Sabtu, 29 November 2025
spot_img

40 Mobil Dinas Segera Dilelang

(RIAUPOS.CO) — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau, sudah mulai mendata mobil dinas yang sudah bisa dilelang. Dari pendataan sementara, total sudah ada 40 mobil dinas yang siap dilelang dalam waktu dekat ini.

Kepala BPKAD Riau Syahrial Abdi mengatakan, ke-40 mobil dinas yang siap dilelang tersebut berasal dari mobil dinas yang sebelumnya sudah dikumpulkan pada saat cuti bersama Idulfitri lalu. Di mana, rata-rata mobil dinas tersebut adalah kendaraan operasional.

“Dari pendataan kami, saat ini sudah ada 40-an kendaraan dinas yang siap dilelang. Semua kendaraan itu sudah dihitung masa penggunaan dan syarat-syarat untuk melakukan lelangnya. Misalnya untuk usia kendaraan operasional sudah 10 tahun digunakan,” katanya.

Baca Juga:  Kapolda Riau Bakti Sosial dan Kesehatan di Kuansing

Selain usia kendaraan, lanjut Syahrial, yang menyebabkan kendaraan tersebut bisa dilelang adalah kendaraan tidak termanfaatkan dengan maksimal. Kemudian biaya pemeliharaan lebih besar dari manfaat yang didapatkan saat menggunakan kendaraan tersebut.

‘’Diharapkan dengan melakukan lelang, yang biasanya dikeluarkan biaya operasional yang besar, justru provinsi Riau akan dapat penghasilan jika melakukan lelang,” sebutnya.

Saat ditanyakan apakah setelah melakukan proses lelang akan dilakukan pengadaan mobil dinas baru, menurut Syahrial, dengan kondisi kendaraan yang ada saat ini, kemudian para pejabat sudah mendapatkan fasilitas mobil dinas, tidak akan dilakukan pengadaan mobil dinas baru.

‘’Kondisi mobil dinas di lingkungan Pemprov Riau saat ini sudah berlebih, dan kami juga tidak ada menganggarkan pembelian kendaraan dinas baru. Termasuk untuk gubernur dan wakil gubernur juga tidak ada,” ujarnya.

Baca Juga:  Sudah 25 Tahun Gagal Menang di Mattoangin

Dijelaskan Syahrial, dari 40-an mobil dinas yang akan dilelang tersebut yakni bermerk Nissan Terrano pembelian tahun 2000-an. Kemudian Nissan X Trail eks milik anggota DPRD Riau pembelian tahun 2006 termasuk ada juga bus.

‘’Pokoknya kendaraan yang lama-lama lah, kami saat ini masih terus melakukan pendataan, jadi kemungkinan jumlahnya masih akan bertambah. Untuk informasi kapan pelaksanaan lelang, jika dokumennya sudah lengkap akan segera kami umumkan,” katanya. (izl) 

 

Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru

(RIAUPOS.CO) — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau, sudah mulai mendata mobil dinas yang sudah bisa dilelang. Dari pendataan sementara, total sudah ada 40 mobil dinas yang siap dilelang dalam waktu dekat ini.

Kepala BPKAD Riau Syahrial Abdi mengatakan, ke-40 mobil dinas yang siap dilelang tersebut berasal dari mobil dinas yang sebelumnya sudah dikumpulkan pada saat cuti bersama Idulfitri lalu. Di mana, rata-rata mobil dinas tersebut adalah kendaraan operasional.

“Dari pendataan kami, saat ini sudah ada 40-an kendaraan dinas yang siap dilelang. Semua kendaraan itu sudah dihitung masa penggunaan dan syarat-syarat untuk melakukan lelangnya. Misalnya untuk usia kendaraan operasional sudah 10 tahun digunakan,” katanya.

Baca Juga:  LPPM Unri Bina Usaha Pengolahan dan Pemasaran Produksi Kijing

Selain usia kendaraan, lanjut Syahrial, yang menyebabkan kendaraan tersebut bisa dilelang adalah kendaraan tidak termanfaatkan dengan maksimal. Kemudian biaya pemeliharaan lebih besar dari manfaat yang didapatkan saat menggunakan kendaraan tersebut.

‘’Diharapkan dengan melakukan lelang, yang biasanya dikeluarkan biaya operasional yang besar, justru provinsi Riau akan dapat penghasilan jika melakukan lelang,” sebutnya.

- Advertisement -

Saat ditanyakan apakah setelah melakukan proses lelang akan dilakukan pengadaan mobil dinas baru, menurut Syahrial, dengan kondisi kendaraan yang ada saat ini, kemudian para pejabat sudah mendapatkan fasilitas mobil dinas, tidak akan dilakukan pengadaan mobil dinas baru.

‘’Kondisi mobil dinas di lingkungan Pemprov Riau saat ini sudah berlebih, dan kami juga tidak ada menganggarkan pembelian kendaraan dinas baru. Termasuk untuk gubernur dan wakil gubernur juga tidak ada,” ujarnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Diperlukan Tempat Khusus Simpan Aset

Dijelaskan Syahrial, dari 40-an mobil dinas yang akan dilelang tersebut yakni bermerk Nissan Terrano pembelian tahun 2000-an. Kemudian Nissan X Trail eks milik anggota DPRD Riau pembelian tahun 2006 termasuk ada juga bus.

‘’Pokoknya kendaraan yang lama-lama lah, kami saat ini masih terus melakukan pendataan, jadi kemungkinan jumlahnya masih akan bertambah. Untuk informasi kapan pelaksanaan lelang, jika dokumennya sudah lengkap akan segera kami umumkan,” katanya. (izl) 

 

Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

(RIAUPOS.CO) — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau, sudah mulai mendata mobil dinas yang sudah bisa dilelang. Dari pendataan sementara, total sudah ada 40 mobil dinas yang siap dilelang dalam waktu dekat ini.

Kepala BPKAD Riau Syahrial Abdi mengatakan, ke-40 mobil dinas yang siap dilelang tersebut berasal dari mobil dinas yang sebelumnya sudah dikumpulkan pada saat cuti bersama Idulfitri lalu. Di mana, rata-rata mobil dinas tersebut adalah kendaraan operasional.

“Dari pendataan kami, saat ini sudah ada 40-an kendaraan dinas yang siap dilelang. Semua kendaraan itu sudah dihitung masa penggunaan dan syarat-syarat untuk melakukan lelangnya. Misalnya untuk usia kendaraan operasional sudah 10 tahun digunakan,” katanya.

Baca Juga:  Peduli Korban Corona, Gapki Serahkan 150 Paket Sembako ke Disbun

Selain usia kendaraan, lanjut Syahrial, yang menyebabkan kendaraan tersebut bisa dilelang adalah kendaraan tidak termanfaatkan dengan maksimal. Kemudian biaya pemeliharaan lebih besar dari manfaat yang didapatkan saat menggunakan kendaraan tersebut.

‘’Diharapkan dengan melakukan lelang, yang biasanya dikeluarkan biaya operasional yang besar, justru provinsi Riau akan dapat penghasilan jika melakukan lelang,” sebutnya.

Saat ditanyakan apakah setelah melakukan proses lelang akan dilakukan pengadaan mobil dinas baru, menurut Syahrial, dengan kondisi kendaraan yang ada saat ini, kemudian para pejabat sudah mendapatkan fasilitas mobil dinas, tidak akan dilakukan pengadaan mobil dinas baru.

‘’Kondisi mobil dinas di lingkungan Pemprov Riau saat ini sudah berlebih, dan kami juga tidak ada menganggarkan pembelian kendaraan dinas baru. Termasuk untuk gubernur dan wakil gubernur juga tidak ada,” ujarnya.

Baca Juga:  Bupati Siak Alfedri Hadiri Wisuda Ponpes Daarun Nahdhah Thawalib Kampar

Dijelaskan Syahrial, dari 40-an mobil dinas yang akan dilelang tersebut yakni bermerk Nissan Terrano pembelian tahun 2000-an. Kemudian Nissan X Trail eks milik anggota DPRD Riau pembelian tahun 2006 termasuk ada juga bus.

‘’Pokoknya kendaraan yang lama-lama lah, kami saat ini masih terus melakukan pendataan, jadi kemungkinan jumlahnya masih akan bertambah. Untuk informasi kapan pelaksanaan lelang, jika dokumennya sudah lengkap akan segera kami umumkan,” katanya. (izl) 

 

Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari