Jumat, 6 Maret 2026
- Advertisement -

Bupati Kuansing Optimalkan Lahan Bekas Tambang untuk Ketahanan Pangan

INUMAN (RIAUPOS.CO)- Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Dr H Suhardiman Amby MM menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kuansing dalam mengoptimalkan pemanfaatan bekas lahan tambang menjadi lahan pertanian produktif, khususnya untuk mendukung sektor tanaman pangan dan pencapaian target swasembada beras.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Suhardiman Amby saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pertanian yang digelar di Saung Tani, Kecamatan Inuman, Rabu (14/1).

Menurutnya, pemanfaatan bekas lahan tambang sebagai lahan pertanian merupakan langkah strategis dalam pengembangan sektor pertanian di Kuansing. Upaya ini juga menjadi bagian penting dalam mendukung program swasembada beras yang tengah dicanangkan pemerintah.

Dalam kesempatan itu, Suhardiman Amby juga mendorong penerapan program Indeks Pertanaman (IP) 200 sebagai strategi untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian di wilayah Kuansing.

Baca Juga:  Tim Gabungan Tertibkan PETI di Lubuk Ambacang

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan Provinsi Riau, Dr Roni Wibowo, menyatakan kesiapan pihaknya untuk memberikan dukungan penuh terhadap program yang digagas Pemerintah Kabupaten Kuansing. Ia mengapresiasi langkah cepat dan keseriusan pemerintah daerah dalam meningkatkan produksi pertanian.

“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat dan keseriusan Bupati Kuansing dalam mendorong peningkatan produksi pertanian. Pemerintah provinsi siap bersinergi mendukung pelaksanaan program IP 200 ini,” ujarnya.

Rakor pertanian tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan, di antaranya Asisten II Setda Kuansing Nafisman, Kepala Dinas Kominfo Kuansing H Doni Aprialdi, Kepala Dinas PUPR Ade Fahrer Arif, Kepala Dinas Pertanian Deflides Gusni, Kapolsek Inuman, Camat Inuman, Camat Kuantan Hilir Seberang, Dekan Fakultas Universitas Riau (UNRI), para penyuluh pertanian, kepala desa, serta kelompok tani.

Baca Juga:  Pacu Jalur Mini Tahun 2024, 50 Jalur Lolos Hari Kedua

Melalui rakor ini, diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah bersama petani guna mewujudkan pertanian Kuansing yang berkelanjutan dan berdaya saing. (dac)

INUMAN (RIAUPOS.CO)- Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Dr H Suhardiman Amby MM menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kuansing dalam mengoptimalkan pemanfaatan bekas lahan tambang menjadi lahan pertanian produktif, khususnya untuk mendukung sektor tanaman pangan dan pencapaian target swasembada beras.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Suhardiman Amby saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pertanian yang digelar di Saung Tani, Kecamatan Inuman, Rabu (14/1).

Menurutnya, pemanfaatan bekas lahan tambang sebagai lahan pertanian merupakan langkah strategis dalam pengembangan sektor pertanian di Kuansing. Upaya ini juga menjadi bagian penting dalam mendukung program swasembada beras yang tengah dicanangkan pemerintah.

Dalam kesempatan itu, Suhardiman Amby juga mendorong penerapan program Indeks Pertanaman (IP) 200 sebagai strategi untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian di wilayah Kuansing.

Baca Juga:  55 Rakit PETI Ditemukan di Sungai Kuantan

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan Provinsi Riau, Dr Roni Wibowo, menyatakan kesiapan pihaknya untuk memberikan dukungan penuh terhadap program yang digagas Pemerintah Kabupaten Kuansing. Ia mengapresiasi langkah cepat dan keseriusan pemerintah daerah dalam meningkatkan produksi pertanian.

- Advertisement -

“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat dan keseriusan Bupati Kuansing dalam mendorong peningkatan produksi pertanian. Pemerintah provinsi siap bersinergi mendukung pelaksanaan program IP 200 ini,” ujarnya.

Rakor pertanian tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan, di antaranya Asisten II Setda Kuansing Nafisman, Kepala Dinas Kominfo Kuansing H Doni Aprialdi, Kepala Dinas PUPR Ade Fahrer Arif, Kepala Dinas Pertanian Deflides Gusni, Kapolsek Inuman, Camat Inuman, Camat Kuantan Hilir Seberang, Dekan Fakultas Universitas Riau (UNRI), para penyuluh pertanian, kepala desa, serta kelompok tani.

- Advertisement -
Baca Juga:  Dana Transfer Pusat ke Kuansing 2026 Dipangkas Rp200 Miliar

Melalui rakor ini, diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah bersama petani guna mewujudkan pertanian Kuansing yang berkelanjutan dan berdaya saing. (dac)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

INUMAN (RIAUPOS.CO)- Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Dr H Suhardiman Amby MM menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kuansing dalam mengoptimalkan pemanfaatan bekas lahan tambang menjadi lahan pertanian produktif, khususnya untuk mendukung sektor tanaman pangan dan pencapaian target swasembada beras.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Suhardiman Amby saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pertanian yang digelar di Saung Tani, Kecamatan Inuman, Rabu (14/1).

Menurutnya, pemanfaatan bekas lahan tambang sebagai lahan pertanian merupakan langkah strategis dalam pengembangan sektor pertanian di Kuansing. Upaya ini juga menjadi bagian penting dalam mendukung program swasembada beras yang tengah dicanangkan pemerintah.

Dalam kesempatan itu, Suhardiman Amby juga mendorong penerapan program Indeks Pertanaman (IP) 200 sebagai strategi untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian di wilayah Kuansing.

Baca Juga:  Waspada Longsor di Perbatasan Kuansing-Sumbar

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan Provinsi Riau, Dr Roni Wibowo, menyatakan kesiapan pihaknya untuk memberikan dukungan penuh terhadap program yang digagas Pemerintah Kabupaten Kuansing. Ia mengapresiasi langkah cepat dan keseriusan pemerintah daerah dalam meningkatkan produksi pertanian.

“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat dan keseriusan Bupati Kuansing dalam mendorong peningkatan produksi pertanian. Pemerintah provinsi siap bersinergi mendukung pelaksanaan program IP 200 ini,” ujarnya.

Rakor pertanian tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan, di antaranya Asisten II Setda Kuansing Nafisman, Kepala Dinas Kominfo Kuansing H Doni Aprialdi, Kepala Dinas PUPR Ade Fahrer Arif, Kepala Dinas Pertanian Deflides Gusni, Kapolsek Inuman, Camat Inuman, Camat Kuantan Hilir Seberang, Dekan Fakultas Universitas Riau (UNRI), para penyuluh pertanian, kepala desa, serta kelompok tani.

Baca Juga:  Masuk ke Permukiman, Warga Inhil Tangkap Buaya Sepanjang 7 Meter di Sungai Undan

Melalui rakor ini, diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah bersama petani guna mewujudkan pertanian Kuansing yang berkelanjutan dan berdaya saing. (dac)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari