Kamis, 25 Juni 2026
- Advertisement -

10.000 Pekerja Sawit Akan Mendapat Jamsos Ketenagakerjaan

BATHIN SOLAPAN (RIAUPOS.CO) – Saat ini Kabupaten Bengkalis sudah bergerak maju, berbagai prestasi telah diraih, serta telah terlaksananya delapan program unggulan daerah maupun program pembangunan lainnya. Baik yang berkaitan dengan pelayanan dasar, maupun pembangunan infrastruktur.

“Ya, seperti program bantuan keuangan khusus satu miliar satu kecamatan, satu kelurahan dan satu desa. Di mana, dalam kurun waktu 2 tahun (2022-2023) lebih dari 120 km jalan desa yang telah terbangun, terdapat 1.876 unit rumah masyarakat kurang mampu yang telah direhap,” ujar Bupati Bengkalis Kasmarni usai membuka MTQ ke-6 tingkat Kecamatan Bathin Solapan, Senin (22/7) Malam.

Ia mengungkapkan, sejak 2023 lalu, Bengkalis menjadi satu-satunya kabupaten di Provinsi Riau yang telah menerima penghargaan tingkat madya, dalam percepatan pembangunan desa dari Menteri Desa dan PDTT RI.

Baca Juga:  Tim Gakkum KLHK RI Periksa Manajemen PKS PT SIPP

Begitu pula dalam program akses jaminan sosial dan kesehatan bagi masyarakat, salah satu di antaranya dengan memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan 100 persen bagi non-ASN dan kepada 24.000 orang pekerja rentan seperti buruh, petani, peternak, nelayan, dan perangkat desa yang ada di daerah ini.

“Alhamdulillah, buah dari program tersebut, kita telah meraih penghargaan terbaik 1 Paritrana Award 2024 dari Gubernur Riau. Dan pada 2024 ini, kami akan kembali mengalokasikan anggaran untuk jaminan sosial (Jamsos) ketenagakerjaan khusus kepada 10.000 pekerja ekosistem sawit yang ada di daerah ini, melalui dana bagi hasil sawit,” jelas Kasmarni.

Kemudian untuk program jaminan kesehatan kata Kasmarni, semuanya telah dipermudah, masyarakat cukup membawa KTP untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Bahkan pihaknya juga telah menginstruksikan dinas kesehatan, agar pada 2024 ini, setiap Puskesmas yang ada di desa, untuk menerapkan pelayanan 24 jam kepada masyarakat.

Baca Juga:  Gempur Gelar Aksi, DPRD Layangkan Surat ke Presiden

Selain sekolah gratis, pihaknya juga menyediakan beasiswa untuk program keagamaan, juga telah menyediakan beasiswa tahfiz Qur’an, bantuan honor guru madrasah, pembangunan rumah ibadah.(ksm)

BATHIN SOLAPAN (RIAUPOS.CO) – Saat ini Kabupaten Bengkalis sudah bergerak maju, berbagai prestasi telah diraih, serta telah terlaksananya delapan program unggulan daerah maupun program pembangunan lainnya. Baik yang berkaitan dengan pelayanan dasar, maupun pembangunan infrastruktur.

“Ya, seperti program bantuan keuangan khusus satu miliar satu kecamatan, satu kelurahan dan satu desa. Di mana, dalam kurun waktu 2 tahun (2022-2023) lebih dari 120 km jalan desa yang telah terbangun, terdapat 1.876 unit rumah masyarakat kurang mampu yang telah direhap,” ujar Bupati Bengkalis Kasmarni usai membuka MTQ ke-6 tingkat Kecamatan Bathin Solapan, Senin (22/7) Malam.

Ia mengungkapkan, sejak 2023 lalu, Bengkalis menjadi satu-satunya kabupaten di Provinsi Riau yang telah menerima penghargaan tingkat madya, dalam percepatan pembangunan desa dari Menteri Desa dan PDTT RI.

Baca Juga:  Diguyur Hujan, Rumah Warga Bathin Solapan Terendam Banjir

Begitu pula dalam program akses jaminan sosial dan kesehatan bagi masyarakat, salah satu di antaranya dengan memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan 100 persen bagi non-ASN dan kepada 24.000 orang pekerja rentan seperti buruh, petani, peternak, nelayan, dan perangkat desa yang ada di daerah ini.

“Alhamdulillah, buah dari program tersebut, kita telah meraih penghargaan terbaik 1 Paritrana Award 2024 dari Gubernur Riau. Dan pada 2024 ini, kami akan kembali mengalokasikan anggaran untuk jaminan sosial (Jamsos) ketenagakerjaan khusus kepada 10.000 pekerja ekosistem sawit yang ada di daerah ini, melalui dana bagi hasil sawit,” jelas Kasmarni.

- Advertisement -

Kemudian untuk program jaminan kesehatan kata Kasmarni, semuanya telah dipermudah, masyarakat cukup membawa KTP untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Bahkan pihaknya juga telah menginstruksikan dinas kesehatan, agar pada 2024 ini, setiap Puskesmas yang ada di desa, untuk menerapkan pelayanan 24 jam kepada masyarakat.

Baca Juga:  HUT ke-242 Pekanbaru, Ribuan Anak Ikut Khitanan Massal Gratis

Selain sekolah gratis, pihaknya juga menyediakan beasiswa untuk program keagamaan, juga telah menyediakan beasiswa tahfiz Qur’an, bantuan honor guru madrasah, pembangunan rumah ibadah.(ksm)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

BATHIN SOLAPAN (RIAUPOS.CO) – Saat ini Kabupaten Bengkalis sudah bergerak maju, berbagai prestasi telah diraih, serta telah terlaksananya delapan program unggulan daerah maupun program pembangunan lainnya. Baik yang berkaitan dengan pelayanan dasar, maupun pembangunan infrastruktur.

“Ya, seperti program bantuan keuangan khusus satu miliar satu kecamatan, satu kelurahan dan satu desa. Di mana, dalam kurun waktu 2 tahun (2022-2023) lebih dari 120 km jalan desa yang telah terbangun, terdapat 1.876 unit rumah masyarakat kurang mampu yang telah direhap,” ujar Bupati Bengkalis Kasmarni usai membuka MTQ ke-6 tingkat Kecamatan Bathin Solapan, Senin (22/7) Malam.

Ia mengungkapkan, sejak 2023 lalu, Bengkalis menjadi satu-satunya kabupaten di Provinsi Riau yang telah menerima penghargaan tingkat madya, dalam percepatan pembangunan desa dari Menteri Desa dan PDTT RI.

Baca Juga:  Baru Terpilih Jadi Ketua PPP Bengkalis, Rahmad Dhona Ditolak PAC Kecamatan

Begitu pula dalam program akses jaminan sosial dan kesehatan bagi masyarakat, salah satu di antaranya dengan memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan 100 persen bagi non-ASN dan kepada 24.000 orang pekerja rentan seperti buruh, petani, peternak, nelayan, dan perangkat desa yang ada di daerah ini.

“Alhamdulillah, buah dari program tersebut, kita telah meraih penghargaan terbaik 1 Paritrana Award 2024 dari Gubernur Riau. Dan pada 2024 ini, kami akan kembali mengalokasikan anggaran untuk jaminan sosial (Jamsos) ketenagakerjaan khusus kepada 10.000 pekerja ekosistem sawit yang ada di daerah ini, melalui dana bagi hasil sawit,” jelas Kasmarni.

Kemudian untuk program jaminan kesehatan kata Kasmarni, semuanya telah dipermudah, masyarakat cukup membawa KTP untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Bahkan pihaknya juga telah menginstruksikan dinas kesehatan, agar pada 2024 ini, setiap Puskesmas yang ada di desa, untuk menerapkan pelayanan 24 jam kepada masyarakat.

Baca Juga:  Tokoh Sakai, M Yatim Tutup Usia

Selain sekolah gratis, pihaknya juga menyediakan beasiswa untuk program keagamaan, juga telah menyediakan beasiswa tahfiz Qur’an, bantuan honor guru madrasah, pembangunan rumah ibadah.(ksm)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari