Senin, 22 Juni 2026
- Advertisement -

Ade Agus Hartanto Usul Anggaran Mobdin Pimpinan DPRD Dialihkan untuk Atasi Covid-19

RENGAT (RIAUPOS.CO) – Komisi I DPRD Provinsi Riau melakukan kunjungan kerja (kunker) ke DPRD Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Kamis (26/3/2020). Kunker kali ini dalam rangka untuk menyamakan persepsi tentang penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Kunker ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Provinsi Riau Ade Agus Hartanto SSos di dampingi sejumlah anggota. Sementara Kunker tersebut diterima oleh Wakil Ketua I Masyrullah SP, Wakil II H Suwardi Ritonga SE dan sejumlah anggota DPRD beserta staf Setwan DPRD Kabupaten Inhu.

Ade Agus Hartanto SSos mengatakan, saat ini perlu penyamaan persepsi dalam penanganan Covid-19 antar DPRD. Sehingga tindakan nyata dalam menerangi Covid-19 lebih terarah dan terukur. "Memerangi Covid-19 ini sudah menjadi tanggung jawab bersama," ujar Ade Agus Hartanto S Sos.

Baca Juga:  Pasien Positif di Riau Tambah Satu, Lima Pasien Lainnya Sembuh

Begitu juga dalam persiapan anggaran untuk penanganan Covid-19. Di mana anggaran yang sudah ada di APBD provinsi atau APBD kabupaten/kota, dicarikan solusinya untuk dapat dialihkan menjadi anggaran penanganan Covid-19.

Seperti dicontohkannya, saat ini pihaknya mendesak Gubernur Riau mengalihkan anggaran Bankeu sebesar Rp200 juta yang dialokasikan untuk desa agar dialihkan untuk penanganan Covid-19. Ketika anggaran itu disetujui, tentunya penanganan Covid-19 akan lebih terpadu hingga ke tingkat desa.

Kemudian, pihaknya juga mengusulkan anggaran pembelian mobil dinas pimpinan DPRD Provinsi Riau ditiadakan. "Ketika ketersediaan anggaran ada, tentunya langkah-langkah penanganan Covid-19 dapat dilakukan," terangnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Inhu H Suwardi Ritonga SE mengatakan bahwa, pihaknya juga setuju tentang pengalihan sejumlah kegiatan yang sudah dianggarkan dalam APBD untuk penanganan Covid-19. "Tahun ini di APBD Inhu ada renovasi gedung DPR. Jika semua pihak setuju, anggaran tersebut agar dialihkan untuk penanganan Covid-19," ucapnya.

Baca Juga:  Riau Banyak Loloskan Atlet ke PON

Hal senada juga disampaikan salah seorang anggota DPRD Kabupaten Inhu, Suparman. Menurutnya, anggaran reses anggota DPRD Inhu juga layak untuk dialihkan untuk penanganan Covid-19.

Karena jadwal reses anggota DPRD Inhu, jika dilaksanakan saat ini juga terkesan sia-sia. "Bagaimana mau menjemput aspirasi, berkumpul aja dilarang," tegasnya.

 

Laporan: Raja Kasmedi

Editor: E Sulaiman

RENGAT (RIAUPOS.CO) – Komisi I DPRD Provinsi Riau melakukan kunjungan kerja (kunker) ke DPRD Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Kamis (26/3/2020). Kunker kali ini dalam rangka untuk menyamakan persepsi tentang penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Kunker ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Provinsi Riau Ade Agus Hartanto SSos di dampingi sejumlah anggota. Sementara Kunker tersebut diterima oleh Wakil Ketua I Masyrullah SP, Wakil II H Suwardi Ritonga SE dan sejumlah anggota DPRD beserta staf Setwan DPRD Kabupaten Inhu.

Ade Agus Hartanto SSos mengatakan, saat ini perlu penyamaan persepsi dalam penanganan Covid-19 antar DPRD. Sehingga tindakan nyata dalam menerangi Covid-19 lebih terarah dan terukur. "Memerangi Covid-19 ini sudah menjadi tanggung jawab bersama," ujar Ade Agus Hartanto S Sos.

Baca Juga:  Pasien Positif di Riau Tambah Satu, Lima Pasien Lainnya Sembuh

Begitu juga dalam persiapan anggaran untuk penanganan Covid-19. Di mana anggaran yang sudah ada di APBD provinsi atau APBD kabupaten/kota, dicarikan solusinya untuk dapat dialihkan menjadi anggaran penanganan Covid-19.

Seperti dicontohkannya, saat ini pihaknya mendesak Gubernur Riau mengalihkan anggaran Bankeu sebesar Rp200 juta yang dialokasikan untuk desa agar dialihkan untuk penanganan Covid-19. Ketika anggaran itu disetujui, tentunya penanganan Covid-19 akan lebih terpadu hingga ke tingkat desa.

- Advertisement -

Kemudian, pihaknya juga mengusulkan anggaran pembelian mobil dinas pimpinan DPRD Provinsi Riau ditiadakan. "Ketika ketersediaan anggaran ada, tentunya langkah-langkah penanganan Covid-19 dapat dilakukan," terangnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Inhu H Suwardi Ritonga SE mengatakan bahwa, pihaknya juga setuju tentang pengalihan sejumlah kegiatan yang sudah dianggarkan dalam APBD untuk penanganan Covid-19. "Tahun ini di APBD Inhu ada renovasi gedung DPR. Jika semua pihak setuju, anggaran tersebut agar dialihkan untuk penanganan Covid-19," ucapnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Beredar Kabar SF Hariyanto Sekdaprov Riau

Hal senada juga disampaikan salah seorang anggota DPRD Kabupaten Inhu, Suparman. Menurutnya, anggaran reses anggota DPRD Inhu juga layak untuk dialihkan untuk penanganan Covid-19.

Karena jadwal reses anggota DPRD Inhu, jika dilaksanakan saat ini juga terkesan sia-sia. "Bagaimana mau menjemput aspirasi, berkumpul aja dilarang," tegasnya.

 

Laporan: Raja Kasmedi

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

RENGAT (RIAUPOS.CO) – Komisi I DPRD Provinsi Riau melakukan kunjungan kerja (kunker) ke DPRD Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Kamis (26/3/2020). Kunker kali ini dalam rangka untuk menyamakan persepsi tentang penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Kunker ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Provinsi Riau Ade Agus Hartanto SSos di dampingi sejumlah anggota. Sementara Kunker tersebut diterima oleh Wakil Ketua I Masyrullah SP, Wakil II H Suwardi Ritonga SE dan sejumlah anggota DPRD beserta staf Setwan DPRD Kabupaten Inhu.

Ade Agus Hartanto SSos mengatakan, saat ini perlu penyamaan persepsi dalam penanganan Covid-19 antar DPRD. Sehingga tindakan nyata dalam menerangi Covid-19 lebih terarah dan terukur. "Memerangi Covid-19 ini sudah menjadi tanggung jawab bersama," ujar Ade Agus Hartanto S Sos.

Baca Juga:  448 ODP di Pekanbaru Akan Jalani Rapid Test

Begitu juga dalam persiapan anggaran untuk penanganan Covid-19. Di mana anggaran yang sudah ada di APBD provinsi atau APBD kabupaten/kota, dicarikan solusinya untuk dapat dialihkan menjadi anggaran penanganan Covid-19.

Seperti dicontohkannya, saat ini pihaknya mendesak Gubernur Riau mengalihkan anggaran Bankeu sebesar Rp200 juta yang dialokasikan untuk desa agar dialihkan untuk penanganan Covid-19. Ketika anggaran itu disetujui, tentunya penanganan Covid-19 akan lebih terpadu hingga ke tingkat desa.

Kemudian, pihaknya juga mengusulkan anggaran pembelian mobil dinas pimpinan DPRD Provinsi Riau ditiadakan. "Ketika ketersediaan anggaran ada, tentunya langkah-langkah penanganan Covid-19 dapat dilakukan," terangnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Inhu H Suwardi Ritonga SE mengatakan bahwa, pihaknya juga setuju tentang pengalihan sejumlah kegiatan yang sudah dianggarkan dalam APBD untuk penanganan Covid-19. "Tahun ini di APBD Inhu ada renovasi gedung DPR. Jika semua pihak setuju, anggaran tersebut agar dialihkan untuk penanganan Covid-19," ucapnya.

Baca Juga:  Riau Banyak Loloskan Atlet ke PON

Hal senada juga disampaikan salah seorang anggota DPRD Kabupaten Inhu, Suparman. Menurutnya, anggaran reses anggota DPRD Inhu juga layak untuk dialihkan untuk penanganan Covid-19.

Karena jadwal reses anggota DPRD Inhu, jika dilaksanakan saat ini juga terkesan sia-sia. "Bagaimana mau menjemput aspirasi, berkumpul aja dilarang," tegasnya.

 

Laporan: Raja Kasmedi

Editor: E Sulaiman

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari