Selasa, 8 September 2026
- Advertisement -

Tambahan 6 PLTD Baru, Kapasitas Listrik Meranti Kini 19,8 MW

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Upaya memperkuat pasokan listrik di Kepulauan Meranti terus dilakukan. ULP PLN Selatpanjang kembali mendatangkan enam unit mesin pembangkit baru pada Sabtu (15/11). Tambahan ini membuat kapasitas daya meningkat signifikan dan memastikan suplai listrik berada pada kondisi aman.

Manager ULP PLN Selatpanjang, Dalie Priasmoro, mengatakan bahwa keenam mesin tersebut merupakan bagian dari pendistribusian tahap kedua. Sebelumnya, dua unit pembangkit telah tiba dan beroperasi pada 3 November 2025.

“Enam unit baru tiba kemarin. Saat ini delapan unit tersebut sedang melalui proses loading secara bertahap ke pondasi yang sudah kami siapkan beberapa bulan lalu,” ujarnya.

Setiap unit PLTD memiliki kapasitas 850 kilowatt. Enam mesin yang baru datang menambah daya hingga 5,1 megawatt, sementara dua unit sebelumnya menyumbang 1,7 megawatt.

Baca Juga:  Tiga Hari Dicari, Satu Korban Kapal Tenggelam Ditemukan Tewas, Satu Masih Hilang

“Semua pembangkit baru ini ditargetkan terintegrasi pada awal Desember 2025,” tambah Dalie.

Peningkatan kapasitas ini membuat daya mampu PLN Selatpanjang melonjak. Pembangkit lama yang masih dalam kondisi baik mampu menghasilkan sekitar 13 megawatt. Dengan tambahan mesin baru total 6,8 megawatt, kapasitas keseluruhan diproyeksikan mencapai 19,8 megawatt—jauh di atas beban puncak 13,2 megawatt.

“Mulai Desember nanti, kapasitas pembangkit kita bukan hanya aman, tapi sudah surplus. Krisis listrik bisa dipastikan berakhir,” tegasnya.

Dalie turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas krisis listrik yang sempat terjadi. Ia mengakui tingginya beban puncak dan keterbatasan mesin sebelumnya membuat pasokan tidak stabil.

“Dukungan pemerintah daerah, aparat, pelanggan, dan masyarakat sangat berarti bagi kami. PLN berkomitmen memberikan layanan terbaik dan menjaga pasokan listrik tetap stabil ke depannya,” tutup Dalie.

Baca Juga:  Jumlah Penumpang Tanjung Harapan Menurun

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Upaya memperkuat pasokan listrik di Kepulauan Meranti terus dilakukan. ULP PLN Selatpanjang kembali mendatangkan enam unit mesin pembangkit baru pada Sabtu (15/11). Tambahan ini membuat kapasitas daya meningkat signifikan dan memastikan suplai listrik berada pada kondisi aman.

Manager ULP PLN Selatpanjang, Dalie Priasmoro, mengatakan bahwa keenam mesin tersebut merupakan bagian dari pendistribusian tahap kedua. Sebelumnya, dua unit pembangkit telah tiba dan beroperasi pada 3 November 2025.

“Enam unit baru tiba kemarin. Saat ini delapan unit tersebut sedang melalui proses loading secara bertahap ke pondasi yang sudah kami siapkan beberapa bulan lalu,” ujarnya.

Setiap unit PLTD memiliki kapasitas 850 kilowatt. Enam mesin yang baru datang menambah daya hingga 5,1 megawatt, sementara dua unit sebelumnya menyumbang 1,7 megawatt.

Baca Juga:  Pemkab Inhil Mulai Verifikasi Data Pedagang Pasar Yos Sudarso Jelang Relokasi

“Semua pembangkit baru ini ditargetkan terintegrasi pada awal Desember 2025,” tambah Dalie.

- Advertisement -

Peningkatan kapasitas ini membuat daya mampu PLN Selatpanjang melonjak. Pembangkit lama yang masih dalam kondisi baik mampu menghasilkan sekitar 13 megawatt. Dengan tambahan mesin baru total 6,8 megawatt, kapasitas keseluruhan diproyeksikan mencapai 19,8 megawatt—jauh di atas beban puncak 13,2 megawatt.

“Mulai Desember nanti, kapasitas pembangkit kita bukan hanya aman, tapi sudah surplus. Krisis listrik bisa dipastikan berakhir,” tegasnya.

- Advertisement -

Dalie turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas krisis listrik yang sempat terjadi. Ia mengakui tingginya beban puncak dan keterbatasan mesin sebelumnya membuat pasokan tidak stabil.

“Dukungan pemerintah daerah, aparat, pelanggan, dan masyarakat sangat berarti bagi kami. PLN berkomitmen memberikan layanan terbaik dan menjaga pasokan listrik tetap stabil ke depannya,” tutup Dalie.

Baca Juga:  Teror Monyet Liar Makin Meresahkan, Warga Tembilahan Diminta Tak Menangkap Sendiri
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Upaya memperkuat pasokan listrik di Kepulauan Meranti terus dilakukan. ULP PLN Selatpanjang kembali mendatangkan enam unit mesin pembangkit baru pada Sabtu (15/11). Tambahan ini membuat kapasitas daya meningkat signifikan dan memastikan suplai listrik berada pada kondisi aman.

Manager ULP PLN Selatpanjang, Dalie Priasmoro, mengatakan bahwa keenam mesin tersebut merupakan bagian dari pendistribusian tahap kedua. Sebelumnya, dua unit pembangkit telah tiba dan beroperasi pada 3 November 2025.

“Enam unit baru tiba kemarin. Saat ini delapan unit tersebut sedang melalui proses loading secara bertahap ke pondasi yang sudah kami siapkan beberapa bulan lalu,” ujarnya.

Setiap unit PLTD memiliki kapasitas 850 kilowatt. Enam mesin yang baru datang menambah daya hingga 5,1 megawatt, sementara dua unit sebelumnya menyumbang 1,7 megawatt.

Baca Juga:  Kasus DBD, Balita Dua Tahun Meninggal Dunia

“Semua pembangkit baru ini ditargetkan terintegrasi pada awal Desember 2025,” tambah Dalie.

Peningkatan kapasitas ini membuat daya mampu PLN Selatpanjang melonjak. Pembangkit lama yang masih dalam kondisi baik mampu menghasilkan sekitar 13 megawatt. Dengan tambahan mesin baru total 6,8 megawatt, kapasitas keseluruhan diproyeksikan mencapai 19,8 megawatt—jauh di atas beban puncak 13,2 megawatt.

“Mulai Desember nanti, kapasitas pembangkit kita bukan hanya aman, tapi sudah surplus. Krisis listrik bisa dipastikan berakhir,” tegasnya.

Dalie turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas krisis listrik yang sempat terjadi. Ia mengakui tingginya beban puncak dan keterbatasan mesin sebelumnya membuat pasokan tidak stabil.

“Dukungan pemerintah daerah, aparat, pelanggan, dan masyarakat sangat berarti bagi kami. PLN berkomitmen memberikan layanan terbaik dan menjaga pasokan listrik tetap stabil ke depannya,” tutup Dalie.

Baca Juga:  Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari