Selasa, 3 Februari 2026
- Advertisement -

Pelajar Meninggal Dunia Terkena Tembakan Senjata  Airgun

BANGKINANG (RIAUPOS.CO)-  Warga Perumahan Kelompok Tani Bina Tiup (KTBT) Desa Koto Tuo, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar mendadak heboh. Seorang pelajar bernama Chyssi Gita Cahyani (12), meninggal terkena tembakan senjata  airgun, Kamis  (12/12) sore.

Pelaku SH (27), warga  Aliantan, Rokan Hulu, sudah  diamankan Polsek  XIII  Koto  Kampar. Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja melalui Kapolsek XIII Koto Kampar AKP Sumaryadi menyampaikan, kejadian bermula saat pelaku SH  mencoba  senjata  airgun  miliknya  jenis  predator  airgun  di  depan rumah.

Saat itu,  pelaku SH sedang  mencoba  menembak  buah  nangka  yang  ada  di  depan  rumahnya serta pelaku SH sudah  menembak sebanyak  empat kali dan bersiap  menembak untuk kelima  kalinya.

Baca Juga:  Bagikan Nasi Kotak ke Tahanan Rutan Polres

Namun,  tiba-tiba  korban Chyssi Gita Cahyani melewati  lokasi  tersebut  sambil  berlari. Karena  terkejut,  Chyssi terjatuh ke tanah  yang  sedang  hujan.

Pelaku SH yang melihat  itu  langsung meletakkan senjatanya dan berlari ke arah  korban untuk membantu.

Namun, ketika SH  mendekati Chyssi, ia melihat  darah  mengalir dari  kepala  korban. Pelaku bersama dengan ibu korban dan  warga lainnya  membawa Chyssi ke  Klinik PT Padasa untuk  mendapatkan  pertolongan.

Karena peralatan  medis  tidak lengkap, Chyssi  dirujuk ke  Rumah Sakit  Umum Daerah (RSUD) Bangkinang.  Namun  nahas,  Chyssi  meninggal  dunia  sebelum  sampai di rumah sakit.

Atas  peristiwa  ini,  pelaku SH diamankan  Polsek  XIII Koto Kampar  dan  dijerat dengan Pasal  359  KUHP  dan  Pasal 1 Ayat (1) UU Darurat  Nomor 12 Tahun 1951.(kom)

Baca Juga:  Bersinergi Bersama Membangun Kampar Lebih Melaju

BANGKINANG (RIAUPOS.CO)-  Warga Perumahan Kelompok Tani Bina Tiup (KTBT) Desa Koto Tuo, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar mendadak heboh. Seorang pelajar bernama Chyssi Gita Cahyani (12), meninggal terkena tembakan senjata  airgun, Kamis  (12/12) sore.

Pelaku SH (27), warga  Aliantan, Rokan Hulu, sudah  diamankan Polsek  XIII  Koto  Kampar. Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja melalui Kapolsek XIII Koto Kampar AKP Sumaryadi menyampaikan, kejadian bermula saat pelaku SH  mencoba  senjata  airgun  miliknya  jenis  predator  airgun  di  depan rumah.

Saat itu,  pelaku SH sedang  mencoba  menembak  buah  nangka  yang  ada  di  depan  rumahnya serta pelaku SH sudah  menembak sebanyak  empat kali dan bersiap  menembak untuk kelima  kalinya.

Baca Juga:  Sampaikan Imbauan Vaksinasi Lansia dan Anak

Namun,  tiba-tiba  korban Chyssi Gita Cahyani melewati  lokasi  tersebut  sambil  berlari. Karena  terkejut,  Chyssi terjatuh ke tanah  yang  sedang  hujan.

Pelaku SH yang melihat  itu  langsung meletakkan senjatanya dan berlari ke arah  korban untuk membantu.

- Advertisement -

Namun, ketika SH  mendekati Chyssi, ia melihat  darah  mengalir dari  kepala  korban. Pelaku bersama dengan ibu korban dan  warga lainnya  membawa Chyssi ke  Klinik PT Padasa untuk  mendapatkan  pertolongan.

Karena peralatan  medis  tidak lengkap, Chyssi  dirujuk ke  Rumah Sakit  Umum Daerah (RSUD) Bangkinang.  Namun  nahas,  Chyssi  meninggal  dunia  sebelum  sampai di rumah sakit.

- Advertisement -

Atas  peristiwa  ini,  pelaku SH diamankan  Polsek  XIII Koto Kampar  dan  dijerat dengan Pasal  359  KUHP  dan  Pasal 1 Ayat (1) UU Darurat  Nomor 12 Tahun 1951.(kom)

Baca Juga:  Pemancing yang Tenggelam di PLTA Ditemukan Tak Bernyawa
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

BANGKINANG (RIAUPOS.CO)-  Warga Perumahan Kelompok Tani Bina Tiup (KTBT) Desa Koto Tuo, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar mendadak heboh. Seorang pelajar bernama Chyssi Gita Cahyani (12), meninggal terkena tembakan senjata  airgun, Kamis  (12/12) sore.

Pelaku SH (27), warga  Aliantan, Rokan Hulu, sudah  diamankan Polsek  XIII  Koto  Kampar. Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja melalui Kapolsek XIII Koto Kampar AKP Sumaryadi menyampaikan, kejadian bermula saat pelaku SH  mencoba  senjata  airgun  miliknya  jenis  predator  airgun  di  depan rumah.

Saat itu,  pelaku SH sedang  mencoba  menembak  buah  nangka  yang  ada  di  depan  rumahnya serta pelaku SH sudah  menembak sebanyak  empat kali dan bersiap  menembak untuk kelima  kalinya.

Baca Juga:  Sekda Minta Penyerapan DAK Setiap Tahun Harus Maksimal

Namun,  tiba-tiba  korban Chyssi Gita Cahyani melewati  lokasi  tersebut  sambil  berlari. Karena  terkejut,  Chyssi terjatuh ke tanah  yang  sedang  hujan.

Pelaku SH yang melihat  itu  langsung meletakkan senjatanya dan berlari ke arah  korban untuk membantu.

Namun, ketika SH  mendekati Chyssi, ia melihat  darah  mengalir dari  kepala  korban. Pelaku bersama dengan ibu korban dan  warga lainnya  membawa Chyssi ke  Klinik PT Padasa untuk  mendapatkan  pertolongan.

Karena peralatan  medis  tidak lengkap, Chyssi  dirujuk ke  Rumah Sakit  Umum Daerah (RSUD) Bangkinang.  Namun  nahas,  Chyssi  meninggal  dunia  sebelum  sampai di rumah sakit.

Atas  peristiwa  ini,  pelaku SH diamankan  Polsek  XIII Koto Kampar  dan  dijerat dengan Pasal  359  KUHP  dan  Pasal 1 Ayat (1) UU Darurat  Nomor 12 Tahun 1951.(kom)

Baca Juga:  Jalin Sinergitas, Kejari dan Dinas PPKBP3A Kerja Sama

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari