Kamis, 3 April 2025
spot_img

Viral Video Bus Bawa Penumpang Dugaan Corona di Roro Bengkalis, Ini Penjelasannya

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Baru-baru ini, beredar video yang sempat menghebohkan masyarakat Bengkalis di aplikasi jejaring sosial WhatsApp (WA) tentang bus yang membawa penumpang dugaan virus corona. Video tersebut beredar sejak Rabu malam (13/5/2020) dan disebut membawa petugas Puskesmas Lubuk Muda, yang berada di perbatasan Siak-Bengkalis.

Dalam video tersebut, terlihat bus berada didalam Roro penyeberangan Sungai Selari-Air Putih. Melalui surat Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Bengkalis Nomor 440/DISKES-YANKES/2020/963 dikonfirmasi bahwa bus tersebut membawa pegawai UPT Puskesmas Lubuk Muda Kecamatan Siak Kecil.

“Telah dilaksanakan rapid test terhadap 58 orang pegawai UPT Puskesmas Lubuk Muda Kecamatan Siak Kecil dengan hasil test 34 orang reaktif,” tulis Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, Ersan Saputra dalam surat yang diterima RIAUPOS.CO tersebut.

Baca Juga:  APBD-P Bengkalis Turun Rp700 Miliar

Lebih lanjut dijelaskannya, 34 orang pegawai puskesmas tersebut akan dikarantina di UPT Diklat BKPP Kabupaten Bengkalis. Tak hanya itu, mereka juga akan dilakukan pengambilan swab untuk penentuan diagnostic.

Dengan demikian, pelayanan kesehatan di UPT Puskesmas Lubuk Muda akan dihentikan sementara sampai dengan keluarnya hasil pemeriksaan swab. Namun demikian, pelayanan persalinan normal masih dibuka.

Sementara itu, bagi masyarakat sekitar Lubuk Muda yang ingin mendapatkan layanan kesehatan, maka pelayanan kesehatan akan dialihkan ke puskesmas terdekat, yakni UPT Puskesmas Sadar Jaya Kecamatan Siak Kecil dan UPT Puskesmas Sungai Pakning Kecamatan Bukit Batu.

Laporan:*/egp (Bengkalis)

Editor: Eka G Putra

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Baru-baru ini, beredar video yang sempat menghebohkan masyarakat Bengkalis di aplikasi jejaring sosial WhatsApp (WA) tentang bus yang membawa penumpang dugaan virus corona. Video tersebut beredar sejak Rabu malam (13/5/2020) dan disebut membawa petugas Puskesmas Lubuk Muda, yang berada di perbatasan Siak-Bengkalis.

Dalam video tersebut, terlihat bus berada didalam Roro penyeberangan Sungai Selari-Air Putih. Melalui surat Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Bengkalis Nomor 440/DISKES-YANKES/2020/963 dikonfirmasi bahwa bus tersebut membawa pegawai UPT Puskesmas Lubuk Muda Kecamatan Siak Kecil.

“Telah dilaksanakan rapid test terhadap 58 orang pegawai UPT Puskesmas Lubuk Muda Kecamatan Siak Kecil dengan hasil test 34 orang reaktif,” tulis Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, Ersan Saputra dalam surat yang diterima RIAUPOS.CO tersebut.

Baca Juga:  Hot Spot Muncul Lagi, Terbanyak di Bengkalis

Lebih lanjut dijelaskannya, 34 orang pegawai puskesmas tersebut akan dikarantina di UPT Diklat BKPP Kabupaten Bengkalis. Tak hanya itu, mereka juga akan dilakukan pengambilan swab untuk penentuan diagnostic.

Dengan demikian, pelayanan kesehatan di UPT Puskesmas Lubuk Muda akan dihentikan sementara sampai dengan keluarnya hasil pemeriksaan swab. Namun demikian, pelayanan persalinan normal masih dibuka.

Sementara itu, bagi masyarakat sekitar Lubuk Muda yang ingin mendapatkan layanan kesehatan, maka pelayanan kesehatan akan dialihkan ke puskesmas terdekat, yakni UPT Puskesmas Sadar Jaya Kecamatan Siak Kecil dan UPT Puskesmas Sungai Pakning Kecamatan Bukit Batu.

Laporan:*/egp (Bengkalis)

Editor: Eka G Putra

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Viral Video Bus Bawa Penumpang Dugaan Corona di Roro Bengkalis, Ini Penjelasannya

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Baru-baru ini, beredar video yang sempat menghebohkan masyarakat Bengkalis di aplikasi jejaring sosial WhatsApp (WA) tentang bus yang membawa penumpang dugaan virus corona. Video tersebut beredar sejak Rabu malam (13/5/2020) dan disebut membawa petugas Puskesmas Lubuk Muda, yang berada di perbatasan Siak-Bengkalis.

Dalam video tersebut, terlihat bus berada didalam Roro penyeberangan Sungai Selari-Air Putih. Melalui surat Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Bengkalis Nomor 440/DISKES-YANKES/2020/963 dikonfirmasi bahwa bus tersebut membawa pegawai UPT Puskesmas Lubuk Muda Kecamatan Siak Kecil.

“Telah dilaksanakan rapid test terhadap 58 orang pegawai UPT Puskesmas Lubuk Muda Kecamatan Siak Kecil dengan hasil test 34 orang reaktif,” tulis Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, Ersan Saputra dalam surat yang diterima RIAUPOS.CO tersebut.

Baca Juga:  Mohon Bantulah Kami Pak Jokowi

Lebih lanjut dijelaskannya, 34 orang pegawai puskesmas tersebut akan dikarantina di UPT Diklat BKPP Kabupaten Bengkalis. Tak hanya itu, mereka juga akan dilakukan pengambilan swab untuk penentuan diagnostic.

Dengan demikian, pelayanan kesehatan di UPT Puskesmas Lubuk Muda akan dihentikan sementara sampai dengan keluarnya hasil pemeriksaan swab. Namun demikian, pelayanan persalinan normal masih dibuka.

Sementara itu, bagi masyarakat sekitar Lubuk Muda yang ingin mendapatkan layanan kesehatan, maka pelayanan kesehatan akan dialihkan ke puskesmas terdekat, yakni UPT Puskesmas Sadar Jaya Kecamatan Siak Kecil dan UPT Puskesmas Sungai Pakning Kecamatan Bukit Batu.

Laporan:*/egp (Bengkalis)

Editor: Eka G Putra

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Baru-baru ini, beredar video yang sempat menghebohkan masyarakat Bengkalis di aplikasi jejaring sosial WhatsApp (WA) tentang bus yang membawa penumpang dugaan virus corona. Video tersebut beredar sejak Rabu malam (13/5/2020) dan disebut membawa petugas Puskesmas Lubuk Muda, yang berada di perbatasan Siak-Bengkalis.

Dalam video tersebut, terlihat bus berada didalam Roro penyeberangan Sungai Selari-Air Putih. Melalui surat Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Bengkalis Nomor 440/DISKES-YANKES/2020/963 dikonfirmasi bahwa bus tersebut membawa pegawai UPT Puskesmas Lubuk Muda Kecamatan Siak Kecil.

“Telah dilaksanakan rapid test terhadap 58 orang pegawai UPT Puskesmas Lubuk Muda Kecamatan Siak Kecil dengan hasil test 34 orang reaktif,” tulis Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, Ersan Saputra dalam surat yang diterima RIAUPOS.CO tersebut.

Baca Juga:  APBD-P Bengkalis Turun Rp700 Miliar

Lebih lanjut dijelaskannya, 34 orang pegawai puskesmas tersebut akan dikarantina di UPT Diklat BKPP Kabupaten Bengkalis. Tak hanya itu, mereka juga akan dilakukan pengambilan swab untuk penentuan diagnostic.

Dengan demikian, pelayanan kesehatan di UPT Puskesmas Lubuk Muda akan dihentikan sementara sampai dengan keluarnya hasil pemeriksaan swab. Namun demikian, pelayanan persalinan normal masih dibuka.

Sementara itu, bagi masyarakat sekitar Lubuk Muda yang ingin mendapatkan layanan kesehatan, maka pelayanan kesehatan akan dialihkan ke puskesmas terdekat, yakni UPT Puskesmas Sadar Jaya Kecamatan Siak Kecil dan UPT Puskesmas Sungai Pakning Kecamatan Bukit Batu.

Laporan:*/egp (Bengkalis)

Editor: Eka G Putra

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari