Minggu, 6 April 2025
spot_img

Raksasa Otomotif India Akuisisi Norton

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Era kejayaan Norton sebagai merek Inggris tampaknya telah berakhir. Pasalnya, merek motor legendaris asal Britania Raya itu kini telah diakuisisi atau dicaplok oleh perusahaan otomotif asal India, TVS.

TVS Motor Company secara resmi mengumumkan akuisisi itu dan kini telah menjadi bagian dari asetnya. Kekayaan intelektual Norton dimasukkan dalam kesepakatan yang secara teknis memberi TVS keleluasaan mengoptimalkan sumber daya yang ada di Norton.

Jadi apa yang akan dilakukan TVS dengan Norton dan motornya? Jawaban sederhana, sama sekali tidak ada. Laman Media India, Car and Bike, dalam wawancara dengan Direktur Pelaksana Gabungan Perusahaan Motor TVS Sudarshan Venu seperti dikutip JawaPos.com pada Ahad (26/4) mengungkapkan langkah terbaru perusahaan setelah proses akuisisi Norton tuntas.

Baca Juga:  Citilink Pindah Ke Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta

Venu mengungkapkan rencana terbaru TVS untuk pengembangan Norton ke depannya. Diantaranya, mempertahankan unit produksi Norton di Inggris, meskipun tidak lagi dilakukan di Donington Hall. Disebutkan bahwa peralihan kepemilikan perusahaan itu tak membuat karyawannya mundur.

Sebagian besar staf yang ada (desainer, insinyur, pekerja lini produksi dikurangi mantan manajer) akan tetap mempertahankan pekerjaan mereka.

"Tim desain dan tim perakitan yang kuat akan mendatangi kami, dan kami akan berupaya memanfaatkan kekuatan mereka dan bekerja bersama mereka untuk menghasilkan lebih banyak sepeda dari merek bertingkat ini. Di Eropa, lokasi berada di Derby, di Donington Hall. Kami akan segera pindah ke lokasi baru lainnya, di wilayah yang sama," ujar Venu.

Baca Juga:  PNM Gandeng BNNP Riau Ciptakan Generasi Muda Bebas Narkoba

Dia melanjutkan, idenya adalah untuk melanjutkan dengan tim yang sangat berbakat ini untuk mendapatkan merek kembali ke kejayaan aslinya, dan membawanya ke masa depan.

Meskipun memiliki keahlian dalam sepeda motor kecil yang terjangkau yang diproduksi secara massal, TVS tidak memiliki niat untuk menerapkan modelnya ke Norton. Merek legendaris itu akan tetap premium dan akan terus memproduksi sepeda motor ukuran sedang hingga besar. Bahkan menurut TVS, perusahaan akan tetap mengembangkan motor khas Norton yang dikembangkan pada platform 650, 961, dan V4 yang ada.

Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Era kejayaan Norton sebagai merek Inggris tampaknya telah berakhir. Pasalnya, merek motor legendaris asal Britania Raya itu kini telah diakuisisi atau dicaplok oleh perusahaan otomotif asal India, TVS.

TVS Motor Company secara resmi mengumumkan akuisisi itu dan kini telah menjadi bagian dari asetnya. Kekayaan intelektual Norton dimasukkan dalam kesepakatan yang secara teknis memberi TVS keleluasaan mengoptimalkan sumber daya yang ada di Norton.

Jadi apa yang akan dilakukan TVS dengan Norton dan motornya? Jawaban sederhana, sama sekali tidak ada. Laman Media India, Car and Bike, dalam wawancara dengan Direktur Pelaksana Gabungan Perusahaan Motor TVS Sudarshan Venu seperti dikutip JawaPos.com pada Ahad (26/4) mengungkapkan langkah terbaru perusahaan setelah proses akuisisi Norton tuntas.

Baca Juga:  Bank BJB Sesuaikan Jam Operasional Layanan Kas selama PPKM Darurat

Venu mengungkapkan rencana terbaru TVS untuk pengembangan Norton ke depannya. Diantaranya, mempertahankan unit produksi Norton di Inggris, meskipun tidak lagi dilakukan di Donington Hall. Disebutkan bahwa peralihan kepemilikan perusahaan itu tak membuat karyawannya mundur.

Sebagian besar staf yang ada (desainer, insinyur, pekerja lini produksi dikurangi mantan manajer) akan tetap mempertahankan pekerjaan mereka.

"Tim desain dan tim perakitan yang kuat akan mendatangi kami, dan kami akan berupaya memanfaatkan kekuatan mereka dan bekerja bersama mereka untuk menghasilkan lebih banyak sepeda dari merek bertingkat ini. Di Eropa, lokasi berada di Derby, di Donington Hall. Kami akan segera pindah ke lokasi baru lainnya, di wilayah yang sama," ujar Venu.

Baca Juga:  Bank BJB Dapat Penghargaan The Most Resilient Regional Bank 2021

Dia melanjutkan, idenya adalah untuk melanjutkan dengan tim yang sangat berbakat ini untuk mendapatkan merek kembali ke kejayaan aslinya, dan membawanya ke masa depan.

Meskipun memiliki keahlian dalam sepeda motor kecil yang terjangkau yang diproduksi secara massal, TVS tidak memiliki niat untuk menerapkan modelnya ke Norton. Merek legendaris itu akan tetap premium dan akan terus memproduksi sepeda motor ukuran sedang hingga besar. Bahkan menurut TVS, perusahaan akan tetap mengembangkan motor khas Norton yang dikembangkan pada platform 650, 961, dan V4 yang ada.

Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Raksasa Otomotif India Akuisisi Norton

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Era kejayaan Norton sebagai merek Inggris tampaknya telah berakhir. Pasalnya, merek motor legendaris asal Britania Raya itu kini telah diakuisisi atau dicaplok oleh perusahaan otomotif asal India, TVS.

TVS Motor Company secara resmi mengumumkan akuisisi itu dan kini telah menjadi bagian dari asetnya. Kekayaan intelektual Norton dimasukkan dalam kesepakatan yang secara teknis memberi TVS keleluasaan mengoptimalkan sumber daya yang ada di Norton.

Jadi apa yang akan dilakukan TVS dengan Norton dan motornya? Jawaban sederhana, sama sekali tidak ada. Laman Media India, Car and Bike, dalam wawancara dengan Direktur Pelaksana Gabungan Perusahaan Motor TVS Sudarshan Venu seperti dikutip JawaPos.com pada Ahad (26/4) mengungkapkan langkah terbaru perusahaan setelah proses akuisisi Norton tuntas.

Baca Juga:  Harga Suzuki Wagon R Bahan Bakar Gas hanya Rp100 Jutaan

Venu mengungkapkan rencana terbaru TVS untuk pengembangan Norton ke depannya. Diantaranya, mempertahankan unit produksi Norton di Inggris, meskipun tidak lagi dilakukan di Donington Hall. Disebutkan bahwa peralihan kepemilikan perusahaan itu tak membuat karyawannya mundur.

Sebagian besar staf yang ada (desainer, insinyur, pekerja lini produksi dikurangi mantan manajer) akan tetap mempertahankan pekerjaan mereka.

"Tim desain dan tim perakitan yang kuat akan mendatangi kami, dan kami akan berupaya memanfaatkan kekuatan mereka dan bekerja bersama mereka untuk menghasilkan lebih banyak sepeda dari merek bertingkat ini. Di Eropa, lokasi berada di Derby, di Donington Hall. Kami akan segera pindah ke lokasi baru lainnya, di wilayah yang sama," ujar Venu.

Baca Juga:  Sri Mulyani: Keuangan Negara Membaik

Dia melanjutkan, idenya adalah untuk melanjutkan dengan tim yang sangat berbakat ini untuk mendapatkan merek kembali ke kejayaan aslinya, dan membawanya ke masa depan.

Meskipun memiliki keahlian dalam sepeda motor kecil yang terjangkau yang diproduksi secara massal, TVS tidak memiliki niat untuk menerapkan modelnya ke Norton. Merek legendaris itu akan tetap premium dan akan terus memproduksi sepeda motor ukuran sedang hingga besar. Bahkan menurut TVS, perusahaan akan tetap mengembangkan motor khas Norton yang dikembangkan pada platform 650, 961, dan V4 yang ada.

Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Era kejayaan Norton sebagai merek Inggris tampaknya telah berakhir. Pasalnya, merek motor legendaris asal Britania Raya itu kini telah diakuisisi atau dicaplok oleh perusahaan otomotif asal India, TVS.

TVS Motor Company secara resmi mengumumkan akuisisi itu dan kini telah menjadi bagian dari asetnya. Kekayaan intelektual Norton dimasukkan dalam kesepakatan yang secara teknis memberi TVS keleluasaan mengoptimalkan sumber daya yang ada di Norton.

Jadi apa yang akan dilakukan TVS dengan Norton dan motornya? Jawaban sederhana, sama sekali tidak ada. Laman Media India, Car and Bike, dalam wawancara dengan Direktur Pelaksana Gabungan Perusahaan Motor TVS Sudarshan Venu seperti dikutip JawaPos.com pada Ahad (26/4) mengungkapkan langkah terbaru perusahaan setelah proses akuisisi Norton tuntas.

Baca Juga:  PLN UIWRKR Raih ISO 37001:2016

Venu mengungkapkan rencana terbaru TVS untuk pengembangan Norton ke depannya. Diantaranya, mempertahankan unit produksi Norton di Inggris, meskipun tidak lagi dilakukan di Donington Hall. Disebutkan bahwa peralihan kepemilikan perusahaan itu tak membuat karyawannya mundur.

Sebagian besar staf yang ada (desainer, insinyur, pekerja lini produksi dikurangi mantan manajer) akan tetap mempertahankan pekerjaan mereka.

"Tim desain dan tim perakitan yang kuat akan mendatangi kami, dan kami akan berupaya memanfaatkan kekuatan mereka dan bekerja bersama mereka untuk menghasilkan lebih banyak sepeda dari merek bertingkat ini. Di Eropa, lokasi berada di Derby, di Donington Hall. Kami akan segera pindah ke lokasi baru lainnya, di wilayah yang sama," ujar Venu.

Baca Juga:  Bank BJB Dapat Penghargaan The Most Resilient Regional Bank 2021

Dia melanjutkan, idenya adalah untuk melanjutkan dengan tim yang sangat berbakat ini untuk mendapatkan merek kembali ke kejayaan aslinya, dan membawanya ke masa depan.

Meskipun memiliki keahlian dalam sepeda motor kecil yang terjangkau yang diproduksi secara massal, TVS tidak memiliki niat untuk menerapkan modelnya ke Norton. Merek legendaris itu akan tetap premium dan akan terus memproduksi sepeda motor ukuran sedang hingga besar. Bahkan menurut TVS, perusahaan akan tetap mengembangkan motor khas Norton yang dikembangkan pada platform 650, 961, dan V4 yang ada.

Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari