RENGAT (RIAUPOS.CO) – Bupati Indragiri Hulu (Inhu), Ade Agus Hartanto SSos MSi, memberikan penegasan kepada para kepala sekolah (kepsek) agar tidak melakukan pungutan liar (pungli) dan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
Pesan tersebut disampaikan Ade Agus saat memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kepala sekolah serta koordinator wilayah (korwil) di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Inhu, Kamis (1/10/2026).
Sebanyak 240 pejabat yang dilantik terdiri atas 8 Kepala TK, 189 Kepala SDN, 50 Kepala SMPN, serta 13 Korwil Kecamatan Disdikbud Inhu.
“Nanti di tempat tugas yang baru, rapikan administrasi dan beri batas antara pejabat lama dengan yang baru agar nampak capaian yang diraih serta jangan melakukan pungli,” tegas Ade Agus Hartanto.
Dalam kesempatan tersebut, Ade Agus menegaskan bahwa proses pengangkatan jabatan ini murni tanpa pungutan biaya. Ia meminta siapapun yang menemukan oknum meminta imbalan untuk segera melapor.
Bupati juga mengimbau para kepsek untuk mengawal program pengadaan baju seragam peserta didik yang telah dialokasikan anggaran daerah. Di samping itu, sebanyak 68 sekolah di Inhu menerima program revitalisasi fisik secara swakelola pada tahun 2026.
“Untuk kegiatan revitalisasi itu, jangan ada kepsek yang menjadi kontraktor dalam pelaksanaannya,” pintanya.
Sebagai bentuk komitmen kesejahteraan tenaga pendidik, Pemkab Inhu terus mengupayakan pembenahan sistem penggajian agar dapat dicairkan tepat waktu setiap tanggal 1, serta mempermudah skema absensi kehadiran guru dan kepala sekolah.(kas)
RENGAT (RIAUPOS.CO) – Bupati Indragiri Hulu (Inhu), Ade Agus Hartanto SSos MSi, memberikan penegasan kepada para kepala sekolah (kepsek) agar tidak melakukan pungutan liar (pungli) dan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
Pesan tersebut disampaikan Ade Agus saat memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kepala sekolah serta koordinator wilayah (korwil) di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Inhu, Kamis (1/10/2026).
Sebanyak 240 pejabat yang dilantik terdiri atas 8 Kepala TK, 189 Kepala SDN, 50 Kepala SMPN, serta 13 Korwil Kecamatan Disdikbud Inhu.
“Nanti di tempat tugas yang baru, rapikan administrasi dan beri batas antara pejabat lama dengan yang baru agar nampak capaian yang diraih serta jangan melakukan pungli,” tegas Ade Agus Hartanto.
Dalam kesempatan tersebut, Ade Agus menegaskan bahwa proses pengangkatan jabatan ini murni tanpa pungutan biaya. Ia meminta siapapun yang menemukan oknum meminta imbalan untuk segera melapor.
Bupati juga mengimbau para kepsek untuk mengawal program pengadaan baju seragam peserta didik yang telah dialokasikan anggaran daerah. Di samping itu, sebanyak 68 sekolah di Inhu menerima program revitalisasi fisik secara swakelola pada tahun 2026.
“Untuk kegiatan revitalisasi itu, jangan ada kepsek yang menjadi kontraktor dalam pelaksanaannya,” pintanya.
Sebagai bentuk komitmen kesejahteraan tenaga pendidik, Pemkab Inhu terus mengupayakan pembenahan sistem penggajian agar dapat dicairkan tepat waktu setiap tanggal 1, serta mempermudah skema absensi kehadiran guru dan kepala sekolah.(kas)