Sabtu, 24 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Kasus Pengeroyokan Diselesaikan lewat RJ

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Satuan Reskrim Polres Kampar melakukan penyelesaian perkara pengeroyokan atau penganiayaan melalui keadilan restorative justice, (RJ) Rabu (22/5).

Penyelesaian damai melalui restorative justice adalah penyelesaian perkara di luar pengadilan yang dihadiri oleh kedua belah pihak, baik pelaku dan korban, juga saksi yang didampingi oleh anggota Reskrim Polres Kampar.

Kasus tersebut sesuai dengan laporan Polisi Nomor : LP/B/ 352 /X /2023 /SPKT / Polres Kampar / Polda Riau Tanggal 22 Oktober 2023

Dalam penyelesaian perkara pengeroyokan melalui keadilan restorative justice yang dihadiri AKP Elvin Septian Akbar STK SIK (Kasat Reskrim), Iptu SyahrIal SH (KBO Sat Reskrim), Ipda Andi Azhari SH (Kanit II Sat Reskrim), Ipda Sulthon Sekar Jagat STrK (Kanit III Sat Reskrim), Ipda Sugeng ( Ka siwas), Aiptu Taufik SH ( Ps Kasikum), Bripka Fahrul (Banit Povost), Bripka Indra Yeni (Banit Reskrim), Bripka Munawar Kholis (Banit Reskrim), Brigadir Mashur Azhari (Banit Reskrim).

Baca Juga:  Masa Tenang Pilkada 2024, Panwascam Tapung Hilir Bersama TNI-Polri Tertibkan APK!

Pihak pelapor dan pihak terlapor sepakat berdamai. Kedua bela pihak juga saling memaafkan dan ke depannya berjanji untuk lebih menjalin hubungan tali silaturahmi.

Dari kejadian tersebut, kedua belah pihak akhirnya semakin akrab dan saling menganggap diri satu sama lain menjadi bahagian dari keluarga.

Kasat Reskrim AKP Elvin Septian Akbar mengatakan, restorative justice ini dilakukan berdasarkan hasil kesepakatan perdamaian secara musyawarah antara korban dan pelakunya.

“Diharapkan antara kedua belah pihak yang tengah berperkara agar saling mengambil pelajaran berharga atas kejadian ini dan upaya yang ditempuh melalui mediasi hasilnya sama-sama saling dihargai dan dihormati, dan tidak terjadi lagi kejadian seperti ini,” jelas Kasat Reskrim.

Baca Juga:  72 Pejabat Administrator dan Pengawas Pemkab Kampar Dilantik

Putri selaku pelapor mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pelayanan pihak Polres Kampar, khususnya jajaran Satreskrim di bawah pimpinan Kasat Reskrim AKP Elvin Septian Akbar STK SIK.

“Terima kasih kepada Satreskrim Polres Kampar yang sudah menerima laporan saya dengan baik, sehingga saya mendapatkan keadilan dan sudah menerima solusi yang terbaik dari Satreskrim Polres Kampar. Sekali lagi terima kasih kepada Satreskrim dan jajarannya,” jelas Putri.(lim)

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Satuan Reskrim Polres Kampar melakukan penyelesaian perkara pengeroyokan atau penganiayaan melalui keadilan restorative justice, (RJ) Rabu (22/5).

Penyelesaian damai melalui restorative justice adalah penyelesaian perkara di luar pengadilan yang dihadiri oleh kedua belah pihak, baik pelaku dan korban, juga saksi yang didampingi oleh anggota Reskrim Polres Kampar.

Kasus tersebut sesuai dengan laporan Polisi Nomor : LP/B/ 352 /X /2023 /SPKT / Polres Kampar / Polda Riau Tanggal 22 Oktober 2023

Dalam penyelesaian perkara pengeroyokan melalui keadilan restorative justice yang dihadiri AKP Elvin Septian Akbar STK SIK (Kasat Reskrim), Iptu SyahrIal SH (KBO Sat Reskrim), Ipda Andi Azhari SH (Kanit II Sat Reskrim), Ipda Sulthon Sekar Jagat STrK (Kanit III Sat Reskrim), Ipda Sugeng ( Ka siwas), Aiptu Taufik SH ( Ps Kasikum), Bripka Fahrul (Banit Povost), Bripka Indra Yeni (Banit Reskrim), Bripka Munawar Kholis (Banit Reskrim), Brigadir Mashur Azhari (Banit Reskrim).

Baca Juga:  Suasana Pilkada Damai, Polres Kampar Gelar Bansos dan Donor Darah Dalam Rangka Hari Jadi ke-73 Humas Polri

Pihak pelapor dan pihak terlapor sepakat berdamai. Kedua bela pihak juga saling memaafkan dan ke depannya berjanji untuk lebih menjalin hubungan tali silaturahmi.

- Advertisement -

Dari kejadian tersebut, kedua belah pihak akhirnya semakin akrab dan saling menganggap diri satu sama lain menjadi bahagian dari keluarga.

Kasat Reskrim AKP Elvin Septian Akbar mengatakan, restorative justice ini dilakukan berdasarkan hasil kesepakatan perdamaian secara musyawarah antara korban dan pelakunya.

- Advertisement -

“Diharapkan antara kedua belah pihak yang tengah berperkara agar saling mengambil pelajaran berharga atas kejadian ini dan upaya yang ditempuh melalui mediasi hasilnya sama-sama saling dihargai dan dihormati, dan tidak terjadi lagi kejadian seperti ini,” jelas Kasat Reskrim.

Baca Juga:  OPD Diajak Tingkatkan Inovasi Pelayanan Publik

Putri selaku pelapor mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pelayanan pihak Polres Kampar, khususnya jajaran Satreskrim di bawah pimpinan Kasat Reskrim AKP Elvin Septian Akbar STK SIK.

“Terima kasih kepada Satreskrim Polres Kampar yang sudah menerima laporan saya dengan baik, sehingga saya mendapatkan keadilan dan sudah menerima solusi yang terbaik dari Satreskrim Polres Kampar. Sekali lagi terima kasih kepada Satreskrim dan jajarannya,” jelas Putri.(lim)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Satuan Reskrim Polres Kampar melakukan penyelesaian perkara pengeroyokan atau penganiayaan melalui keadilan restorative justice, (RJ) Rabu (22/5).

Penyelesaian damai melalui restorative justice adalah penyelesaian perkara di luar pengadilan yang dihadiri oleh kedua belah pihak, baik pelaku dan korban, juga saksi yang didampingi oleh anggota Reskrim Polres Kampar.

Kasus tersebut sesuai dengan laporan Polisi Nomor : LP/B/ 352 /X /2023 /SPKT / Polres Kampar / Polda Riau Tanggal 22 Oktober 2023

Dalam penyelesaian perkara pengeroyokan melalui keadilan restorative justice yang dihadiri AKP Elvin Septian Akbar STK SIK (Kasat Reskrim), Iptu SyahrIal SH (KBO Sat Reskrim), Ipda Andi Azhari SH (Kanit II Sat Reskrim), Ipda Sulthon Sekar Jagat STrK (Kanit III Sat Reskrim), Ipda Sugeng ( Ka siwas), Aiptu Taufik SH ( Ps Kasikum), Bripka Fahrul (Banit Povost), Bripka Indra Yeni (Banit Reskrim), Bripka Munawar Kholis (Banit Reskrim), Brigadir Mashur Azhari (Banit Reskrim).

Baca Juga:  Polsek Tapung Hilir Razia Jalan Raya, Buru Buronan Rutan Polres Kampar

Pihak pelapor dan pihak terlapor sepakat berdamai. Kedua bela pihak juga saling memaafkan dan ke depannya berjanji untuk lebih menjalin hubungan tali silaturahmi.

Dari kejadian tersebut, kedua belah pihak akhirnya semakin akrab dan saling menganggap diri satu sama lain menjadi bahagian dari keluarga.

Kasat Reskrim AKP Elvin Septian Akbar mengatakan, restorative justice ini dilakukan berdasarkan hasil kesepakatan perdamaian secara musyawarah antara korban dan pelakunya.

“Diharapkan antara kedua belah pihak yang tengah berperkara agar saling mengambil pelajaran berharga atas kejadian ini dan upaya yang ditempuh melalui mediasi hasilnya sama-sama saling dihargai dan dihormati, dan tidak terjadi lagi kejadian seperti ini,” jelas Kasat Reskrim.

Baca Juga:  Kompolnas Pantau Pengamanan Pilkada Serentak di Polres Kampar

Putri selaku pelapor mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pelayanan pihak Polres Kampar, khususnya jajaran Satreskrim di bawah pimpinan Kasat Reskrim AKP Elvin Septian Akbar STK SIK.

“Terima kasih kepada Satreskrim Polres Kampar yang sudah menerima laporan saya dengan baik, sehingga saya mendapatkan keadilan dan sudah menerima solusi yang terbaik dari Satreskrim Polres Kampar. Sekali lagi terima kasih kepada Satreskrim dan jajarannya,” jelas Putri.(lim)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari