Sabtu, 28 Maret 2026
- Advertisement -

Debit Sungai Surut, Panitia Mulai Keruk Arena Pacu Jalur Tepian Narosa

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Cuaca panas yang melanda selama dua pekan terakhir membuat debit air Sungai Kuantan terus menyusut. Minimnya hujan membuat permukaan air surut cukup drastis, padahal ajang Pacu Jalur di Tepian Narosa akan segera digelar pada 20–24 Agustus 2025 mendatang.

Menanggapi kondisi tersebut, panitia Pacu Jalur Tradisional 2025 mulai melakukan pengerukan arena pacu sejak Ahad (13/7/2025). “Hari ini pengerukan sudah dimulai, dari titik finish ke titik start,” ujar Ketua Panitia, Werry Ramadhan Putra.

Untuk pengerukan ini, panitia mengerahkan dua alat berat. Satu ekskavator sudah mulai bekerja, sementara satu alat tambahan milik Pemkab Kuansing akan menyusul dalam satu hingga dua hari ke depan.

Baca Juga:  9 Rakit PETI Dimusnahkan

Namun, tantangan muncul karena beberapa bagian tengah sungai yang dangkal sulit dijangkau oleh alat berat biasa. Karena itu, panitia mengajukan bantuan ke Pemprov Riau melalui Dinas PUPR untuk meminjam alat berat jenis amphibi. “Tanpa amphibi, kami tidak bisa menjangkau area tengah sungai yang juga mengalami pendangkalan,” jelas Werry.

Ketua Seksi Gelanggang Pacu Jalur 2025, Emmerson, menambahkan bahwa proses pengerukan ini diperkirakan akan memakan waktu sekitar 20 hari. Amphibi sangat dibutuhkan untuk memindahkan alat berat ke titik-titik terdalam yang tak terjangkau secara langsung.

Sementara itu, panitia juga mengingatkan masyarakat dan wisatawan agar berhati-hati terhadap pihak-pihak yang mengaku sebagai agen perjalanan resmi pacu jalur. “Sampai saat ini belum ada kerja sama dengan agen travel mana pun terkait paket wisata pacu jalur,” tegas Werry.(DAC)

Baca Juga:  Pacu Jalur Kuantan Hilir Siap Digelar! 120 Jalur Siap Bertarung di Lubuok Sobae

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Cuaca panas yang melanda selama dua pekan terakhir membuat debit air Sungai Kuantan terus menyusut. Minimnya hujan membuat permukaan air surut cukup drastis, padahal ajang Pacu Jalur di Tepian Narosa akan segera digelar pada 20–24 Agustus 2025 mendatang.

Menanggapi kondisi tersebut, panitia Pacu Jalur Tradisional 2025 mulai melakukan pengerukan arena pacu sejak Ahad (13/7/2025). “Hari ini pengerukan sudah dimulai, dari titik finish ke titik start,” ujar Ketua Panitia, Werry Ramadhan Putra.

Untuk pengerukan ini, panitia mengerahkan dua alat berat. Satu ekskavator sudah mulai bekerja, sementara satu alat tambahan milik Pemkab Kuansing akan menyusul dalam satu hingga dua hari ke depan.

Baca Juga:  Wabup Kuansing Diberi Kewenangan Penuh atas 11 OPD oleh Bupati Suhardiman

Namun, tantangan muncul karena beberapa bagian tengah sungai yang dangkal sulit dijangkau oleh alat berat biasa. Karena itu, panitia mengajukan bantuan ke Pemprov Riau melalui Dinas PUPR untuk meminjam alat berat jenis amphibi. “Tanpa amphibi, kami tidak bisa menjangkau area tengah sungai yang juga mengalami pendangkalan,” jelas Werry.

Ketua Seksi Gelanggang Pacu Jalur 2025, Emmerson, menambahkan bahwa proses pengerukan ini diperkirakan akan memakan waktu sekitar 20 hari. Amphibi sangat dibutuhkan untuk memindahkan alat berat ke titik-titik terdalam yang tak terjangkau secara langsung.

- Advertisement -

Sementara itu, panitia juga mengingatkan masyarakat dan wisatawan agar berhati-hati terhadap pihak-pihak yang mengaku sebagai agen perjalanan resmi pacu jalur. “Sampai saat ini belum ada kerja sama dengan agen travel mana pun terkait paket wisata pacu jalur,” tegas Werry.(DAC)

Baca Juga:  Lompatan Keramat Panjang Tampil Perkasa, Raih Juara Pacu Jalur Rayon IV
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Cuaca panas yang melanda selama dua pekan terakhir membuat debit air Sungai Kuantan terus menyusut. Minimnya hujan membuat permukaan air surut cukup drastis, padahal ajang Pacu Jalur di Tepian Narosa akan segera digelar pada 20–24 Agustus 2025 mendatang.

Menanggapi kondisi tersebut, panitia Pacu Jalur Tradisional 2025 mulai melakukan pengerukan arena pacu sejak Ahad (13/7/2025). “Hari ini pengerukan sudah dimulai, dari titik finish ke titik start,” ujar Ketua Panitia, Werry Ramadhan Putra.

Untuk pengerukan ini, panitia mengerahkan dua alat berat. Satu ekskavator sudah mulai bekerja, sementara satu alat tambahan milik Pemkab Kuansing akan menyusul dalam satu hingga dua hari ke depan.

Baca Juga:  Debit Air Sungai Kuantan Turun

Namun, tantangan muncul karena beberapa bagian tengah sungai yang dangkal sulit dijangkau oleh alat berat biasa. Karena itu, panitia mengajukan bantuan ke Pemprov Riau melalui Dinas PUPR untuk meminjam alat berat jenis amphibi. “Tanpa amphibi, kami tidak bisa menjangkau area tengah sungai yang juga mengalami pendangkalan,” jelas Werry.

Ketua Seksi Gelanggang Pacu Jalur 2025, Emmerson, menambahkan bahwa proses pengerukan ini diperkirakan akan memakan waktu sekitar 20 hari. Amphibi sangat dibutuhkan untuk memindahkan alat berat ke titik-titik terdalam yang tak terjangkau secara langsung.

Sementara itu, panitia juga mengingatkan masyarakat dan wisatawan agar berhati-hati terhadap pihak-pihak yang mengaku sebagai agen perjalanan resmi pacu jalur. “Sampai saat ini belum ada kerja sama dengan agen travel mana pun terkait paket wisata pacu jalur,” tegas Werry.(DAC)

Baca Juga:  Satres Narkoba Polres Kuansing Temukan Daun Ganja

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari