Selasa, 10 Februari 2026
- Advertisement -

ANGGARAN DAERAH

Lewati Pembahasan Panjang, APBD Inhil Tahun 2026 Disepakati Rp2,05 Triliun

Setelah pembahasan panjang, DPRD Inhil resmi mengesahkan APBD Tahun Anggaran 2026 senilai Rp2,05 triliun dalam rapat paripurna.

Anggaran Rp3,049 Triliun, Pemko Pekanbaru Prioritaskan Drainase dan Banjir

APBD Pekanbaru 2026 senilai Rp3,049 triliun disahkan DPRD. Pemko fokus perbaikan drainase dan mitigasi banjir demi pelayanan publik.
- Advertisement -

RAPBD 2026 Diparipurnakan, DPRD Ingatkan Belanja Jangan Melebihi Kemampuan Daerah

DPRD Meranti bahas RAPBD 2026 dan menegaskan disiplin fiskal. Belanja dikoreksi agar APBD tetap sehat di tengah menurunnya proyeksi pendapatan daerah.

KUA-PPAS Meranti 2026 Disepakati Rp1,16 T, OPD Diminta Lebih Hemat

Pemkab dan DPRD Meranti sepakat menetapkan KUA-PPAS 2026 sebesar Rp1,16 triliun dengan penyesuaian fiskal dan instruksi efisiensi untuk menghindari defisit.
- Advertisement -

RAPBD 2026 Meranti Mulai Dibahas, Proyeksi Anggaran Rp1,24 Triliun

Pemkab Meranti dan DPRD mulai membahas RAPBD 2026 senilai Rp1,24 triliun. Anggaran berpotensi berubah setelah tahapan DIM dari tiap OPD dilakukan.

DPRD Kampar Pertanyakan Pengadaan Mobil Dinas Bupati Rp1,8 Miliar

DPRD Kampar pertanyakan pengadaan mobil dinas bupati senilai Rp1,8 miliar. Pemkab klarifikasi: anggaran sudah disiapkan sejak 2024.
- Advertisement -

Ketua RW Usulkan Jabatan RW Dihapus di Pekanbaru

Ketua RW 15 Pekanbaru usulkan jabatan RW dihapus. Alasannya, fungsi seremonial tak efektif dan anggaran Rp6,8 miliar bisa dialihkan ke pembangunan.

RAPBD-P Rohul 2024 Bertambah Rp287,213 M

Belanja daerah pada Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) RAPBD Perubahan Rohul Tahun Anggaran 2024 disetujui sebesar Rp2.099.978.436.033. Semula pada APBD Murni Rohul Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp1.812.705.983.303 atau mengalami penambahan sebesar Rp287.272.452.730
- Advertisement -

Rasionalisasi Anggaran untuk Optimalisasi Program Prioritas

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, melakukan revisi terhadap anggaran belanja tidak prioritas. Hal ini dilakukan seiring kondisi keuangan pemko yang setakat ini belum membaik.

Pekanbaru Dapatkan Insentif Fiskal

Penjabat (Pj) Wali Kota (Wako) Pekanbaru Risnandar Mahiwa SSTP MSi hadir langsung dalam seremoni penyerahan insentif fiskal tahun anggaran 2024 kinerja tahun berjalan. Kota Pekanbaru menjadi satu penerima insentif fiskal bersama 13 daerah lainnya di Indonesia.
- Advertisement -

Berita Terbaru