Jumat, 9 Mei 2025
spot_img

BBKSDA Telusuri Induknya

Bayi Gajah Terpisah di Kampar

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Seekor bayi gajah Sumatera (Elephas Maximus Sumatranus) terekam kamera amatir warga sedang hilir mudik di perkebunan sawit Desa Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar.

Gajah yang diperkirakan baru berusia dua bulan itu pertama kali dilihat warga sekitar pada Ahad (9/3) lalu. Sendirian, tanpa induk dan kawanan, gajah ini terlihat mengekor atau mengikuti jika ada pengendara yang melintas.

Kelucuan tingkah bayi gajah ini dengan cepat mendapat perhatian masyarakat dan informasi pun tiba ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.

Hingga evakuasi terhadap bayi gajah berjenis kelamin jantan itu dilakukan pada Senin (10/3).

Kepala BBSKDA Riau Genman S Hasibuan menjelaskan, menurut warga yang melihat pertama kali, bayi gajah Sumatera itu awalnya tersesat di kebun sawit warga. Namun ia ditinggalkan oleh induknya yang terus bergerak menjauh bersama dengan kelompok gajah lainnya.

Baca Juga:  Penerima Kuota Internet Turun 5,3 Juta Orang

‘’Saat ini tim berupaya untuk mencari induk dan kelompoknya agar satwa tersebut dapat segera dilepas liarkan kembali dan bergabung dengan kelompok di habitat alaminya,’’ sebut Genman, Rabu (12/3).

Hasil pemeriksaan fisik, kata Genman,  kondisi bayi gajah dalam keadaan sehat namun masih belum bisa mengonsumsi makanan kecuali susu. Diperkirakan usianya masih 2 bulan.

Sementara keberadaan induk dan kawanannya sedang ditelusuri. Bayi gajah berjenis kelamin jantan ini akan dititipkan di Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas. Langkah ini sekaligus sebagai langkah observasi untuk memastikan gajah ini benar-benar sehat.

Genman juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan seluruh pihak yang telah mendukung keberhasilan proses evakuasi anak gajah Sumatera tersebut. Ia menegaskan gajah merupakan satwa dilindungi dan dilarang berbuat anarkis, bahkan dilarang memasang jerat di wilayah habitatnya.(end)

Baca Juga:  Tim Satgas Tingkatkan Pengawasan PTM di Sekolah

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Seekor bayi gajah Sumatera (Elephas Maximus Sumatranus) terekam kamera amatir warga sedang hilir mudik di perkebunan sawit Desa Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar.

Gajah yang diperkirakan baru berusia dua bulan itu pertama kali dilihat warga sekitar pada Ahad (9/3) lalu. Sendirian, tanpa induk dan kawanan, gajah ini terlihat mengekor atau mengikuti jika ada pengendara yang melintas.

Kelucuan tingkah bayi gajah ini dengan cepat mendapat perhatian masyarakat dan informasi pun tiba ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.

Hingga evakuasi terhadap bayi gajah berjenis kelamin jantan itu dilakukan pada Senin (10/3).

Kepala BBSKDA Riau Genman S Hasibuan menjelaskan, menurut warga yang melihat pertama kali, bayi gajah Sumatera itu awalnya tersesat di kebun sawit warga. Namun ia ditinggalkan oleh induknya yang terus bergerak menjauh bersama dengan kelompok gajah lainnya.

Baca Juga:  Kubu 02 Berharap Putusan Lebih Progresif

‘’Saat ini tim berupaya untuk mencari induk dan kelompoknya agar satwa tersebut dapat segera dilepas liarkan kembali dan bergabung dengan kelompok di habitat alaminya,’’ sebut Genman, Rabu (12/3).

Hasil pemeriksaan fisik, kata Genman,  kondisi bayi gajah dalam keadaan sehat namun masih belum bisa mengonsumsi makanan kecuali susu. Diperkirakan usianya masih 2 bulan.

Sementara keberadaan induk dan kawanannya sedang ditelusuri. Bayi gajah berjenis kelamin jantan ini akan dititipkan di Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas. Langkah ini sekaligus sebagai langkah observasi untuk memastikan gajah ini benar-benar sehat.

Genman juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan seluruh pihak yang telah mendukung keberhasilan proses evakuasi anak gajah Sumatera tersebut. Ia menegaskan gajah merupakan satwa dilindungi dan dilarang berbuat anarkis, bahkan dilarang memasang jerat di wilayah habitatnya.(end)

Baca Juga:  Tunjangan Guru Langsung Masuk ke Rekening
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Seekor bayi gajah Sumatera (Elephas Maximus Sumatranus) terekam kamera amatir warga sedang hilir mudik di perkebunan sawit Desa Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar.

Gajah yang diperkirakan baru berusia dua bulan itu pertama kali dilihat warga sekitar pada Ahad (9/3) lalu. Sendirian, tanpa induk dan kawanan, gajah ini terlihat mengekor atau mengikuti jika ada pengendara yang melintas.

Kelucuan tingkah bayi gajah ini dengan cepat mendapat perhatian masyarakat dan informasi pun tiba ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.

Hingga evakuasi terhadap bayi gajah berjenis kelamin jantan itu dilakukan pada Senin (10/3).

Kepala BBSKDA Riau Genman S Hasibuan menjelaskan, menurut warga yang melihat pertama kali, bayi gajah Sumatera itu awalnya tersesat di kebun sawit warga. Namun ia ditinggalkan oleh induknya yang terus bergerak menjauh bersama dengan kelompok gajah lainnya.

Baca Juga:  Ghayo Onam, Warga Diimbau Menggunakan Roda Dua

‘’Saat ini tim berupaya untuk mencari induk dan kelompoknya agar satwa tersebut dapat segera dilepas liarkan kembali dan bergabung dengan kelompok di habitat alaminya,’’ sebut Genman, Rabu (12/3).

Hasil pemeriksaan fisik, kata Genman,  kondisi bayi gajah dalam keadaan sehat namun masih belum bisa mengonsumsi makanan kecuali susu. Diperkirakan usianya masih 2 bulan.

Sementara keberadaan induk dan kawanannya sedang ditelusuri. Bayi gajah berjenis kelamin jantan ini akan dititipkan di Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas. Langkah ini sekaligus sebagai langkah observasi untuk memastikan gajah ini benar-benar sehat.

Genman juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan seluruh pihak yang telah mendukung keberhasilan proses evakuasi anak gajah Sumatera tersebut. Ia menegaskan gajah merupakan satwa dilindungi dan dilarang berbuat anarkis, bahkan dilarang memasang jerat di wilayah habitatnya.(end)

Baca Juga:  Pernikahan Ditunda, Nikita Willy-Indra Priawan Tak Tahu Kapan Dilaksanakan
spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari