Senin, 9 Maret 2026
- Advertisement -

ASN dan Honorer Tes Urine

(RIAUPOS.CO) — SECARA mendadak seluruh pegawai dan honorer di lingkungan Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis dites urine. Pelaksanaan tes urine ini mengacu kepada program Mahkamah Agung (MA) dengan melibatkan Polisi Kesehatan (Polkes) dari Mapolres Bengkalis, Rabu (26/6).

Ada sekitar 46 pegawai dan honorer yang menjalani tes urine di Kantor PN Bengkalis Kelas II, Jalan Karimun-Bengkalis. Tes urine itu diawali oleh Ketua PN Bengkalis Kelas II Rudi Ananta Wijaya SH MH Li. Tes urine berlangsung pukul 08.00 WIB.

Terlihat sebelum pelaksanaan tes urine berlangsung, seluruh peralatan sudah disiapkan tim Polkes. Satu persatu pegawai dan honorer diambil sample urinenya untuk diketahui hasilnya negatif atau positif. Hampir seluruh pegawai dan honorer di PN Bengkalis tidak mengelak untuk dilakukan pemeriksaan urine.

Baca Juga:  Tegakkan Protokol Kesehatan, Utamakan Cara Humanis

Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kelas II Bengkalis, Rudi Ananta Wijaya SH MH Li kepada sejumlah wartawan mengatakan, kegiatan tes urine ini sengaja dilakukan mendadak tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu. Sehingga nantinya bisa diketahui hasilnya secara tepat.

"Meski secara mendadak, namun tes urine ini merupakan program dari Mahkamah Agung (MA).  Tujuannya, agar seluruh pegawai dan honorer di pengadilan itu bersih dari pengaruh obat-obatan terlarang,” kata hakim yang baru beberapa pekan menjabat sebagai Ketua PN Bengkalis ini.

Rudi Ananta menjelaskan, untuk hasil resmi pihak PN Bengkalis masih menunggu hasil dari tim Polkes Polres Bengkalis, diharapkan dua hari kedepan bisa diketahui hasilnya. ''Kalau dilihat secara kasat mata, sepertinya semuanya bersih dari pengaruh narkoba,' ' tambah dia.

Baca Juga:  Kabaharkam: Ini Semua untuk Masyarakat

Ia menegaskan, apabila memang nantinya dari hasil tes urine yang dikeluarkan Polres Bengkalis tersebut, ada diantara pegawai ataupun honorer ditemukan positif ada unsur pengaruh narkoba, maka langkah awal akan dilakukan pembinaan terlebih dahulu.

''Tapi apakah nantinya masih bisa dibina atau tidak bisa dibina, kami akan kita tindalanjuti kemudian. Sebab kita tidak bisa berandai-andai, karena masih menunggu hasil resmi dari pihak Polres Bengkalis,' ' jelasnya lagi. (ksm)

Laporan ERWAN SANI, Bengkalis

 

(RIAUPOS.CO) — SECARA mendadak seluruh pegawai dan honorer di lingkungan Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis dites urine. Pelaksanaan tes urine ini mengacu kepada program Mahkamah Agung (MA) dengan melibatkan Polisi Kesehatan (Polkes) dari Mapolres Bengkalis, Rabu (26/6).

Ada sekitar 46 pegawai dan honorer yang menjalani tes urine di Kantor PN Bengkalis Kelas II, Jalan Karimun-Bengkalis. Tes urine itu diawali oleh Ketua PN Bengkalis Kelas II Rudi Ananta Wijaya SH MH Li. Tes urine berlangsung pukul 08.00 WIB.

Terlihat sebelum pelaksanaan tes urine berlangsung, seluruh peralatan sudah disiapkan tim Polkes. Satu persatu pegawai dan honorer diambil sample urinenya untuk diketahui hasilnya negatif atau positif. Hampir seluruh pegawai dan honorer di PN Bengkalis tidak mengelak untuk dilakukan pemeriksaan urine.

Baca Juga:  Ketangguhan Yamaha Maxi Dijajal ke Iven Bakar Tongkang

Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kelas II Bengkalis, Rudi Ananta Wijaya SH MH Li kepada sejumlah wartawan mengatakan, kegiatan tes urine ini sengaja dilakukan mendadak tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu. Sehingga nantinya bisa diketahui hasilnya secara tepat.

"Meski secara mendadak, namun tes urine ini merupakan program dari Mahkamah Agung (MA).  Tujuannya, agar seluruh pegawai dan honorer di pengadilan itu bersih dari pengaruh obat-obatan terlarang,” kata hakim yang baru beberapa pekan menjabat sebagai Ketua PN Bengkalis ini.

- Advertisement -

Rudi Ananta menjelaskan, untuk hasil resmi pihak PN Bengkalis masih menunggu hasil dari tim Polkes Polres Bengkalis, diharapkan dua hari kedepan bisa diketahui hasilnya. ''Kalau dilihat secara kasat mata, sepertinya semuanya bersih dari pengaruh narkoba,' ' tambah dia.

Baca Juga:  Cegah Kerumunan, Taman Rekreasi Ditutup 7 Hari

Ia menegaskan, apabila memang nantinya dari hasil tes urine yang dikeluarkan Polres Bengkalis tersebut, ada diantara pegawai ataupun honorer ditemukan positif ada unsur pengaruh narkoba, maka langkah awal akan dilakukan pembinaan terlebih dahulu.

- Advertisement -

''Tapi apakah nantinya masih bisa dibina atau tidak bisa dibina, kami akan kita tindalanjuti kemudian. Sebab kita tidak bisa berandai-andai, karena masih menunggu hasil resmi dari pihak Polres Bengkalis,' ' jelasnya lagi. (ksm)

Laporan ERWAN SANI, Bengkalis

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

(RIAUPOS.CO) — SECARA mendadak seluruh pegawai dan honorer di lingkungan Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis dites urine. Pelaksanaan tes urine ini mengacu kepada program Mahkamah Agung (MA) dengan melibatkan Polisi Kesehatan (Polkes) dari Mapolres Bengkalis, Rabu (26/6).

Ada sekitar 46 pegawai dan honorer yang menjalani tes urine di Kantor PN Bengkalis Kelas II, Jalan Karimun-Bengkalis. Tes urine itu diawali oleh Ketua PN Bengkalis Kelas II Rudi Ananta Wijaya SH MH Li. Tes urine berlangsung pukul 08.00 WIB.

Terlihat sebelum pelaksanaan tes urine berlangsung, seluruh peralatan sudah disiapkan tim Polkes. Satu persatu pegawai dan honorer diambil sample urinenya untuk diketahui hasilnya negatif atau positif. Hampir seluruh pegawai dan honorer di PN Bengkalis tidak mengelak untuk dilakukan pemeriksaan urine.

Baca Juga:  17 JPT Pratama Akan Ikuti Uji Kompetensi Bidang

Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kelas II Bengkalis, Rudi Ananta Wijaya SH MH Li kepada sejumlah wartawan mengatakan, kegiatan tes urine ini sengaja dilakukan mendadak tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu. Sehingga nantinya bisa diketahui hasilnya secara tepat.

"Meski secara mendadak, namun tes urine ini merupakan program dari Mahkamah Agung (MA).  Tujuannya, agar seluruh pegawai dan honorer di pengadilan itu bersih dari pengaruh obat-obatan terlarang,” kata hakim yang baru beberapa pekan menjabat sebagai Ketua PN Bengkalis ini.

Rudi Ananta menjelaskan, untuk hasil resmi pihak PN Bengkalis masih menunggu hasil dari tim Polkes Polres Bengkalis, diharapkan dua hari kedepan bisa diketahui hasilnya. ''Kalau dilihat secara kasat mata, sepertinya semuanya bersih dari pengaruh narkoba,' ' tambah dia.

Baca Juga:  Ketangguhan Yamaha Maxi Dijajal ke Iven Bakar Tongkang

Ia menegaskan, apabila memang nantinya dari hasil tes urine yang dikeluarkan Polres Bengkalis tersebut, ada diantara pegawai ataupun honorer ditemukan positif ada unsur pengaruh narkoba, maka langkah awal akan dilakukan pembinaan terlebih dahulu.

''Tapi apakah nantinya masih bisa dibina atau tidak bisa dibina, kami akan kita tindalanjuti kemudian. Sebab kita tidak bisa berandai-andai, karena masih menunggu hasil resmi dari pihak Polres Bengkalis,' ' jelasnya lagi. (ksm)

Laporan ERWAN SANI, Bengkalis

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari