Rabu, 3 Juni 2026
- Advertisement -

Gunakan Produk Dalam Negeri, Gubri Segera Buat Surat Edaran

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Gubernur Riau (Gubri) Drs H Syamsuar MSi segera membuat Surat Edaran (SE) terkait penggunaan produk dalam negeri.

"Kita segera buat Surat Edaran baik kepada instansi pemerintah maupun swasta agar menggunakan produk dalam negeri sesuai arahan Bapak Presiden," ucap Gubri.

Sebelumnya, saat memberi pengarahan pada acara Afirmasi Bangga Buatan Produk Indonesia, yang digelar di Bali, Presiden Joko Widodo mengungkapkan kejengkelannya karena masih banyak instansi pemerintah yang menggunakan produk impor.

Presiden meminta agar kebiasaan menggunakan barang impor tidak diteruskan. "Coba CCTV beli impor, di dalam negeri ada yang bisa produksi. Apa-apaan ini, dipikir kita bukan negara yang maju buat CCTV saja beli impor," ucap Presiden.

Baca Juga:  Penembakan Brutal di Supermarket, Pemuda AS Nekat Live Medsos

"Seragam dan sepatu tentara, polisi beli dari luar, kita ini produksi di mana-mana bisa. Jangan diterus-teruskan," tambah Presiden lagi.

Menurut Presiden, barang-barang impor yang digunakan untuk kegiatan operasional di kementerian sudah semuanya bisa diproduksi di dalam negeri. Oleh sebab itu, tidak ada alasan lagi untuk membeli barang-barang dari luar.

Presiden juga optimis, penggunaan produk dalam negeri akan mampu meningkatkan perekonomian bangsa. Ditegaskan Presiden, penggunaan produk dalam negeri ditargetkan pada akhir Mei se-Indonesia harus mencapai Rp400 triliun. Saat ini baru mencapai Rp214 triliun.

Gubri Syamsuar juga optimis, instruksi Presiden akan dilaksanakan dengan baik di Provinsi Riau. "Kita akan kawal apa yang menjadi arahan Bapak Presiden," tegas Gubri.(adv)

Baca Juga:  Di Sini Gubernur Kepri Ditahan KPK

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Gubernur Riau (Gubri) Drs H Syamsuar MSi segera membuat Surat Edaran (SE) terkait penggunaan produk dalam negeri.

"Kita segera buat Surat Edaran baik kepada instansi pemerintah maupun swasta agar menggunakan produk dalam negeri sesuai arahan Bapak Presiden," ucap Gubri.

Sebelumnya, saat memberi pengarahan pada acara Afirmasi Bangga Buatan Produk Indonesia, yang digelar di Bali, Presiden Joko Widodo mengungkapkan kejengkelannya karena masih banyak instansi pemerintah yang menggunakan produk impor.

Presiden meminta agar kebiasaan menggunakan barang impor tidak diteruskan. "Coba CCTV beli impor, di dalam negeri ada yang bisa produksi. Apa-apaan ini, dipikir kita bukan negara yang maju buat CCTV saja beli impor," ucap Presiden.

Baca Juga:  Menkeu: Prioritas Kita Anggaran Covid-19, Bukan THR dan Gaji 13 PNS

"Seragam dan sepatu tentara, polisi beli dari luar, kita ini produksi di mana-mana bisa. Jangan diterus-teruskan," tambah Presiden lagi.

- Advertisement -

Menurut Presiden, barang-barang impor yang digunakan untuk kegiatan operasional di kementerian sudah semuanya bisa diproduksi di dalam negeri. Oleh sebab itu, tidak ada alasan lagi untuk membeli barang-barang dari luar.

Presiden juga optimis, penggunaan produk dalam negeri akan mampu meningkatkan perekonomian bangsa. Ditegaskan Presiden, penggunaan produk dalam negeri ditargetkan pada akhir Mei se-Indonesia harus mencapai Rp400 triliun. Saat ini baru mencapai Rp214 triliun.

- Advertisement -

Gubri Syamsuar juga optimis, instruksi Presiden akan dilaksanakan dengan baik di Provinsi Riau. "Kita akan kawal apa yang menjadi arahan Bapak Presiden," tegas Gubri.(adv)

Baca Juga:  Update Pasien Covid-19: 1.528 Positif, 136 Meninggal, dan 81 Sembuh

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Gubernur Riau (Gubri) Drs H Syamsuar MSi segera membuat Surat Edaran (SE) terkait penggunaan produk dalam negeri.

"Kita segera buat Surat Edaran baik kepada instansi pemerintah maupun swasta agar menggunakan produk dalam negeri sesuai arahan Bapak Presiden," ucap Gubri.

Sebelumnya, saat memberi pengarahan pada acara Afirmasi Bangga Buatan Produk Indonesia, yang digelar di Bali, Presiden Joko Widodo mengungkapkan kejengkelannya karena masih banyak instansi pemerintah yang menggunakan produk impor.

Presiden meminta agar kebiasaan menggunakan barang impor tidak diteruskan. "Coba CCTV beli impor, di dalam negeri ada yang bisa produksi. Apa-apaan ini, dipikir kita bukan negara yang maju buat CCTV saja beli impor," ucap Presiden.

Baca Juga:  Ashraf Sinclair, Suami Bunga Citra Lestari Meninggal Dunia karena Serangan Jantung

"Seragam dan sepatu tentara, polisi beli dari luar, kita ini produksi di mana-mana bisa. Jangan diterus-teruskan," tambah Presiden lagi.

Menurut Presiden, barang-barang impor yang digunakan untuk kegiatan operasional di kementerian sudah semuanya bisa diproduksi di dalam negeri. Oleh sebab itu, tidak ada alasan lagi untuk membeli barang-barang dari luar.

Presiden juga optimis, penggunaan produk dalam negeri akan mampu meningkatkan perekonomian bangsa. Ditegaskan Presiden, penggunaan produk dalam negeri ditargetkan pada akhir Mei se-Indonesia harus mencapai Rp400 triliun. Saat ini baru mencapai Rp214 triliun.

Gubri Syamsuar juga optimis, instruksi Presiden akan dilaksanakan dengan baik di Provinsi Riau. "Kita akan kawal apa yang menjadi arahan Bapak Presiden," tegas Gubri.(adv)

Baca Juga:  Di Sini Gubernur Kepri Ditahan KPK

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari