Jumat, 4 September 2026
- Advertisement -

Enam Napi Mantan ASN di Riau Dipindahkan ke Lapas Nusakambangan

PEKANBARU (RIAU POS.CO) — Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Provinsi Riau memindahkan sebanyak 6 orang narapidana kasus narkoba di Riau ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Jawa Tengah, Jumat (19/2/2021) pagi.

Keenam orang narapidana tersebut merupakan mantan Aparatur Sipil Negera (ASN) di lembaga pemasyarakatan di Riau.

Kepala Divisi Pemasyararakatan (Kadivpas) Kanwil Kemenkumham Riau, Maulidi Hilal didampingi Kepala Lapas Kelas II A Pekanbaru Herry Suhasmin mengatakan, total ada 6 narapidana narkoba yang sudah dipindahkan ke Lapas Nusakambangan yang dilakukan secara bertahap.

"Kita telah berangkatkan secara bertahap yang dibagi menjadi 2 trip. Sebelumnya sudah 3 orang napi, dan saat ini ada 3 napi lagi. Total 6 napi yang sudah dipindahkan ke Lapas Nusakambangan," ujar Maulidi Hilal.

Baca Juga:  Gagas Iven Pesta Durian Kampar

Lanjutnya, keenam napi tersebut berasal dari mantan pegawai ASN di jajaran lembaga pemasyarakatan di Riau yang sebelumnya terlibat kasus narkoba, baik itu pengguna maupun pengedar narkoba.

Diungkapkannya, pemindahan 6 orang narapidana kasus narkoba itu sesuai dengan arahan dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau.

"Ini menunjukkan kepada masyarakat bahwa ini adalah komitmen kami terhadap pemberantasan narkoba, sekalipun napi merupakan mantan pegawai di jajaran Lembaga Pemasyarakatan di Riau," tegasnya.

Ia mengingatkan, semoga ini menjadi pelajaran bagi pegawai dijajaran Kumham maupun pemasyarakatan khususnya. Agar tidak lagi mencoba untuk menjadi kaki tangannya bandar narkoba karena itu sangat amat merugikan.

Baca Juga:  Pemprov Riau Dinilai Belum Konsisten Tekan Penyebaran

Ditambahkannya, dalam melakukan pemberangkatan narapidana pihaknya menggunakan pesawat reguler dengan menyesuaikan standar operasional prosedur (SOP) dari maskapai penerbangan.

Laporan: Dofi Iskandar (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi

 

PEKANBARU (RIAU POS.CO) — Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Provinsi Riau memindahkan sebanyak 6 orang narapidana kasus narkoba di Riau ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Jawa Tengah, Jumat (19/2/2021) pagi.

Keenam orang narapidana tersebut merupakan mantan Aparatur Sipil Negera (ASN) di lembaga pemasyarakatan di Riau.

Kepala Divisi Pemasyararakatan (Kadivpas) Kanwil Kemenkumham Riau, Maulidi Hilal didampingi Kepala Lapas Kelas II A Pekanbaru Herry Suhasmin mengatakan, total ada 6 narapidana narkoba yang sudah dipindahkan ke Lapas Nusakambangan yang dilakukan secara bertahap.

"Kita telah berangkatkan secara bertahap yang dibagi menjadi 2 trip. Sebelumnya sudah 3 orang napi, dan saat ini ada 3 napi lagi. Total 6 napi yang sudah dipindahkan ke Lapas Nusakambangan," ujar Maulidi Hilal.

Baca Juga:  Kasus Harian Covid-19 di Riau Hampir 1.000

Lanjutnya, keenam napi tersebut berasal dari mantan pegawai ASN di jajaran lembaga pemasyarakatan di Riau yang sebelumnya terlibat kasus narkoba, baik itu pengguna maupun pengedar narkoba.

- Advertisement -

Diungkapkannya, pemindahan 6 orang narapidana kasus narkoba itu sesuai dengan arahan dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau.

"Ini menunjukkan kepada masyarakat bahwa ini adalah komitmen kami terhadap pemberantasan narkoba, sekalipun napi merupakan mantan pegawai di jajaran Lembaga Pemasyarakatan di Riau," tegasnya.

- Advertisement -

Ia mengingatkan, semoga ini menjadi pelajaran bagi pegawai dijajaran Kumham maupun pemasyarakatan khususnya. Agar tidak lagi mencoba untuk menjadi kaki tangannya bandar narkoba karena itu sangat amat merugikan.

Baca Juga:  Mutasi ASN ke Pemprov Riau Harus Melalui Proses Asesmen 

Ditambahkannya, dalam melakukan pemberangkatan narapidana pihaknya menggunakan pesawat reguler dengan menyesuaikan standar operasional prosedur (SOP) dari maskapai penerbangan.

Laporan: Dofi Iskandar (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAU POS.CO) — Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Provinsi Riau memindahkan sebanyak 6 orang narapidana kasus narkoba di Riau ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Jawa Tengah, Jumat (19/2/2021) pagi.

Keenam orang narapidana tersebut merupakan mantan Aparatur Sipil Negera (ASN) di lembaga pemasyarakatan di Riau.

Kepala Divisi Pemasyararakatan (Kadivpas) Kanwil Kemenkumham Riau, Maulidi Hilal didampingi Kepala Lapas Kelas II A Pekanbaru Herry Suhasmin mengatakan, total ada 6 narapidana narkoba yang sudah dipindahkan ke Lapas Nusakambangan yang dilakukan secara bertahap.

"Kita telah berangkatkan secara bertahap yang dibagi menjadi 2 trip. Sebelumnya sudah 3 orang napi, dan saat ini ada 3 napi lagi. Total 6 napi yang sudah dipindahkan ke Lapas Nusakambangan," ujar Maulidi Hilal.

Baca Juga:  Pengusulan Dua Calon Wabup Belum Putus di Partai Koalisi

Lanjutnya, keenam napi tersebut berasal dari mantan pegawai ASN di jajaran lembaga pemasyarakatan di Riau yang sebelumnya terlibat kasus narkoba, baik itu pengguna maupun pengedar narkoba.

Diungkapkannya, pemindahan 6 orang narapidana kasus narkoba itu sesuai dengan arahan dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau.

"Ini menunjukkan kepada masyarakat bahwa ini adalah komitmen kami terhadap pemberantasan narkoba, sekalipun napi merupakan mantan pegawai di jajaran Lembaga Pemasyarakatan di Riau," tegasnya.

Ia mengingatkan, semoga ini menjadi pelajaran bagi pegawai dijajaran Kumham maupun pemasyarakatan khususnya. Agar tidak lagi mencoba untuk menjadi kaki tangannya bandar narkoba karena itu sangat amat merugikan.

Baca Juga:  Targetkan 27.870 Warga Terima Vaksin Gotong Royong

Ditambahkannya, dalam melakukan pemberangkatan narapidana pihaknya menggunakan pesawat reguler dengan menyesuaikan standar operasional prosedur (SOP) dari maskapai penerbangan.

Laporan: Dofi Iskandar (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari