Kamis, 11 Juni 2026
- Advertisement -

13 Pebulu Tangkis Lolos ke Olimpiade Tokyo 2020

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (Badminton Asia Championships) 2020 yang dijadwalkan berlangsung di Manila, Filipina, pada 21–26 mendatang resmi ditunda.

Persebaran virus corona yang makin meluas di Asia Tenggara (dan di seluruh dunia) dianggap tidak kondusif untuk menghelat event. Konfederasi Bulu Tangkis Asia menyatakan akan mencari alternatif tempat dan waktu. Namun, belum pasti juga. Bisa saja dibatalkan total.

Yang menjadi pertanyaan berikutnya, bagaimana nasib kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020? Mengingat, BAC 2020 seharusnya menjadi kesempatan terakhir bagi para pemain untuk mengumpulkan poin. Tanpa BAC, berarti All England lalu adalah turnamen pemungkas rangkaian kualifikasi Olimpiade.

Ada berbagai kemungkinan. Pertama, peraih tiket Olimpiade ditentukan dari posisi atau peringkat terakhir saat ini. Kalau itu yang terjadi, ada keuntungan yang kita dapatkan. Yakni, mengunci delapan tiket sekaligus. Terdiri atas tiga pemain sektor tunggal dan lima wakil dari sektor ganda. Total, ada 13 pemain.

Baca Juga:  Inter ke Puncak Klasemen, Begini Kata Conte

Ya, bila kualifikasi distop sekarang, yang posisinya tidak aman pun otomatis mendapatkan tiket. Yakni, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja.

Saat ini ganda campuran nomor dua Indonesia itu berada di peringkat ke-8. Tepat di ambang batas untuk lolos ke Olimpiade. Mereka mengumpulkan 63.891 poin. Ditempel ketat oleh pasangan Inggris Marcus Ellis/Lauren Smith (61.018 poin) dan pasangan Hongkong Tang Chun Man/Tse Ying Suet (60.566 poin).

Sayangnya, PP PBSI belum berani berkomentar soal itu. Sebab, selain BAC, ada lima event BWF Tour yang juga ditunda.

"Kami masih menunggu kelanjutan event-event yang ditunda itu. Siapa tahu, kita masih bisa mengumpulkan poin," kata Sekjen PP PBSI Achmad Budiharto.

Baca Juga:  Dua Gol Varane Menangkan Madrid atas Tuan Rumah Huesca

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (Badminton Asia Championships) 2020 yang dijadwalkan berlangsung di Manila, Filipina, pada 21–26 mendatang resmi ditunda.

Persebaran virus corona yang makin meluas di Asia Tenggara (dan di seluruh dunia) dianggap tidak kondusif untuk menghelat event. Konfederasi Bulu Tangkis Asia menyatakan akan mencari alternatif tempat dan waktu. Namun, belum pasti juga. Bisa saja dibatalkan total.

Yang menjadi pertanyaan berikutnya, bagaimana nasib kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020? Mengingat, BAC 2020 seharusnya menjadi kesempatan terakhir bagi para pemain untuk mengumpulkan poin. Tanpa BAC, berarti All England lalu adalah turnamen pemungkas rangkaian kualifikasi Olimpiade.

Ada berbagai kemungkinan. Pertama, peraih tiket Olimpiade ditentukan dari posisi atau peringkat terakhir saat ini. Kalau itu yang terjadi, ada keuntungan yang kita dapatkan. Yakni, mengunci delapan tiket sekaligus. Terdiri atas tiga pemain sektor tunggal dan lima wakil dari sektor ganda. Total, ada 13 pemain.

Baca Juga:  Bamsoet Buka Kejuaraan Balap Motor H Putra Indonesia Cup Prix 2021

Ya, bila kualifikasi distop sekarang, yang posisinya tidak aman pun otomatis mendapatkan tiket. Yakni, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja.

- Advertisement -

Saat ini ganda campuran nomor dua Indonesia itu berada di peringkat ke-8. Tepat di ambang batas untuk lolos ke Olimpiade. Mereka mengumpulkan 63.891 poin. Ditempel ketat oleh pasangan Inggris Marcus Ellis/Lauren Smith (61.018 poin) dan pasangan Hongkong Tang Chun Man/Tse Ying Suet (60.566 poin).

Sayangnya, PP PBSI belum berani berkomentar soal itu. Sebab, selain BAC, ada lima event BWF Tour yang juga ditunda.

- Advertisement -

"Kami masih menunggu kelanjutan event-event yang ditunda itu. Siapa tahu, kita masih bisa mengumpulkan poin," kata Sekjen PP PBSI Achmad Budiharto.

Baca Juga:  STY Optimistis Indonesia Bisa Kalahkan Vietnam

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (Badminton Asia Championships) 2020 yang dijadwalkan berlangsung di Manila, Filipina, pada 21–26 mendatang resmi ditunda.

Persebaran virus corona yang makin meluas di Asia Tenggara (dan di seluruh dunia) dianggap tidak kondusif untuk menghelat event. Konfederasi Bulu Tangkis Asia menyatakan akan mencari alternatif tempat dan waktu. Namun, belum pasti juga. Bisa saja dibatalkan total.

Yang menjadi pertanyaan berikutnya, bagaimana nasib kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020? Mengingat, BAC 2020 seharusnya menjadi kesempatan terakhir bagi para pemain untuk mengumpulkan poin. Tanpa BAC, berarti All England lalu adalah turnamen pemungkas rangkaian kualifikasi Olimpiade.

Ada berbagai kemungkinan. Pertama, peraih tiket Olimpiade ditentukan dari posisi atau peringkat terakhir saat ini. Kalau itu yang terjadi, ada keuntungan yang kita dapatkan. Yakni, mengunci delapan tiket sekaligus. Terdiri atas tiga pemain sektor tunggal dan lima wakil dari sektor ganda. Total, ada 13 pemain.

Baca Juga:  Inter ke Puncak Klasemen, Begini Kata Conte

Ya, bila kualifikasi distop sekarang, yang posisinya tidak aman pun otomatis mendapatkan tiket. Yakni, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja.

Saat ini ganda campuran nomor dua Indonesia itu berada di peringkat ke-8. Tepat di ambang batas untuk lolos ke Olimpiade. Mereka mengumpulkan 63.891 poin. Ditempel ketat oleh pasangan Inggris Marcus Ellis/Lauren Smith (61.018 poin) dan pasangan Hongkong Tang Chun Man/Tse Ying Suet (60.566 poin).

Sayangnya, PP PBSI belum berani berkomentar soal itu. Sebab, selain BAC, ada lima event BWF Tour yang juga ditunda.

"Kami masih menunggu kelanjutan event-event yang ditunda itu. Siapa tahu, kita masih bisa mengumpulkan poin," kata Sekjen PP PBSI Achmad Budiharto.

Baca Juga:  Para Pemain Debutan Benar-Benar Meledak

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari