Senin, 12 Oktober 2026
- Advertisement -

Perusahaan Berkesan Tutupi Hak TKW Yang Tewas di Johor Malaysia

MERANTI(RIAUPOS.CO) -Seorang TKW asal Kepuluan Meranti dikabarkan tewas setelah jatuh dari lantai lantai 33 Forest City (FC) Johor Bahru, Malaysia, saat membersihkan jendela Kamis (1/8/19) siang kemarin.

Korban yang diketahui bernama Mulyani (22), warga Dusun I Dorak, Desa Banglas, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

 

Seperti dikabarkan oleh ibu saudara korban, Lin, kepada Riaupos.co, Jumat (2/8/19) pagi.  Informasi ia terima dari mandor tempat kerja korban. Kejadian diketahui saat kodisi korban sudah tidak bernyawa.

"Sampai saat ini kami dari pihak keluarga pun tidak tau kronologis detail kejadian. Kata mandornya, ia terpeleset saat membersihkan jendela kaca di lantai 33 bangunan tempat ia bekerja," ujarnya.

Baca Juga:  Sore Ini, PSPS Uji Coba Lawan Tornado FC

Selanjutnya, jenazah anak saudaranya itu langsung dievakuasi oleh petugas PDRM (Polis diraja Malaysia) untuk menjalani proses otopsi di HSAJB Hospital Sultanah Aminah Johor Baharu daerah setempat.

Semula Lin mengaku jika pihak keluarga sedikit keteteran atas upaya pemulangan jenazah korban. Terlebih informasi kronologis, kondisi korban, dan hak korban dari perusahaan. "Seperti menutup-nutupi," ungkap Lin.

Namun setelah melalui proses negosiasi, akhirnya pihak perusahaan bersedia memfasilitasi proses pemulangan jenazah korban agar bisa segera disemayamkan di tanah air kelahirannya, Meranti, Riau, Indonesia.

"Dari pihak perusahaan minta kami menjemput jenazah korban di Batam Kepri. Besok pagi kami dari pihak keluarga menunggu di Batam untuk mendampingi proses perjalanan jenazah hingga ke Meranti," ungkapnya.

Baca Juga:  Bupati Ingatkan Berzakat dan Arti Penting Pendidikan

Menurutnya, pihak keluarga juga telah melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) daerah setempat.

"Kita sudah laporkan ke Dinas Tenaga Kerja Meranti. Mereka siap membantu jika ada kendala. Namun untuk saat ini pihak dinas meminta kami fokus ke pemulangan jenazah," ujarnya.(Wir)

 

 

 
Editor: Deslina

MERANTI(RIAUPOS.CO) -Seorang TKW asal Kepuluan Meranti dikabarkan tewas setelah jatuh dari lantai lantai 33 Forest City (FC) Johor Bahru, Malaysia, saat membersihkan jendela Kamis (1/8/19) siang kemarin.

Korban yang diketahui bernama Mulyani (22), warga Dusun I Dorak, Desa Banglas, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

 

Seperti dikabarkan oleh ibu saudara korban, Lin, kepada Riaupos.co, Jumat (2/8/19) pagi.  Informasi ia terima dari mandor tempat kerja korban. Kejadian diketahui saat kodisi korban sudah tidak bernyawa.

"Sampai saat ini kami dari pihak keluarga pun tidak tau kronologis detail kejadian. Kata mandornya, ia terpeleset saat membersihkan jendela kaca di lantai 33 bangunan tempat ia bekerja," ujarnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Komisi III Minta BUMD Berinovasi

Selanjutnya, jenazah anak saudaranya itu langsung dievakuasi oleh petugas PDRM (Polis diraja Malaysia) untuk menjalani proses otopsi di HSAJB Hospital Sultanah Aminah Johor Baharu daerah setempat.

Semula Lin mengaku jika pihak keluarga sedikit keteteran atas upaya pemulangan jenazah korban. Terlebih informasi kronologis, kondisi korban, dan hak korban dari perusahaan. "Seperti menutup-nutupi," ungkap Lin.

- Advertisement -

Namun setelah melalui proses negosiasi, akhirnya pihak perusahaan bersedia memfasilitasi proses pemulangan jenazah korban agar bisa segera disemayamkan di tanah air kelahirannya, Meranti, Riau, Indonesia.

"Dari pihak perusahaan minta kami menjemput jenazah korban di Batam Kepri. Besok pagi kami dari pihak keluarga menunggu di Batam untuk mendampingi proses perjalanan jenazah hingga ke Meranti," ungkapnya.

Baca Juga:  Perbaikan Pelabuhan Buton Dianggarkan Rp700 Juta

Menurutnya, pihak keluarga juga telah melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) daerah setempat.

"Kita sudah laporkan ke Dinas Tenaga Kerja Meranti. Mereka siap membantu jika ada kendala. Namun untuk saat ini pihak dinas meminta kami fokus ke pemulangan jenazah," ujarnya.(Wir)

 

 

 
Editor: Deslina
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

MERANTI(RIAUPOS.CO) -Seorang TKW asal Kepuluan Meranti dikabarkan tewas setelah jatuh dari lantai lantai 33 Forest City (FC) Johor Bahru, Malaysia, saat membersihkan jendela Kamis (1/8/19) siang kemarin.

Korban yang diketahui bernama Mulyani (22), warga Dusun I Dorak, Desa Banglas, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

 

Seperti dikabarkan oleh ibu saudara korban, Lin, kepada Riaupos.co, Jumat (2/8/19) pagi.  Informasi ia terima dari mandor tempat kerja korban. Kejadian diketahui saat kodisi korban sudah tidak bernyawa.

"Sampai saat ini kami dari pihak keluarga pun tidak tau kronologis detail kejadian. Kata mandornya, ia terpeleset saat membersihkan jendela kaca di lantai 33 bangunan tempat ia bekerja," ujarnya.

Baca Juga:  Berkas Perkara SH Dinyatakan Lengkap

Selanjutnya, jenazah anak saudaranya itu langsung dievakuasi oleh petugas PDRM (Polis diraja Malaysia) untuk menjalani proses otopsi di HSAJB Hospital Sultanah Aminah Johor Baharu daerah setempat.

Semula Lin mengaku jika pihak keluarga sedikit keteteran atas upaya pemulangan jenazah korban. Terlebih informasi kronologis, kondisi korban, dan hak korban dari perusahaan. "Seperti menutup-nutupi," ungkap Lin.

Namun setelah melalui proses negosiasi, akhirnya pihak perusahaan bersedia memfasilitasi proses pemulangan jenazah korban agar bisa segera disemayamkan di tanah air kelahirannya, Meranti, Riau, Indonesia.

"Dari pihak perusahaan minta kami menjemput jenazah korban di Batam Kepri. Besok pagi kami dari pihak keluarga menunggu di Batam untuk mendampingi proses perjalanan jenazah hingga ke Meranti," ungkapnya.

Baca Juga:  Diduga Cekcok dengan Istri, Buruh Perkebunan Gantung Diri

Menurutnya, pihak keluarga juga telah melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) daerah setempat.

"Kita sudah laporkan ke Dinas Tenaga Kerja Meranti. Mereka siap membantu jika ada kendala. Namun untuk saat ini pihak dinas meminta kami fokus ke pemulangan jenazah," ujarnya.(Wir)

 

 

 
Editor: Deslina

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari