Jumat, 11 September 2026
- Advertisement -

Sungai Cenaku Meluap

Sejumlah Rumah Warga Terendam

RENGAT (RIAUPOS.CO) – SEJUMLAH rumah warga di Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) terendam banjir. Tidak itu saja, fasilitas umum seperti Jalan Lintas Selatan juga digenangi banjir tetapi masih bisa dilewati kendaraan.

Banjir yang merendam di daerah itu, terjadi sejak Sabtu (17/2) kemarin hingga Senin (19/2). ‘’Banjir yang terjadi karena Sungai Cenaku meluap akibat hujan yang terjadi cukup deras dan lama pada Sabtu (17/2),’’ ujar Kepala Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD), Mulyadi SSos, Senin (19/2).

Banjir yang terjadi merendam sejumlah rumah di Desa Kilan, Pejangki, Bandar Padang dan Kelurahan Pangkalan Kasai. Namun sejauh ini, belum ada warga yang mengungsi.

Baca Juga:  Warga Terdampak Banjir Terima Sembako

Banjir yang terjadi di daerah itu, sambungnya, sudah tergolong sering terjadi. ‘’Apabila hujan cukup lebat di bagian hulu, akan berdampak banjir di bagian hilir Sungai Cenaku,’’ ungkapnya.

Banjir yang terjadi, tambahnya, tidak akan berlangsung lama apabila di bagian hulu tidak diguyur hujan. Namun demikian, kepada warga yang berada di daerah aliran Sungai Cenaku hendaknya tetap waspada.

Sungai Cenaku dengan lebar sekitar 12 meter itu bermuara ke Sungai Indragiri di Kecamatan Kuala Cenaku. ‘’Sejak kemarin tidak terjadi hujan dan diperkirakan banjir segara akan surut,’’ tambahnya.

Atas banjir yang terjadi, pihak KPBD Inhu terus melakukan patroli di sepanjang wilayah terdampak banjir. Kemudian, KPBD juga mengimbau warga terutama yang memiliki anak-anak agar tidak bermain banjir.

Baca Juga:  31 Pj Kepala Desa di 10 Kecamatan Pemkab Inhu Dilantik

Lebih jauh disampaikannya, apabila terjadi banjir yang lebih besar atau kejadian di luar perkiraan, warga atau pemerintahan desa agar melaporkan kepada KPBD atau kantor kecamatan. ‘’KPBD juga membuka posko pengaduan di kantor Camat Batang Cenaku,’’ terangnya.(hen)

Laporan KASMEDI, Rengat

RENGAT (RIAUPOS.CO) – SEJUMLAH rumah warga di Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) terendam banjir. Tidak itu saja, fasilitas umum seperti Jalan Lintas Selatan juga digenangi banjir tetapi masih bisa dilewati kendaraan.

Banjir yang merendam di daerah itu, terjadi sejak Sabtu (17/2) kemarin hingga Senin (19/2). ‘’Banjir yang terjadi karena Sungai Cenaku meluap akibat hujan yang terjadi cukup deras dan lama pada Sabtu (17/2),’’ ujar Kepala Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD), Mulyadi SSos, Senin (19/2).

Banjir yang terjadi merendam sejumlah rumah di Desa Kilan, Pejangki, Bandar Padang dan Kelurahan Pangkalan Kasai. Namun sejauh ini, belum ada warga yang mengungsi.

Baca Juga:  Jelang Musrenbang Kabupaten, Pemkab Inhu Gelar FKP

Banjir yang terjadi di daerah itu, sambungnya, sudah tergolong sering terjadi. ‘’Apabila hujan cukup lebat di bagian hulu, akan berdampak banjir di bagian hilir Sungai Cenaku,’’ ungkapnya.

Banjir yang terjadi, tambahnya, tidak akan berlangsung lama apabila di bagian hulu tidak diguyur hujan. Namun demikian, kepada warga yang berada di daerah aliran Sungai Cenaku hendaknya tetap waspada.

- Advertisement -

Sungai Cenaku dengan lebar sekitar 12 meter itu bermuara ke Sungai Indragiri di Kecamatan Kuala Cenaku. ‘’Sejak kemarin tidak terjadi hujan dan diperkirakan banjir segara akan surut,’’ tambahnya.

Atas banjir yang terjadi, pihak KPBD Inhu terus melakukan patroli di sepanjang wilayah terdampak banjir. Kemudian, KPBD juga mengimbau warga terutama yang memiliki anak-anak agar tidak bermain banjir.

- Advertisement -
Baca Juga:  Pemkab Inhu Usulkan 600 Formasi PPPK untuk Formasi 2024

Lebih jauh disampaikannya, apabila terjadi banjir yang lebih besar atau kejadian di luar perkiraan, warga atau pemerintahan desa agar melaporkan kepada KPBD atau kantor kecamatan. ‘’KPBD juga membuka posko pengaduan di kantor Camat Batang Cenaku,’’ terangnya.(hen)

Laporan KASMEDI, Rengat

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

RENGAT (RIAUPOS.CO) – SEJUMLAH rumah warga di Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) terendam banjir. Tidak itu saja, fasilitas umum seperti Jalan Lintas Selatan juga digenangi banjir tetapi masih bisa dilewati kendaraan.

Banjir yang merendam di daerah itu, terjadi sejak Sabtu (17/2) kemarin hingga Senin (19/2). ‘’Banjir yang terjadi karena Sungai Cenaku meluap akibat hujan yang terjadi cukup deras dan lama pada Sabtu (17/2),’’ ujar Kepala Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD), Mulyadi SSos, Senin (19/2).

Banjir yang terjadi merendam sejumlah rumah di Desa Kilan, Pejangki, Bandar Padang dan Kelurahan Pangkalan Kasai. Namun sejauh ini, belum ada warga yang mengungsi.

Baca Juga:  Polres Inhu Tes Urine Puluhan Sopir Truk

Banjir yang terjadi di daerah itu, sambungnya, sudah tergolong sering terjadi. ‘’Apabila hujan cukup lebat di bagian hulu, akan berdampak banjir di bagian hilir Sungai Cenaku,’’ ungkapnya.

Banjir yang terjadi, tambahnya, tidak akan berlangsung lama apabila di bagian hulu tidak diguyur hujan. Namun demikian, kepada warga yang berada di daerah aliran Sungai Cenaku hendaknya tetap waspada.

Sungai Cenaku dengan lebar sekitar 12 meter itu bermuara ke Sungai Indragiri di Kecamatan Kuala Cenaku. ‘’Sejak kemarin tidak terjadi hujan dan diperkirakan banjir segara akan surut,’’ tambahnya.

Atas banjir yang terjadi, pihak KPBD Inhu terus melakukan patroli di sepanjang wilayah terdampak banjir. Kemudian, KPBD juga mengimbau warga terutama yang memiliki anak-anak agar tidak bermain banjir.

Baca Juga:  Selama Operasi Ketupat Terjadi Dua Kasus Lakalantas

Lebih jauh disampaikannya, apabila terjadi banjir yang lebih besar atau kejadian di luar perkiraan, warga atau pemerintahan desa agar melaporkan kepada KPBD atau kantor kecamatan. ‘’KPBD juga membuka posko pengaduan di kantor Camat Batang Cenaku,’’ terangnya.(hen)

Laporan KASMEDI, Rengat

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari