Senin, 11 Mei 2026
- Advertisement -

Empat Gajah Berkeliaran di Perkarangan Warga

RENGAT (RIAUPOS.CO) — Warga Kelurahan Peranap, Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dihebohkan adanya gajah. Parahnya lagi, gajah tersebut sudah masuk areal pemukiman warga tepatnya di bagian belakang SPBU Peranap.

Hingga saat ini belum ada penanganan dari pihak terkait terutama dari pihak BKSDA setempat. “Setidaknya sudah ada sekitar 40 hari gajah masuk perkarangan warga. Bahkan pada Sabtu (8/6) kemarin, gajah tersebut sudah berada di belakang SPBU Peranap,” ujar Dody Fernando SH MH, Senin (9/6).

Dari keterangan Dody Fernando, gajah yang berkeliaran itu sebanyak empat ekor. Di mana gajah yang ada itu sudah tergolong dewasa dan setiap hari berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain yang masih dalam wilayah Kelurahan Peranap.

Baca Juga:  Persentase Kesembuhan Terus Naik

Gajah tersebut juga sudah merusak berbagai tanaman warga. “Belum ada pemukiman warga yang dirusak tetapi berbagai tanaman warga sudah banyak yang dirusak,” ungkapnya.

Untuk itu harapnya, dengan kondisi yang ada saat ini hendaknya ada pihak terkait tanggap mengendalikan gajah tersebut. Karena apabila terus dibiarkan dikhawatirkan akan berdampak hingga merusak pemukiman warga.

Sementara saat ini, warga sudah mulai resah dan khawatir dengan keberadaan gajah tersebut. “Harus sampai kapan ada penanganan gajah ini, apakah harus menunggu ada korban jiwa,” katanya.(kas)

RENGAT (RIAUPOS.CO) — Warga Kelurahan Peranap, Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dihebohkan adanya gajah. Parahnya lagi, gajah tersebut sudah masuk areal pemukiman warga tepatnya di bagian belakang SPBU Peranap.

Hingga saat ini belum ada penanganan dari pihak terkait terutama dari pihak BKSDA setempat. “Setidaknya sudah ada sekitar 40 hari gajah masuk perkarangan warga. Bahkan pada Sabtu (8/6) kemarin, gajah tersebut sudah berada di belakang SPBU Peranap,” ujar Dody Fernando SH MH, Senin (9/6).

Dari keterangan Dody Fernando, gajah yang berkeliaran itu sebanyak empat ekor. Di mana gajah yang ada itu sudah tergolong dewasa dan setiap hari berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain yang masih dalam wilayah Kelurahan Peranap.

Baca Juga:  Hari Keenam, Pencairan Warga Cerenti Jatuh di Sungai Kuantan Sampai Perbatasan Inhu

Gajah tersebut juga sudah merusak berbagai tanaman warga. “Belum ada pemukiman warga yang dirusak tetapi berbagai tanaman warga sudah banyak yang dirusak,” ungkapnya.

Untuk itu harapnya, dengan kondisi yang ada saat ini hendaknya ada pihak terkait tanggap mengendalikan gajah tersebut. Karena apabila terus dibiarkan dikhawatirkan akan berdampak hingga merusak pemukiman warga.

Sementara saat ini, warga sudah mulai resah dan khawatir dengan keberadaan gajah tersebut. “Harus sampai kapan ada penanganan gajah ini, apakah harus menunggu ada korban jiwa,” katanya.(kas)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

RENGAT (RIAUPOS.CO) — Warga Kelurahan Peranap, Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dihebohkan adanya gajah. Parahnya lagi, gajah tersebut sudah masuk areal pemukiman warga tepatnya di bagian belakang SPBU Peranap.

Hingga saat ini belum ada penanganan dari pihak terkait terutama dari pihak BKSDA setempat. “Setidaknya sudah ada sekitar 40 hari gajah masuk perkarangan warga. Bahkan pada Sabtu (8/6) kemarin, gajah tersebut sudah berada di belakang SPBU Peranap,” ujar Dody Fernando SH MH, Senin (9/6).

Dari keterangan Dody Fernando, gajah yang berkeliaran itu sebanyak empat ekor. Di mana gajah yang ada itu sudah tergolong dewasa dan setiap hari berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain yang masih dalam wilayah Kelurahan Peranap.

Baca Juga:  Jadikan Perbedaan sebagai Pemersatu

Gajah tersebut juga sudah merusak berbagai tanaman warga. “Belum ada pemukiman warga yang dirusak tetapi berbagai tanaman warga sudah banyak yang dirusak,” ungkapnya.

Untuk itu harapnya, dengan kondisi yang ada saat ini hendaknya ada pihak terkait tanggap mengendalikan gajah tersebut. Karena apabila terus dibiarkan dikhawatirkan akan berdampak hingga merusak pemukiman warga.

Sementara saat ini, warga sudah mulai resah dan khawatir dengan keberadaan gajah tersebut. “Harus sampai kapan ada penanganan gajah ini, apakah harus menunggu ada korban jiwa,” katanya.(kas)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari