Senin, 7 April 2025
spot_img

Evaluasi Proses Pembelajaran Daring

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Hampir setahun pelajar di Provinsi Riau menerapkan sistem pelajaran dalam jaringan (daring). Saat ini, sudah ada sebagian daerah yang mulai menerapkan pembelajaran tatap muka pasca Pandemi Covid-19 berlangsung.

Maka dari itu, Dinas Pendidikan Provinsi Riau diminta agar melakukan evaluasi terhadap metode belajar daring yang telah di terapkan selama satu tahun ini. Itu agar kualitas ilmu yang di terima siswa, bisa benar-benar sesuai harapan.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho kepada Riau Pos, Rabu (17/3). Dikatakan dia, selama mengikuti pembelajaran daring, tentunya ilmu yang di serap pelajar tidak seefektif pada saat sekolah tatap muka. 

“Hampir bisa di pastikan tidak seefektif belajar tatap muka. Benar kan? Kalau belajar daring kadang ada yang siswanya masih ngantuk-ngantuk. Kadang ada yang fokus ke mainan yang ada di rumah dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Banyak Permasalahan Tanah, Komisi II DPR RI Turun ke Riau

Evaluasi, lanjut dia, sangat di perlukan untuk membuat kebijakan yang akan di putuskan bila seluruh sekolah mulai menerapkan sistem belajar tatap muka. Sebab bila tidak ada evaluasi, siswa yang tidak menyerap pelajaran dengan baik, sama saja dengan ketinggalan mata pelajaran selama masa belajar daring.

Hal tersebut menurut politisi asal Kota Pekanbaru ini harus di perhatikan. Karena hakikat belajar tidak hanya sebatas angka pada rapor saat naik kelas. ”Namun lebih dari pada itu. Kita ingin anak didik kita, generasi penerus bangsa kita mendapat kualitas pembelajaran maksimal meski di tengah pandemi,” sambungnya.

Selaku pimpinan DPRD Riau, dirinya akan mendorong komisi terkait untuk segera memanggil pihak Disdik Riau untuk menanyakan sudah sejauh mana evaluasi yang dilakukan.

Baca Juga:  TLCI Chapter#2 Riau Serahkan Bantuan Korban Gempa Pasaman

”Nanti saya akan dorong komisi terkait, yakni komisi V untuk segera panggil Dinas Pendidikan. Bagaimana flashback pembelajaran selama pandemi? Efektif atau tidak? Terserap dengan baik atau tidak? Apa solusi? Tentu itu semua harus ada,” tuntasnya.(nda)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Hampir setahun pelajar di Provinsi Riau menerapkan sistem pelajaran dalam jaringan (daring). Saat ini, sudah ada sebagian daerah yang mulai menerapkan pembelajaran tatap muka pasca Pandemi Covid-19 berlangsung.

Maka dari itu, Dinas Pendidikan Provinsi Riau diminta agar melakukan evaluasi terhadap metode belajar daring yang telah di terapkan selama satu tahun ini. Itu agar kualitas ilmu yang di terima siswa, bisa benar-benar sesuai harapan.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho kepada Riau Pos, Rabu (17/3). Dikatakan dia, selama mengikuti pembelajaran daring, tentunya ilmu yang di serap pelajar tidak seefektif pada saat sekolah tatap muka. 

“Hampir bisa di pastikan tidak seefektif belajar tatap muka. Benar kan? Kalau belajar daring kadang ada yang siswanya masih ngantuk-ngantuk. Kadang ada yang fokus ke mainan yang ada di rumah dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Membaca Bumi Manusia: Mengenal Kepingan Sejarah Lewat Sastra

Evaluasi, lanjut dia, sangat di perlukan untuk membuat kebijakan yang akan di putuskan bila seluruh sekolah mulai menerapkan sistem belajar tatap muka. Sebab bila tidak ada evaluasi, siswa yang tidak menyerap pelajaran dengan baik, sama saja dengan ketinggalan mata pelajaran selama masa belajar daring.

Hal tersebut menurut politisi asal Kota Pekanbaru ini harus di perhatikan. Karena hakikat belajar tidak hanya sebatas angka pada rapor saat naik kelas. ”Namun lebih dari pada itu. Kita ingin anak didik kita, generasi penerus bangsa kita mendapat kualitas pembelajaran maksimal meski di tengah pandemi,” sambungnya.

Selaku pimpinan DPRD Riau, dirinya akan mendorong komisi terkait untuk segera memanggil pihak Disdik Riau untuk menanyakan sudah sejauh mana evaluasi yang dilakukan.

Baca Juga:  Alih Kelola 10 Ribu Sumur, 3.500 Karyawan

”Nanti saya akan dorong komisi terkait, yakni komisi V untuk segera panggil Dinas Pendidikan. Bagaimana flashback pembelajaran selama pandemi? Efektif atau tidak? Terserap dengan baik atau tidak? Apa solusi? Tentu itu semua harus ada,” tuntasnya.(nda)

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Evaluasi Proses Pembelajaran Daring

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Hampir setahun pelajar di Provinsi Riau menerapkan sistem pelajaran dalam jaringan (daring). Saat ini, sudah ada sebagian daerah yang mulai menerapkan pembelajaran tatap muka pasca Pandemi Covid-19 berlangsung.

Maka dari itu, Dinas Pendidikan Provinsi Riau diminta agar melakukan evaluasi terhadap metode belajar daring yang telah di terapkan selama satu tahun ini. Itu agar kualitas ilmu yang di terima siswa, bisa benar-benar sesuai harapan.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho kepada Riau Pos, Rabu (17/3). Dikatakan dia, selama mengikuti pembelajaran daring, tentunya ilmu yang di serap pelajar tidak seefektif pada saat sekolah tatap muka. 

“Hampir bisa di pastikan tidak seefektif belajar tatap muka. Benar kan? Kalau belajar daring kadang ada yang siswanya masih ngantuk-ngantuk. Kadang ada yang fokus ke mainan yang ada di rumah dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Besok, Masuk Riau Wajib Rapid Test

Evaluasi, lanjut dia, sangat di perlukan untuk membuat kebijakan yang akan di putuskan bila seluruh sekolah mulai menerapkan sistem belajar tatap muka. Sebab bila tidak ada evaluasi, siswa yang tidak menyerap pelajaran dengan baik, sama saja dengan ketinggalan mata pelajaran selama masa belajar daring.

Hal tersebut menurut politisi asal Kota Pekanbaru ini harus di perhatikan. Karena hakikat belajar tidak hanya sebatas angka pada rapor saat naik kelas. ”Namun lebih dari pada itu. Kita ingin anak didik kita, generasi penerus bangsa kita mendapat kualitas pembelajaran maksimal meski di tengah pandemi,” sambungnya.

Selaku pimpinan DPRD Riau, dirinya akan mendorong komisi terkait untuk segera memanggil pihak Disdik Riau untuk menanyakan sudah sejauh mana evaluasi yang dilakukan.

Baca Juga:  Dua Kambing Jadi Umpan Harimau Teluk Lanus

”Nanti saya akan dorong komisi terkait, yakni komisi V untuk segera panggil Dinas Pendidikan. Bagaimana flashback pembelajaran selama pandemi? Efektif atau tidak? Terserap dengan baik atau tidak? Apa solusi? Tentu itu semua harus ada,” tuntasnya.(nda)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Hampir setahun pelajar di Provinsi Riau menerapkan sistem pelajaran dalam jaringan (daring). Saat ini, sudah ada sebagian daerah yang mulai menerapkan pembelajaran tatap muka pasca Pandemi Covid-19 berlangsung.

Maka dari itu, Dinas Pendidikan Provinsi Riau diminta agar melakukan evaluasi terhadap metode belajar daring yang telah di terapkan selama satu tahun ini. Itu agar kualitas ilmu yang di terima siswa, bisa benar-benar sesuai harapan.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho kepada Riau Pos, Rabu (17/3). Dikatakan dia, selama mengikuti pembelajaran daring, tentunya ilmu yang di serap pelajar tidak seefektif pada saat sekolah tatap muka. 

“Hampir bisa di pastikan tidak seefektif belajar tatap muka. Benar kan? Kalau belajar daring kadang ada yang siswanya masih ngantuk-ngantuk. Kadang ada yang fokus ke mainan yang ada di rumah dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Membaca Bumi Manusia: Mengenal Kepingan Sejarah Lewat Sastra

Evaluasi, lanjut dia, sangat di perlukan untuk membuat kebijakan yang akan di putuskan bila seluruh sekolah mulai menerapkan sistem belajar tatap muka. Sebab bila tidak ada evaluasi, siswa yang tidak menyerap pelajaran dengan baik, sama saja dengan ketinggalan mata pelajaran selama masa belajar daring.

Hal tersebut menurut politisi asal Kota Pekanbaru ini harus di perhatikan. Karena hakikat belajar tidak hanya sebatas angka pada rapor saat naik kelas. ”Namun lebih dari pada itu. Kita ingin anak didik kita, generasi penerus bangsa kita mendapat kualitas pembelajaran maksimal meski di tengah pandemi,” sambungnya.

Selaku pimpinan DPRD Riau, dirinya akan mendorong komisi terkait untuk segera memanggil pihak Disdik Riau untuk menanyakan sudah sejauh mana evaluasi yang dilakukan.

Baca Juga:  TLCI Chapter#2 Riau Serahkan Bantuan Korban Gempa Pasaman

”Nanti saya akan dorong komisi terkait, yakni komisi V untuk segera panggil Dinas Pendidikan. Bagaimana flashback pembelajaran selama pandemi? Efektif atau tidak? Terserap dengan baik atau tidak? Apa solusi? Tentu itu semua harus ada,” tuntasnya.(nda)

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari