Senin, 9 Februari 2026
- Advertisement -

Truk Roda 22 Terbalik, Lintas Sitinjau Lauik Macet Parah Arah Padang

PADANG (RIAUPOS.CO) — Ruas Jalan Sitinjau Lauik dikenal sebagai salah satu lintasan paling ekstrem dan berbahaya di Sumatera Barat. Kondisi fisik pengemudi serta kewaspadaan tinggi sangat dibutuhkan saat melintasi jalur penghubung Solok–Padang ini, terlebih dengan karakter jalan yang berbelok tajam, tanjakan curam, dan lalu lintas kendaraan besar yang padat.

Kondisi cuaca yang tidak menentu dalam beberapa waktu terakhir semakin menambah tingkat risiko bagi para pengguna jalan. Pengendara diminta ekstra hati-hati saat melintas di kawasan tersebut.

Pada Jumat (12/12/2025) malam, arus lalu lintas di Sitinjau Lauik mengalami kemacetan parah. Peristiwa ini dipicu kecelakaan satu unit truk besar roda 22 yang terbalik di kawasan Tunggua, Sitinjau Lauik, Kota Padang. Akibat kejadian tersebut, antrean kendaraan mengular terutama dari arah Solok menuju Padang.

Baca Juga:  Banjir Bandang di Limapuluh Kota, Padang Terendam

Satuan Lalu Lintas Polres Solok langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas dan mengurai kepadatan kendaraan di sekitar lokasi kejadian. Kasatlantas Polres Solok, Iptu Rido, menyampaikan kondisi tersebut saat dikonfirmasi sekitar pukul 20.30 WIB.

Ia menjelaskan bahwa kemacetan cukup terasa bagi kendaraan yang masuk ke Kota Padang dari arah Solok. Sementara itu, arus lalu lintas dari Padang menuju Solok dilaporkan relatif lancar dan tidak terdampak signifikan.

“Malam tadi arus lalu lintas memang tersendat. Penyebab utamanya satu unit truk terbalik di kawasan Tunggua, Sitinjau Lauik, Kota Padang,” ujar Iptu Rido.

Pihak kepolisian juga melakukan pengaturan lalu lintas di area perbatasan Solok–Padang untuk memecah kepadatan kendaraan. Pengendara diimbau agar mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas demi kelancaran bersama.

Baca Juga:  Pesisir Kepulauan Riau Diimbau Siaga Hadapi Banjir Rob hingga Akhir April

“Kami minta pengendara tidak mengambil jalur berlawanan atau ‘tembak kanan kiri’ saat macet. Tetap berada di jalurnya masing-masing demi keamanan dan kenyamanan bersama,” tegasnya.

Sumber: Padek.jawapos.com

PADANG (RIAUPOS.CO) — Ruas Jalan Sitinjau Lauik dikenal sebagai salah satu lintasan paling ekstrem dan berbahaya di Sumatera Barat. Kondisi fisik pengemudi serta kewaspadaan tinggi sangat dibutuhkan saat melintasi jalur penghubung Solok–Padang ini, terlebih dengan karakter jalan yang berbelok tajam, tanjakan curam, dan lalu lintas kendaraan besar yang padat.

Kondisi cuaca yang tidak menentu dalam beberapa waktu terakhir semakin menambah tingkat risiko bagi para pengguna jalan. Pengendara diminta ekstra hati-hati saat melintas di kawasan tersebut.

Pada Jumat (12/12/2025) malam, arus lalu lintas di Sitinjau Lauik mengalami kemacetan parah. Peristiwa ini dipicu kecelakaan satu unit truk besar roda 22 yang terbalik di kawasan Tunggua, Sitinjau Lauik, Kota Padang. Akibat kejadian tersebut, antrean kendaraan mengular terutama dari arah Solok menuju Padang.

Baca Juga:  Jalan Sembilang Mulai Rusak

Satuan Lalu Lintas Polres Solok langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas dan mengurai kepadatan kendaraan di sekitar lokasi kejadian. Kasatlantas Polres Solok, Iptu Rido, menyampaikan kondisi tersebut saat dikonfirmasi sekitar pukul 20.30 WIB.

Ia menjelaskan bahwa kemacetan cukup terasa bagi kendaraan yang masuk ke Kota Padang dari arah Solok. Sementara itu, arus lalu lintas dari Padang menuju Solok dilaporkan relatif lancar dan tidak terdampak signifikan.

- Advertisement -

“Malam tadi arus lalu lintas memang tersendat. Penyebab utamanya satu unit truk terbalik di kawasan Tunggua, Sitinjau Lauik, Kota Padang,” ujar Iptu Rido.

Pihak kepolisian juga melakukan pengaturan lalu lintas di area perbatasan Solok–Padang untuk memecah kepadatan kendaraan. Pengendara diimbau agar mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas demi kelancaran bersama.

- Advertisement -
Baca Juga:  Kecelakaan Maut di Soekarno–Hatta, Pengendara Ojol Meninggal di Tempat

“Kami minta pengendara tidak mengambil jalur berlawanan atau ‘tembak kanan kiri’ saat macet. Tetap berada di jalurnya masing-masing demi keamanan dan kenyamanan bersama,” tegasnya.

Sumber: Padek.jawapos.com

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PADANG (RIAUPOS.CO) — Ruas Jalan Sitinjau Lauik dikenal sebagai salah satu lintasan paling ekstrem dan berbahaya di Sumatera Barat. Kondisi fisik pengemudi serta kewaspadaan tinggi sangat dibutuhkan saat melintasi jalur penghubung Solok–Padang ini, terlebih dengan karakter jalan yang berbelok tajam, tanjakan curam, dan lalu lintas kendaraan besar yang padat.

Kondisi cuaca yang tidak menentu dalam beberapa waktu terakhir semakin menambah tingkat risiko bagi para pengguna jalan. Pengendara diminta ekstra hati-hati saat melintas di kawasan tersebut.

Pada Jumat (12/12/2025) malam, arus lalu lintas di Sitinjau Lauik mengalami kemacetan parah. Peristiwa ini dipicu kecelakaan satu unit truk besar roda 22 yang terbalik di kawasan Tunggua, Sitinjau Lauik, Kota Padang. Akibat kejadian tersebut, antrean kendaraan mengular terutama dari arah Solok menuju Padang.

Baca Juga:  690 Kecelakaan di Riau Libatkan Pengendara Tanpa Helm, 240 Orang Meninggal

Satuan Lalu Lintas Polres Solok langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas dan mengurai kepadatan kendaraan di sekitar lokasi kejadian. Kasatlantas Polres Solok, Iptu Rido, menyampaikan kondisi tersebut saat dikonfirmasi sekitar pukul 20.30 WIB.

Ia menjelaskan bahwa kemacetan cukup terasa bagi kendaraan yang masuk ke Kota Padang dari arah Solok. Sementara itu, arus lalu lintas dari Padang menuju Solok dilaporkan relatif lancar dan tidak terdampak signifikan.

“Malam tadi arus lalu lintas memang tersendat. Penyebab utamanya satu unit truk terbalik di kawasan Tunggua, Sitinjau Lauik, Kota Padang,” ujar Iptu Rido.

Pihak kepolisian juga melakukan pengaturan lalu lintas di area perbatasan Solok–Padang untuk memecah kepadatan kendaraan. Pengendara diimbau agar mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas demi kelancaran bersama.

Baca Juga:  Tekan Kecelakaan, Ditlantas Kumpulkan Pihak Terkait

“Kami minta pengendara tidak mengambil jalur berlawanan atau ‘tembak kanan kiri’ saat macet. Tetap berada di jalurnya masing-masing demi keamanan dan kenyamanan bersama,” tegasnya.

Sumber: Padek.jawapos.com

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari