TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji di Kabupaten Indragiri Hilir dipastikan dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Kepastian tersebut diketahui setelah dilakukan pengecekan langsung di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan agen gas yang berada di wilayah Tembilahan hingga Tempuling, Selasa (10/3).
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora SH SIK melalui Kasat Reskrim AKP Budi Winarko ST MH yang didampingi Kanit Tipidter Ipda Iwan Saputra SH mengatakan, kegiatan pengecekan dilakukan bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagtri) serta perwakilan Koramil Kodim 0314/Inhil.
Dari hasil pemantauan di lapangan, stok BBM maupun gas elpiji subsidi masih mencukupi kebutuhan masyarakat hingga perayaan Idulfitri.
“Kami turun langsung mengecek beberapa SPBU dan agen gas di wilayah Tembilahan hingga Tempuling. Dari hasil pengecekan, stok masih aman dan distribusi berjalan normal,” ujar AKP Budi Winarko.
Berdasarkan data yang diperoleh, pasokan bio solar yang masuk setiap hari berkisar antara 8 hingga 16 ton, sementara kebutuhan masyarakat rata-rata sekitar 10 ton per hari.
Sementara untuk pertalite, pasokan dari Pertamina mencapai sekitar 32 ton per hari, sedangkan kebutuhan masyarakat berada di kisaran 20 ton. Dengan demikian masih terdapat surplus sekitar 12 ton setiap harinya.
Selain itu, pengecekan juga dilakukan di salah satu agen gas elpiji, yakni PT Bubuhan Bersama Gas. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan kekosongan stok dan distribusi elpiji masih berjalan lancar.
Meski ketersediaan energi dipastikan aman, masyarakat tetap diimbau untuk tidak melakukan penimbunan maupun penyalahgunaan distribusi BBM dan gas subsidi.
Sementara itu, dari sektor kebutuhan pokok, harga sejumlah komoditas di Pasar Sungai Guntung, Kecamatan Kateman mulai mengalami kenaikan. Salah satunya harga cabai merah keriting yang mencapai Rp100 ribu per kilogram.
Harga cabai rawit juga terpantau cukup tinggi, yakni sekitar Rp80 ribu per kilogram. Sementara beberapa komoditas lainnya masih berada pada kisaran harga stabil.
Beras kemasan 10 kilogram dijual sekitar Rp162 ribu, gula pasir Rp19 ribu per kilogram, dan minyak goreng berkisar Rp19 ribu hingga Rp22 ribu per kilogram. Telur ayam dijual Rp55 ribu per papan, bawang merah Rp40 ribu per kilogram, serta bawang putih Rp45 ribu per kilogram.
Untuk komoditas protein hewani, daging sapi dijual sekitar Rp160 ribu per kilogram, ayam potong Rp50 ribu per kilogram, sedangkan ayam kampung sekitar Rp60 ribu per kilogram.
Kapolsek Kateman Kompol Bachtiar mengatakan kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman sekaligus memantau perkembangan harga menjelang hari besar keagamaan.
“Hasil pengecekan juga tidak ditemukan makanan kedaluwarsa di pasaran,” ujarnya.(*2)

