Selasa, 3 Februari 2026
- Advertisement -

Belum ke Siak jika Tak Berfoto di Jembatan TASL

SIAK (RIAUPOS.CO) – SEMAKIN hari, tingkat kunjungan ke Siak semakin meningkat. Ada saja yang datang berkunjung ke Siak dan mengunjung asik berfoto ria di atas Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah (TASL).

Pemkab Siak sudah membuka kunjungan wisata dengan membuka pintu sejumlah distinasi wisata. Karena masih pandemi, ada sejumlah persyaratan, di antaranya tentu sudah melakukan vaksinasi.

Dikatakan Bupati Siak Alfedri, Siak sedang berjuang untuk menjadi tujuan wisata di Sumatera. Siak memiliki sejumlah distinasi wisata yang layak dikunjungi, tidak hanya destinasi sejarah, tapi juga budaya dan alam.

"Hal ini terus dibenahi, sehingga siapapun yang datang betah berlama-lama di Siak, karena kotanya yang nyaman dan aman," sebut Bupati Alfedri.

Baca Juga:  Tanoto Latih 800 Fasilitator Tanggulangi Learning Loss

Pihaknya melanjutkan pembangunan Kota Siak yang hijau menjadi kota yang benar-benar menjadi impian pengunjung. Bersih, tertib, dan sejuk.

Pembenahan di sana sini terus dilakukan. Bahkan terakhir, berjuang menuju Kampung Wisata. Sebab ada kampung wisata di Dayun yang masuk 50 besar nasional.

Tidak hanya sampai di situ, dengan membuka diri seperti ini, akan berdampak pada bangkitnya UMKM di Kabupaten Siak.

"Kami memang sedang gencar-gencarnya membangkitkan UMKM, sehingga para pelaku UMKM dapat terus berkembang dan mempromosikan produknya kepada para pengunjung yang datang," sebut Bupati Alfedri.

Bahkan untuk semakin memajukan UMKM, Pemkab Siak rutin membuat iven di Tangsi Belanda yang merupakan salah satu destinasi favorit selain Istana dan Jembatan TASL.

Baca Juga:  Tujuh Meninggal, 137 Positif Covid-19

Sementara Lastri, pengunjung dari Medan mengatakan, dia ke Siak memang ingin berfoto di atas jembatan. Lalu ke istana, selanjutnya ke Tangsi Belanda.

"Siak sangat eksotis. Kotanya begitu tertata dengan sangat baik. Teduh dan nyaman. Saya betah berlama lama di sini," ucapnya.

Lastri ke Siak bersama anak-anaknya. Libur sekolah membuatnya harus memastikan wisata edukasi yang cocok untuk putra-putrinya.(ifr)

SIAK (RIAUPOS.CO) – SEMAKIN hari, tingkat kunjungan ke Siak semakin meningkat. Ada saja yang datang berkunjung ke Siak dan mengunjung asik berfoto ria di atas Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah (TASL).

Pemkab Siak sudah membuka kunjungan wisata dengan membuka pintu sejumlah distinasi wisata. Karena masih pandemi, ada sejumlah persyaratan, di antaranya tentu sudah melakukan vaksinasi.

Dikatakan Bupati Siak Alfedri, Siak sedang berjuang untuk menjadi tujuan wisata di Sumatera. Siak memiliki sejumlah distinasi wisata yang layak dikunjungi, tidak hanya destinasi sejarah, tapi juga budaya dan alam.

"Hal ini terus dibenahi, sehingga siapapun yang datang betah berlama-lama di Siak, karena kotanya yang nyaman dan aman," sebut Bupati Alfedri.

Baca Juga:  Pemkab Bangunkan Kantor untuk PGRI Siak

Pihaknya melanjutkan pembangunan Kota Siak yang hijau menjadi kota yang benar-benar menjadi impian pengunjung. Bersih, tertib, dan sejuk.

- Advertisement -

Pembenahan di sana sini terus dilakukan. Bahkan terakhir, berjuang menuju Kampung Wisata. Sebab ada kampung wisata di Dayun yang masuk 50 besar nasional.

Tidak hanya sampai di situ, dengan membuka diri seperti ini, akan berdampak pada bangkitnya UMKM di Kabupaten Siak.

- Advertisement -

"Kami memang sedang gencar-gencarnya membangkitkan UMKM, sehingga para pelaku UMKM dapat terus berkembang dan mempromosikan produknya kepada para pengunjung yang datang," sebut Bupati Alfedri.

Bahkan untuk semakin memajukan UMKM, Pemkab Siak rutin membuat iven di Tangsi Belanda yang merupakan salah satu destinasi favorit selain Istana dan Jembatan TASL.

Baca Juga:  Wabup Lepas 181 Duta Porseni IGTKI-PGRI

Sementara Lastri, pengunjung dari Medan mengatakan, dia ke Siak memang ingin berfoto di atas jembatan. Lalu ke istana, selanjutnya ke Tangsi Belanda.

"Siak sangat eksotis. Kotanya begitu tertata dengan sangat baik. Teduh dan nyaman. Saya betah berlama lama di sini," ucapnya.

Lastri ke Siak bersama anak-anaknya. Libur sekolah membuatnya harus memastikan wisata edukasi yang cocok untuk putra-putrinya.(ifr)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SIAK (RIAUPOS.CO) – SEMAKIN hari, tingkat kunjungan ke Siak semakin meningkat. Ada saja yang datang berkunjung ke Siak dan mengunjung asik berfoto ria di atas Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah (TASL).

Pemkab Siak sudah membuka kunjungan wisata dengan membuka pintu sejumlah distinasi wisata. Karena masih pandemi, ada sejumlah persyaratan, di antaranya tentu sudah melakukan vaksinasi.

Dikatakan Bupati Siak Alfedri, Siak sedang berjuang untuk menjadi tujuan wisata di Sumatera. Siak memiliki sejumlah distinasi wisata yang layak dikunjungi, tidak hanya destinasi sejarah, tapi juga budaya dan alam.

"Hal ini terus dibenahi, sehingga siapapun yang datang betah berlama-lama di Siak, karena kotanya yang nyaman dan aman," sebut Bupati Alfedri.

Baca Juga:  Sanggar Tasek Seminai Siak Tampil di Taman Budaya Pekanbaru

Pihaknya melanjutkan pembangunan Kota Siak yang hijau menjadi kota yang benar-benar menjadi impian pengunjung. Bersih, tertib, dan sejuk.

Pembenahan di sana sini terus dilakukan. Bahkan terakhir, berjuang menuju Kampung Wisata. Sebab ada kampung wisata di Dayun yang masuk 50 besar nasional.

Tidak hanya sampai di situ, dengan membuka diri seperti ini, akan berdampak pada bangkitnya UMKM di Kabupaten Siak.

"Kami memang sedang gencar-gencarnya membangkitkan UMKM, sehingga para pelaku UMKM dapat terus berkembang dan mempromosikan produknya kepada para pengunjung yang datang," sebut Bupati Alfedri.

Bahkan untuk semakin memajukan UMKM, Pemkab Siak rutin membuat iven di Tangsi Belanda yang merupakan salah satu destinasi favorit selain Istana dan Jembatan TASL.

Baca Juga:  Wabup Lepas 181 Duta Porseni IGTKI-PGRI

Sementara Lastri, pengunjung dari Medan mengatakan, dia ke Siak memang ingin berfoto di atas jembatan. Lalu ke istana, selanjutnya ke Tangsi Belanda.

"Siak sangat eksotis. Kotanya begitu tertata dengan sangat baik. Teduh dan nyaman. Saya betah berlama lama di sini," ucapnya.

Lastri ke Siak bersama anak-anaknya. Libur sekolah membuatnya harus memastikan wisata edukasi yang cocok untuk putra-putrinya.(ifr)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari