TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kuantan Singingi menggelar razia mendadak berupa tes urine di sejumlah hunian dan penginapan di Telukkuantan, Kecamatan Kuantan Tengah, Jumat (13/2), dan mendapati tujuh orang positif narkoba.
Razia ini menyasar lingkungan masyarakat, mulai dari rumah tinggal, rumah kos, hingga penginapan yang dinilai rawan penyalahgunaan narkotika. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menciptakan suasana kondusif dan lingkungan yang bersih dari narkoba.
Kegiatan dilaksanakan secara kolaboratif dengan melibatkan tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M), tim pemberantasan, serta tim rehabilitasi BNNK Kuantan Singingi. Operasi dipimpin langsung Kepala BNNK Kuantan Singingi, AKBP Usril SH MH.
“Kegiatan ini sengaja kami laksanakan menjelang Ramadan 1447 H. Tujuannya agar masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan nyaman, dalam lingkungan yang bersih dari pengaruh narkotika,” ujar AKBP Usril, Sabtu (14/2).
Dalam pelaksanaannya, petugas menyisir sejumlah titik strategis di wilayah Telukkuantan yang dianggap memiliki tingkat kerawanan tinggi. Selain memeriksa identitas penghuni, petugas juga meminta mereka menjalani tes urine di lokasi.
Menurut AKBP Usril, deteksi dini di hunian dan penginapan sangat penting karena lokasi tersebut kerap luput dari pengawasan masyarakat sekitar. Kehadiran petugas diharapkan memberi efek jera sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjauhi narkoba.
“Dari hasil tes urine di lapangan, kami mendapati tujuh orang positif menggunakan zat narkotika. Terdiri dari tiga laki-laki dan empat perempuan,” ungkapnya.
Ketujuh orang tersebut selanjutnya diarahkan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan oleh tim rehabilitasi dan pemberantasan guna menentukan langkah penanganan berikutnya, baik melalui proses hukum maupun rehabilitasi medis.

