Kamis, 22 Januari 2026
- Advertisement -

cuaca ekstrem

Pekanbaru Masih Berpotensi Banjir, Wako Pekanbaru Ingatkan Warga Siaga

BMKG memprediksi hujan masih tinggi hingga Januari 2026. Wali Kota Pekanbaru mengimbau warga waspada banjir dan aktif melapor.

Dua Pintu Waduk PLTA Koto Panjang Masih Dibuka, Warga Sepanjang Sungai Kampar Diminta Waspada

Dua pintu Waduk PLTA Koto Panjang masih dibuka akibat tingginya hujan di hulu. Debit Sungai Kampar dipantau, warga diminta tetap waspada.
- Advertisement -

Banjir di Rupat dan Talang Muandau Belum Surut, Warga Masih Terdampak

Banjir masih merendam wilayah Rupat dan Talang Muandau, Bengkalis. BPBD terus siaga dan memantau dua titik terdampak di Pulau Rupat.

Siaga Bencana, Pemko Pekanbaru Siapkan BTT Rp40 Miliar

Pemko Pekanbaru menetapkan status siaga bencana hingga Januari 2026, menyiapkan BTT Rp40 miliar dan melarang pejabat ke luar kota.
- Advertisement -

DPRD Pekanbaru Ingatkan Ancaman Banjir Akibat Drainase Tersumbat

Hujan deras memicu kekhawatiran banjir di Pekanbaru. DPRD menilai buruknya sistem drainase menjadi penyebab utama genangan berulang.

Intensitas Hujan Tinggi, Kuansing Siaga Kenaikan Debit Sungai Kuantan

Debit Sungai Kuantan meningkat usai hujan mengguyur Kuansing, namun masih aman. BPBD mengimbau warga tetap waspada karena intensitas hujan tinggi di Desember.
- Advertisement -

Pemkab–Polres Kuansing Siaga! Rapat Terbatas Antisipasi Cuaca Ekstrem

Pemkab dan Polres Kuansing gelar rapat terbatas untuk mengantisipasi cuaca ekstrem, menyiapkan apel gabungan, peralatan, dan langkah siaga bencana daerah.

Hujan Ekstrem Akibatkan Banjir dan Longsor di Empat Kabupaten Sumut

Cuaca ekstrem memicu banjir dan longsor di empat kabupaten di Sumut. Delapan warga meninggal, ribuan mengungsi, dan ratusan rumah terdampak.
- Advertisement -

Angin Kencang Sapu Rejosari, 15 Rumah Rusak: Pemko Turun Beri Bantuan

Puting beliung menerjang Rejosari, merusak 15 rumah warga. Pemko dan BPBD turun membantu, satu warga terluka dan puluhan lainnya terdampak.

Angin Kencang Terjang Meranti, Atap Rumah Warga Terbang dan Pohon Tumbang

Cuaca ekstrem melanda Kepulauan Meranti. Angin kencang merusak rumah warga, menumbangkan pohon, dan memutus akses jalan. BPBD pastikan tak ada korban jiwa.
- Advertisement -

Berita Terbaru