Jumat, 29 Mei 2026
- Advertisement -

Ternyata Masker Jadi Kunci Jerman Sukses Tekan Penyebaran

JAKARTA (RIAUPOS.CO) –  Kewajiban mengenakan masker terbukti membantu mengurangi penyebaran infeksi corona (Covid-19) Jerman. Hal ini dipaparkan sebuah makalah diskusi yang diterbitkan oleh empat universitas di Jerman dan Denmark pada Senin (8/6).

Membandingkan data dari Jena, kota pertama di Jerman yang mewajibkan pemakaian masker, dengan kota-kota lainnya di negara itu, makalah tersebut menemukan bahwa kewajiban menggunakan masker ternyata membantu mengurangi jumlah kasus Covid-19 yang dilaporkan sebanyak 2,3 hingga 13 persen dalam waktu 10 hari sejak diberlakukan.

‘’Kewajiban mengenakan masker berkontribusi terhadap perlambatan perkembangan Covid-19 di Jerman,” ungkap laporan itu. Pasalnya, langkah tersebut telah membantu mengurangi tingkat penambahan kasus harian di Jerman hingga sekitar 40 persen.

Baca Juga:  Senat AS: Beli Rudal S-400 Rusia dari Turki untuk Kurangi Ketegangan

Angka tersebut jelas mengindikasikan “gap yang secara bertahap melebar” dalam jumlah kumulatif kasus Covid-19 di Jena dengan kota-kota lainnya yang tidak mewajibkan pemakaian masker, ungkap makalah tersebut.

Dua puluh hari setelah aturan wajib mengenakan masker diterapkan di Jena, jumlah kasus infeksi yang dilaporkan hanya bertambah 16 dari 62, yang menurut laporan tersebut kemungkinan terjadi jika aturan tersebut tidak diberlakukan.

“Mengenakan masker merupakan langkah yang sangat efisien untuk memerangi Covid-19,” papar makalah tersebut, yang disusun oleh para ilmuwan dari Universitas Mainz, Universitas Darmstadt, dan Universitas Kassel di Jerman, serta Universitas Sonderborg di Denmark.

Para ilmuwan itu juga menyerukan analisis kausal sistematis lebih lanjut dari berbagai protokol kesehatan yang diterapkan dalam mengatasi penyebaran Covid-19.(jpg)

Baca Juga:  Dua Orang Capim KPK Belum Sampaikan LHKPN

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) –  Kewajiban mengenakan masker terbukti membantu mengurangi penyebaran infeksi corona (Covid-19) Jerman. Hal ini dipaparkan sebuah makalah diskusi yang diterbitkan oleh empat universitas di Jerman dan Denmark pada Senin (8/6).

Membandingkan data dari Jena, kota pertama di Jerman yang mewajibkan pemakaian masker, dengan kota-kota lainnya di negara itu, makalah tersebut menemukan bahwa kewajiban menggunakan masker ternyata membantu mengurangi jumlah kasus Covid-19 yang dilaporkan sebanyak 2,3 hingga 13 persen dalam waktu 10 hari sejak diberlakukan.

‘’Kewajiban mengenakan masker berkontribusi terhadap perlambatan perkembangan Covid-19 di Jerman,” ungkap laporan itu. Pasalnya, langkah tersebut telah membantu mengurangi tingkat penambahan kasus harian di Jerman hingga sekitar 40 persen.

Baca Juga:  Anggaran Multiyears Rp37 Triliun untuk Vaksin Corona Disiapkan Pemerintah

Angka tersebut jelas mengindikasikan “gap yang secara bertahap melebar” dalam jumlah kumulatif kasus Covid-19 di Jena dengan kota-kota lainnya yang tidak mewajibkan pemakaian masker, ungkap makalah tersebut.

Dua puluh hari setelah aturan wajib mengenakan masker diterapkan di Jena, jumlah kasus infeksi yang dilaporkan hanya bertambah 16 dari 62, yang menurut laporan tersebut kemungkinan terjadi jika aturan tersebut tidak diberlakukan.

- Advertisement -

“Mengenakan masker merupakan langkah yang sangat efisien untuk memerangi Covid-19,” papar makalah tersebut, yang disusun oleh para ilmuwan dari Universitas Mainz, Universitas Darmstadt, dan Universitas Kassel di Jerman, serta Universitas Sonderborg di Denmark.

Para ilmuwan itu juga menyerukan analisis kausal sistematis lebih lanjut dari berbagai protokol kesehatan yang diterapkan dalam mengatasi penyebaran Covid-19.(jpg)

- Advertisement -
Baca Juga:  Penjualan Migas Semester Pertama 11,89 Miliar Dolar AS

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) –  Kewajiban mengenakan masker terbukti membantu mengurangi penyebaran infeksi corona (Covid-19) Jerman. Hal ini dipaparkan sebuah makalah diskusi yang diterbitkan oleh empat universitas di Jerman dan Denmark pada Senin (8/6).

Membandingkan data dari Jena, kota pertama di Jerman yang mewajibkan pemakaian masker, dengan kota-kota lainnya di negara itu, makalah tersebut menemukan bahwa kewajiban menggunakan masker ternyata membantu mengurangi jumlah kasus Covid-19 yang dilaporkan sebanyak 2,3 hingga 13 persen dalam waktu 10 hari sejak diberlakukan.

‘’Kewajiban mengenakan masker berkontribusi terhadap perlambatan perkembangan Covid-19 di Jerman,” ungkap laporan itu. Pasalnya, langkah tersebut telah membantu mengurangi tingkat penambahan kasus harian di Jerman hingga sekitar 40 persen.

Baca Juga:  Sepekan, Tim Gabungan Pantau Kondisi Lahan Bekas Terbakar

Angka tersebut jelas mengindikasikan “gap yang secara bertahap melebar” dalam jumlah kumulatif kasus Covid-19 di Jena dengan kota-kota lainnya yang tidak mewajibkan pemakaian masker, ungkap makalah tersebut.

Dua puluh hari setelah aturan wajib mengenakan masker diterapkan di Jena, jumlah kasus infeksi yang dilaporkan hanya bertambah 16 dari 62, yang menurut laporan tersebut kemungkinan terjadi jika aturan tersebut tidak diberlakukan.

“Mengenakan masker merupakan langkah yang sangat efisien untuk memerangi Covid-19,” papar makalah tersebut, yang disusun oleh para ilmuwan dari Universitas Mainz, Universitas Darmstadt, dan Universitas Kassel di Jerman, serta Universitas Sonderborg di Denmark.

Para ilmuwan itu juga menyerukan analisis kausal sistematis lebih lanjut dari berbagai protokol kesehatan yang diterapkan dalam mengatasi penyebaran Covid-19.(jpg)

Baca Juga:  Anggaran Multiyears Rp37 Triliun untuk Vaksin Corona Disiapkan Pemerintah

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari