Rabu, 4 Maret 2026
- Advertisement -

Bersinergi Cegah Karhutla di Siak

RIAUPOS.CO – Bersinergi mencegah karhutla jauh lebih baik dari pada mengatasinya. Mengatasi karhutla tak hanya tenaga, tapi juga biaya dan waktu yang sangat tersita.

Demikian dikatakan Bupati Siak Alfedri saat mengikuti apel gelar pasukan siaga darurat pencegahan dan penanganan karhutla bersama Wakil Bupati Siak H Husni Merza, Sekda Arfan Usman, Kajari Siak Moch Eko Joko Purnomo, Kapolres AKBP Asep Sujarwadi, Dandim Letkol Riyanto Budi Nugroho dan pihak terkait lainnya di halaman Kantor Bupati Siak,  Senin (18/3).

Menurut bupati, kemarau 2024 diprediksi akan lebih kering dibandingkan 2023. Hal ini berdasarkan penjelasan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).  “Ini tentu menjadi perhatian serius bagi semua, terutama kaitannya dengan potensi terjadinya karhutla,” ucap bupati.

Baca Juga:  Ribuan Balita di Siak Peroleh Bantuan Stunting

Bupati mengungkapkan sejumlah upaya yang telah dilakukan, seperti patroli terpadu, sosialisasi dan upaya lainnya dalam mencegah terjadinya karhutla. Penting mengedukasi masyarakat, serta penyediaan sarana dan prasarana penanggulangan karhutla sejauh ini menunjukkan hasil yang positif. Meski demikian, tidak boleh lengah.

“Mari terus meningkatkan upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla dengan bersinergi,” ajak bupati.

Bupati juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan kewaspadaan dalam menghadapi karhutla di Kabupaten Siak.

Bupati mengajak semua pihak meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada pihak berwajib jika melihat atau mengetahui adanya potensi terjadinya karhutla.

Kapolres Siak Asep Sujarwadi mengatakan, situasi kali ini unik, karena dimulai saat Ramadan, dilanjutkan dengan Idulfitri dan cuti bersama. Kapolres mengingatkan seluruh lapisan masyarakat untuk selalu siaga.

Baca Juga:  Pramuka Karakter Bangsa, Lahirkan Generasi Terbaik

Dalam situasi tersebut diminta kepada seluruh jajaran TNI Polri, sukarelawan, pemda, serta perangkat kecamatan, kelurahan dan desa untuk melaksanakan siaga 1.

Dandim 0322/Siak Letkol Arh Riyanto Budi Nugroho mengajak seluruh masyarakat lebih mewaspadai karhutla dan bersama-sama mencegahnya.

El Nino memang sudah lewat, tetapi La Nina telah menjemput, jadi setelah ini ancaman yang akan dihadapi adalah La Nina, yaitu potensi adanya panas yang berlebih.(ifr)

RIAUPOS.CO – Bersinergi mencegah karhutla jauh lebih baik dari pada mengatasinya. Mengatasi karhutla tak hanya tenaga, tapi juga biaya dan waktu yang sangat tersita.

Demikian dikatakan Bupati Siak Alfedri saat mengikuti apel gelar pasukan siaga darurat pencegahan dan penanganan karhutla bersama Wakil Bupati Siak H Husni Merza, Sekda Arfan Usman, Kajari Siak Moch Eko Joko Purnomo, Kapolres AKBP Asep Sujarwadi, Dandim Letkol Riyanto Budi Nugroho dan pihak terkait lainnya di halaman Kantor Bupati Siak,  Senin (18/3).

Menurut bupati, kemarau 2024 diprediksi akan lebih kering dibandingkan 2023. Hal ini berdasarkan penjelasan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).  “Ini tentu menjadi perhatian serius bagi semua, terutama kaitannya dengan potensi terjadinya karhutla,” ucap bupati.

Baca Juga:  Ribuan Balita di Siak Peroleh Bantuan Stunting

Bupati mengungkapkan sejumlah upaya yang telah dilakukan, seperti patroli terpadu, sosialisasi dan upaya lainnya dalam mencegah terjadinya karhutla. Penting mengedukasi masyarakat, serta penyediaan sarana dan prasarana penanggulangan karhutla sejauh ini menunjukkan hasil yang positif. Meski demikian, tidak boleh lengah.

“Mari terus meningkatkan upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla dengan bersinergi,” ajak bupati.

- Advertisement -

Bupati juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan kewaspadaan dalam menghadapi karhutla di Kabupaten Siak.

Bupati mengajak semua pihak meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada pihak berwajib jika melihat atau mengetahui adanya potensi terjadinya karhutla.

- Advertisement -

Kapolres Siak Asep Sujarwadi mengatakan, situasi kali ini unik, karena dimulai saat Ramadan, dilanjutkan dengan Idulfitri dan cuti bersama. Kapolres mengingatkan seluruh lapisan masyarakat untuk selalu siaga.

Baca Juga:  Seminar Digital Marketing UMKM Proker Mahasiswa Kukerta Unri di Kampung Dayun

Dalam situasi tersebut diminta kepada seluruh jajaran TNI Polri, sukarelawan, pemda, serta perangkat kecamatan, kelurahan dan desa untuk melaksanakan siaga 1.

Dandim 0322/Siak Letkol Arh Riyanto Budi Nugroho mengajak seluruh masyarakat lebih mewaspadai karhutla dan bersama-sama mencegahnya.

El Nino memang sudah lewat, tetapi La Nina telah menjemput, jadi setelah ini ancaman yang akan dihadapi adalah La Nina, yaitu potensi adanya panas yang berlebih.(ifr)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

RIAUPOS.CO – Bersinergi mencegah karhutla jauh lebih baik dari pada mengatasinya. Mengatasi karhutla tak hanya tenaga, tapi juga biaya dan waktu yang sangat tersita.

Demikian dikatakan Bupati Siak Alfedri saat mengikuti apel gelar pasukan siaga darurat pencegahan dan penanganan karhutla bersama Wakil Bupati Siak H Husni Merza, Sekda Arfan Usman, Kajari Siak Moch Eko Joko Purnomo, Kapolres AKBP Asep Sujarwadi, Dandim Letkol Riyanto Budi Nugroho dan pihak terkait lainnya di halaman Kantor Bupati Siak,  Senin (18/3).

Menurut bupati, kemarau 2024 diprediksi akan lebih kering dibandingkan 2023. Hal ini berdasarkan penjelasan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).  “Ini tentu menjadi perhatian serius bagi semua, terutama kaitannya dengan potensi terjadinya karhutla,” ucap bupati.

Baca Juga:  Sidang Pelanggar Prokes di Siak, Bayar Denda Rp50 Ribu

Bupati mengungkapkan sejumlah upaya yang telah dilakukan, seperti patroli terpadu, sosialisasi dan upaya lainnya dalam mencegah terjadinya karhutla. Penting mengedukasi masyarakat, serta penyediaan sarana dan prasarana penanggulangan karhutla sejauh ini menunjukkan hasil yang positif. Meski demikian, tidak boleh lengah.

“Mari terus meningkatkan upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla dengan bersinergi,” ajak bupati.

Bupati juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan kewaspadaan dalam menghadapi karhutla di Kabupaten Siak.

Bupati mengajak semua pihak meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada pihak berwajib jika melihat atau mengetahui adanya potensi terjadinya karhutla.

Kapolres Siak Asep Sujarwadi mengatakan, situasi kali ini unik, karena dimulai saat Ramadan, dilanjutkan dengan Idulfitri dan cuti bersama. Kapolres mengingatkan seluruh lapisan masyarakat untuk selalu siaga.

Baca Juga:  Ketua DPRD Siak: Jangan Ambil Kesempatan

Dalam situasi tersebut diminta kepada seluruh jajaran TNI Polri, sukarelawan, pemda, serta perangkat kecamatan, kelurahan dan desa untuk melaksanakan siaga 1.

Dandim 0322/Siak Letkol Arh Riyanto Budi Nugroho mengajak seluruh masyarakat lebih mewaspadai karhutla dan bersama-sama mencegahnya.

El Nino memang sudah lewat, tetapi La Nina telah menjemput, jadi setelah ini ancaman yang akan dihadapi adalah La Nina, yaitu potensi adanya panas yang berlebih.(ifr)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari