Rabu, 11 Maret 2026
- Advertisement -

Diterkam Harimau, Warga Inhu Lolos dari Maut Setelah Melawan dengan Tangan Kosong

RENGAT (RIAUPOS.CO) — Seorang warga Rantau Langsat, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), bernama Butet alias Bantet (28), selamat dari maut setelah diserang harimau di kawasan Sungai Balam, Dusun Nunusan, pada Selasa (21/10/2025) sekitar pukul 09.00 WIB.

Korban mengalami luka serius di kedua kakinya akibat gigitan hewan buas tersebut. Ia berhasil menyelamatkan diri setelah berjuang melawan dengan tendangan dan pukulan tangan kosong.

“Alhamdulillah, korban berhasil selamat dan saat ini sedang menjalani perawatan di RSUD Indrasari Rengat,” ujar Kapolres Inhu AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kapolsek Batang Gansal Iptu Agus Ferinaldi, Selasa (21/10/2025).

Menurut Agus, kejadian bermula saat korban berangkat dari rumah sekitar pukul 07.30 WIB untuk mencari damar di kawasan hutan Sungai Balam. Saat tiba di lokasi, korban sempat mendengar suara harimau namun tetap melanjutkan pekerjaannya.

Baca Juga:  Eks Pejabat Pekanbaru Bacakan Pleidoi, Akui Menyesal di Kasus Korupsi APBD

Tak lama berselang, korban melihat tiga ekor harimau dan salah satunya langsung menerkam kaki kirinya. Dalam keadaan panik, Butet menendang kuat-kuat menggunakan kaki kanan, hingga gigitan terlepas. Namun serangan belum berakhir — seekor harimau lain menggigit lutut kanan korban.

“Korban kembali melakukan perlawanan dengan memukul kepala harimau menggunakan tangan kanan hingga akhirnya hewan tersebut pergi,” jelas Agus.

Setelah lolos, korban berlari menuju pondok warga sejauh sekitar 45 menit perjalanan kaki. Warga yang ditemuinya kemudian membantu mengevakuasi korban menuju permukiman di Dusun Nunusan dengan berjalan kaki sekitar 1,5 jam sebelum akhirnya dibawa menggunakan transportasi air ke Dusun Lemang.

Korban sempat mendapat perawatan awal di Puskesmas Batang Gansal, sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Indrasari Rengat untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga:  Pendaftaran PPDB Online SMP dan SD Inhu, Orang Tua Masih Harus ke Sekolah 

Insiden ini menambah daftar konflik manusia dan satwa liar yang terjadi di wilayah Inhu. Warga berharap pihak berwenang segera mengambil langkah agar kejadian serupa tidak terulang kembali.(kas)

RENGAT (RIAUPOS.CO) — Seorang warga Rantau Langsat, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), bernama Butet alias Bantet (28), selamat dari maut setelah diserang harimau di kawasan Sungai Balam, Dusun Nunusan, pada Selasa (21/10/2025) sekitar pukul 09.00 WIB.

Korban mengalami luka serius di kedua kakinya akibat gigitan hewan buas tersebut. Ia berhasil menyelamatkan diri setelah berjuang melawan dengan tendangan dan pukulan tangan kosong.

“Alhamdulillah, korban berhasil selamat dan saat ini sedang menjalani perawatan di RSUD Indrasari Rengat,” ujar Kapolres Inhu AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kapolsek Batang Gansal Iptu Agus Ferinaldi, Selasa (21/10/2025).

Menurut Agus, kejadian bermula saat korban berangkat dari rumah sekitar pukul 07.30 WIB untuk mencari damar di kawasan hutan Sungai Balam. Saat tiba di lokasi, korban sempat mendengar suara harimau namun tetap melanjutkan pekerjaannya.

Baca Juga:  Harga Beras Terus Naik, Cabai Rp100 Ribu per Kg

Tak lama berselang, korban melihat tiga ekor harimau dan salah satunya langsung menerkam kaki kirinya. Dalam keadaan panik, Butet menendang kuat-kuat menggunakan kaki kanan, hingga gigitan terlepas. Namun serangan belum berakhir — seekor harimau lain menggigit lutut kanan korban.

- Advertisement -

“Korban kembali melakukan perlawanan dengan memukul kepala harimau menggunakan tangan kanan hingga akhirnya hewan tersebut pergi,” jelas Agus.

Setelah lolos, korban berlari menuju pondok warga sejauh sekitar 45 menit perjalanan kaki. Warga yang ditemuinya kemudian membantu mengevakuasi korban menuju permukiman di Dusun Nunusan dengan berjalan kaki sekitar 1,5 jam sebelum akhirnya dibawa menggunakan transportasi air ke Dusun Lemang.

- Advertisement -

Korban sempat mendapat perawatan awal di Puskesmas Batang Gansal, sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Indrasari Rengat untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga:  Unpri Dampingi Guru SMPN 3 Sungai Lala, Fokus pada Kesehatan Mental dan Profesionalisme

Insiden ini menambah daftar konflik manusia dan satwa liar yang terjadi di wilayah Inhu. Warga berharap pihak berwenang segera mengambil langkah agar kejadian serupa tidak terulang kembali.(kas)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

RENGAT (RIAUPOS.CO) — Seorang warga Rantau Langsat, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), bernama Butet alias Bantet (28), selamat dari maut setelah diserang harimau di kawasan Sungai Balam, Dusun Nunusan, pada Selasa (21/10/2025) sekitar pukul 09.00 WIB.

Korban mengalami luka serius di kedua kakinya akibat gigitan hewan buas tersebut. Ia berhasil menyelamatkan diri setelah berjuang melawan dengan tendangan dan pukulan tangan kosong.

“Alhamdulillah, korban berhasil selamat dan saat ini sedang menjalani perawatan di RSUD Indrasari Rengat,” ujar Kapolres Inhu AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kapolsek Batang Gansal Iptu Agus Ferinaldi, Selasa (21/10/2025).

Menurut Agus, kejadian bermula saat korban berangkat dari rumah sekitar pukul 07.30 WIB untuk mencari damar di kawasan hutan Sungai Balam. Saat tiba di lokasi, korban sempat mendengar suara harimau namun tetap melanjutkan pekerjaannya.

Baca Juga:  Pendaftaran PPDB Online SMP dan SD Inhu, Orang Tua Masih Harus ke Sekolah 

Tak lama berselang, korban melihat tiga ekor harimau dan salah satunya langsung menerkam kaki kirinya. Dalam keadaan panik, Butet menendang kuat-kuat menggunakan kaki kanan, hingga gigitan terlepas. Namun serangan belum berakhir — seekor harimau lain menggigit lutut kanan korban.

“Korban kembali melakukan perlawanan dengan memukul kepala harimau menggunakan tangan kanan hingga akhirnya hewan tersebut pergi,” jelas Agus.

Setelah lolos, korban berlari menuju pondok warga sejauh sekitar 45 menit perjalanan kaki. Warga yang ditemuinya kemudian membantu mengevakuasi korban menuju permukiman di Dusun Nunusan dengan berjalan kaki sekitar 1,5 jam sebelum akhirnya dibawa menggunakan transportasi air ke Dusun Lemang.

Korban sempat mendapat perawatan awal di Puskesmas Batang Gansal, sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Indrasari Rengat untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga:  Meningkat, Tiga Daerah di Riau Sumbang 9 Titik Panas

Insiden ini menambah daftar konflik manusia dan satwa liar yang terjadi di wilayah Inhu. Warga berharap pihak berwenang segera mengambil langkah agar kejadian serupa tidak terulang kembali.(kas)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari