Jumat, 9 Oktober 2026
- Advertisement -

Peluang Airlangga Hartarto Jadi Ketum Golkar Lagi, Walau Dihadang 3 Kandidat

JAKARTA(RIAUPOS.CO)-Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar yang akan memilih Ketua Umum periode 2019-2024 tampaknya tidak akan banyak riak dan guncangan. Tiga calon penantang Ketum saat ini, Airlangga Hartarto, diprediksi bakal lebih menahan diri.

Seperti diketahui, Golkar akan melaksanakan Munas pada 3-6 Desember 2019 mendatang di Jakarta. Selain Airlangga Hartarto, ada tiga calon lain yang juga mencalonkan diri sebagai Ketum Golkar. Yaitu Bambang Soesatyo alias Bamsoet, Ridwan Hisjam, dan Indra Bambang Utoyo.

Terkait persaingan 4 kandidat Ketum Golkar ini, Director for Presidential Studies-DECODE UGM, Nyarwi Ahmad mengatakan, Munas Golkar nanti dinilai tidak akan terjadi guncangan.

“Sepertinya tidak akan terjadi ’guncangan’ dalam Munas Golkar. Statement Presiden Jokowi waktu Ultah Golkar sudah mengingatkan soal itu. Guncangan di Golkar akan berdampak kepada stabilitas dukungannya bagi Pemerintahan Jokowi,” ucap Nyarwi Ahmad kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (18/11).

Baca Juga:  Nurul Arifin Sebut Airlangga Bikin Solid Golkar

Apalagi, kata Nyarwi, budaya politik di elite Golkar cenderung mendengarkan dan mengikuti keinginan rezim atau pemerintahan yang sedang berkuasa.

“Kecil kemungkinan terjadi guncangan kepemimpinan dalam Golkar,” sambungnya.

Dari keempat calon Ketum tersebut kata Nyarwi, Airlangga punya peluang lebih besar untuk kembali memimpin Partai Golkar melalui proses musyawarah dan mufakat yang akan ditempuh.

“Sementara tiga Caketum yang lain sepertinya akan lebih menahan diri untuk tidak menggeser kepemimpinan AH (Airlangga Hartarto) dalam waktu dekat,” kata Nyarwi.

“Untuk jangka waktu dua setengah tahun mendatang stabilitas politik kepemimpinan Golkar tampaknya masih tetap bertahan di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto. Tapi situasinya mungkin akan beda pada 2022 mendatang,” pungkas Nyarwi.

Baca Juga:  Rekonsiliasi Bisa di Jogjakarta, atau Naik Kuda

Sumber: rmol.id
Editor: Deslina

JAKARTA(RIAUPOS.CO)-Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar yang akan memilih Ketua Umum periode 2019-2024 tampaknya tidak akan banyak riak dan guncangan. Tiga calon penantang Ketum saat ini, Airlangga Hartarto, diprediksi bakal lebih menahan diri.

Seperti diketahui, Golkar akan melaksanakan Munas pada 3-6 Desember 2019 mendatang di Jakarta. Selain Airlangga Hartarto, ada tiga calon lain yang juga mencalonkan diri sebagai Ketum Golkar. Yaitu Bambang Soesatyo alias Bamsoet, Ridwan Hisjam, dan Indra Bambang Utoyo.

Terkait persaingan 4 kandidat Ketum Golkar ini, Director for Presidential Studies-DECODE UGM, Nyarwi Ahmad mengatakan, Munas Golkar nanti dinilai tidak akan terjadi guncangan.

“Sepertinya tidak akan terjadi ’guncangan’ dalam Munas Golkar. Statement Presiden Jokowi waktu Ultah Golkar sudah mengingatkan soal itu. Guncangan di Golkar akan berdampak kepada stabilitas dukungannya bagi Pemerintahan Jokowi,” ucap Nyarwi Ahmad kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (18/11).

Baca Juga:  Berkunjung ke Riau, Ibas Beri Motivasi kepada Kader Demokrat

Apalagi, kata Nyarwi, budaya politik di elite Golkar cenderung mendengarkan dan mengikuti keinginan rezim atau pemerintahan yang sedang berkuasa.

- Advertisement -

“Kecil kemungkinan terjadi guncangan kepemimpinan dalam Golkar,” sambungnya.

Dari keempat calon Ketum tersebut kata Nyarwi, Airlangga punya peluang lebih besar untuk kembali memimpin Partai Golkar melalui proses musyawarah dan mufakat yang akan ditempuh.

- Advertisement -

“Sementara tiga Caketum yang lain sepertinya akan lebih menahan diri untuk tidak menggeser kepemimpinan AH (Airlangga Hartarto) dalam waktu dekat,” kata Nyarwi.

“Untuk jangka waktu dua setengah tahun mendatang stabilitas politik kepemimpinan Golkar tampaknya masih tetap bertahan di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto. Tapi situasinya mungkin akan beda pada 2022 mendatang,” pungkas Nyarwi.

Baca Juga:  Maju Pilwako Solo, Gibran Siapkan Modal Sendiri

Sumber: rmol.id
Editor: Deslina

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA(RIAUPOS.CO)-Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar yang akan memilih Ketua Umum periode 2019-2024 tampaknya tidak akan banyak riak dan guncangan. Tiga calon penantang Ketum saat ini, Airlangga Hartarto, diprediksi bakal lebih menahan diri.

Seperti diketahui, Golkar akan melaksanakan Munas pada 3-6 Desember 2019 mendatang di Jakarta. Selain Airlangga Hartarto, ada tiga calon lain yang juga mencalonkan diri sebagai Ketum Golkar. Yaitu Bambang Soesatyo alias Bamsoet, Ridwan Hisjam, dan Indra Bambang Utoyo.

Terkait persaingan 4 kandidat Ketum Golkar ini, Director for Presidential Studies-DECODE UGM, Nyarwi Ahmad mengatakan, Munas Golkar nanti dinilai tidak akan terjadi guncangan.

“Sepertinya tidak akan terjadi ’guncangan’ dalam Munas Golkar. Statement Presiden Jokowi waktu Ultah Golkar sudah mengingatkan soal itu. Guncangan di Golkar akan berdampak kepada stabilitas dukungannya bagi Pemerintahan Jokowi,” ucap Nyarwi Ahmad kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (18/11).

Baca Juga:  Rekonsiliasi Bisa di Jogjakarta, atau Naik Kuda

Apalagi, kata Nyarwi, budaya politik di elite Golkar cenderung mendengarkan dan mengikuti keinginan rezim atau pemerintahan yang sedang berkuasa.

“Kecil kemungkinan terjadi guncangan kepemimpinan dalam Golkar,” sambungnya.

Dari keempat calon Ketum tersebut kata Nyarwi, Airlangga punya peluang lebih besar untuk kembali memimpin Partai Golkar melalui proses musyawarah dan mufakat yang akan ditempuh.

“Sementara tiga Caketum yang lain sepertinya akan lebih menahan diri untuk tidak menggeser kepemimpinan AH (Airlangga Hartarto) dalam waktu dekat,” kata Nyarwi.

“Untuk jangka waktu dua setengah tahun mendatang stabilitas politik kepemimpinan Golkar tampaknya masih tetap bertahan di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto. Tapi situasinya mungkin akan beda pada 2022 mendatang,” pungkas Nyarwi.

Baca Juga:  Berkunjung ke Riau, Ibas Beri Motivasi kepada Kader Demokrat

Sumber: rmol.id
Editor: Deslina

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari