjadi deflasi. Deflasi bukan karena ketidakmampuan masyarakat di dalam meningkatkan pembelian. Tapi suplai dan demand nya terjadi keseimbangan,” tuturnya.

Enggar juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengusaha swasta yang turut berperan aktif menyelenggarakan bazar murah. Menurutnya, ini menjadi bukti kepedulian dan kebersamaan bangsa untuk membangun Indonesia.

“Kalau selama ini kita mengkhawatirkan kebersamaan sesama warga negara bangsa, dalam event-event seperti ini masih bisa kita lihat bahwa itu masih ada. Itu yang harus didorong dan tingkatkan sebagai warga bangsa,” ujarnya.

Berdasarkan data dari Bank Indonesia (BI), inflasi bulanan minggu keempat Mei 2019 mencapai 0,47 persen (MtM) dan inflasi secara tahunan (YoY) sebesar 3,1 persen. BI mencatat ada beberapa penyebab turunya inflasi pada minggu keempat ini.

Baca Juga:  UT Cabang Pekanbaru Tingkatkan Kontribusi bagi Dunia Pendidikan Vokasi

Di antaranya, lantaran beberapa pangan mengalami deflasi, yaitu beras, tomat dan bawang merah. Sedangkan turunnya harga tiket angkutan udara juga mempengaruhi turunnya inflasi. Namun, komoditas tercatat mengalami kenaikan harga, yaitu cabe merah, bawang putih, daging ayam, dan telur ayam.(jpg)

JAKARTA (RIAU POS. CO) —  Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita memastikan harga komoditas bahan pokok menjelang hari raya lebaran stabil dan terkendali. Politisi Partai NasDem itu meminta masyarakat untuk tidak khawatir akan ketersediaan bahan pokok untuk perayaan Idulfitri pekan depan.

“In Sya Allah sampai dengan lebaran ini adalah tahun ketiga yang ketersediaan bapok dan harga terkendali,” kata Enggar di Gedung Kemendag, Jakarta, Senin (27/5).

Berdasarkan pemantauan pasar di 34 provinsi yang dilakukan langsung oleh seluruh pejabat eselon 1 dan kepala dinas, seluruh stok bahan pokok terpantau aman untuk kebutuhan masyarakat untuk hari lebaran. Sebaliknya, tingkat inflasi dari kebutuhan bahan pokok terpantau aman.

Baca Juga:  Selain GR Supra, Mobil-mobil Keren Toyota Ini Akan Tampil di GIIAS 2019

“Saya berharap bulan ini dan juga bulan depan tidak ada kenaikan, malah mungkin terjadi deflasi. Deflasi bukan karena ketidakmampuan masyarakat di dalam meningkatkan pembelian. Tapi suplai dan demand nya terjadi keseimbangan,” tuturnya.

Enggar juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengusaha swasta yang turut berperan aktif menyelenggarakan bazar murah. Menurutnya, ini menjadi bukti kepedulian dan kebersamaan bangsa untuk membangun Indonesia.

“Kalau selama ini kita mengkhawatirkan kebersamaan sesama warga negara bangsa, dalam event-event seperti ini masih bisa kita lihat bahwa itu masih ada. Itu yang harus didorong dan tingkatkan sebagai warga bangsa,” ujarnya.

Berdasarkan data dari Bank Indonesia (BI), inflasi bulanan minggu keempat Mei 2019 mencapai 0,47 persen (MtM) dan inflasi secara tahunan (YoY) sebesar 3,1 persen. BI mencatat ada beberapa penyebab turunya inflasi pada minggu keempat ini.

Baca Juga:  Kasus Covid-19 Meningkat, Rupiah Berpotensi Tertekan

Di antaranya, lantaran beberapa pangan mengalami deflasi, yaitu beras, tomat dan bawang merah. Sedangkan turunnya harga tiket angkutan udara juga mempengaruhi turunnya inflasi. Namun, komoditas tercatat mengalami kenaikan harga, yaitu cabe merah, bawang putih, daging ayam, dan telur ayam.(jpg)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari