Jumat, 4 April 2025
spot_img

Yusril Mundur, Fahri Jabat Ketua Umum PBB

JAKARTA (RIAUPOS.CO)– Yusril Ihza Mahendra resmi lengser dari jabatan ketua umum Partai Bulan Bintang. Politikus dengan latar belakang ahli hukum itu mengundurkan diri dalam sidang musyawarah dewan partai (MDP) yang diselenggarakan di DPP PBB Sabtu (18/5) malam.

MDP sendiri merupakan lembaga tertinggi di dalam struktur organisasi PBB yang berwenang mengambil keputusan-keputusan penting. Termasuk memilih seorang penjabat jika Ketum berhalangan tetap.

Yusril sendiri memimpin PBB sejak didirikan pada 1998. Dirinya sempat digantikan M.S. Kaban untuk kemudian memimpin kembali PBB sejak 2015. Alasan itu pula yang melatarbelakangi keputusan meletakkan jabatan. ’’Sudah saatnya terjadi regenerasi dalam kepemimpinan PBB,’’ ujarnya dalam keterangan tertulis.

Regenerasi itu tecermin dari sosok penggantinya. Yusril kini berusia 68 tahun, digantikan Fahri Bachmid yang berusia 46 tahun. Dalam voting yang diikuti 49 unsur DPP PBB, DPW, serta badan-badan khusus dan otonom PBB, Fahri mendapat dukungan 29 suara. Unggul atas Sekjen PBB Afriansyah Noor yang memperoleh dukungan 20 suara.

Baca Juga:  Bawaslu Kampar Buka Pendaftaran Panwascam

Fahri Bachmid memastikan akan langsung bekerja. Apalagi, agenda Pilkada Serentak 2024 sudah di depan mata. Konsolidasi internal maupun eksternal menjadi langkah awal. ’’Dalam waktu yang sangat singkat akan saya ambil,’’ kata sosok yang juga advokat itu.

Selain pilkada, pihaknya juga akan merencanakan serta melaksanakan agenda muktamar partai. Rencananya, muktamar digelar Januari 2025. (far/c17/bay/jpg)

JAKARTA (RIAUPOS.CO)– Yusril Ihza Mahendra resmi lengser dari jabatan ketua umum Partai Bulan Bintang. Politikus dengan latar belakang ahli hukum itu mengundurkan diri dalam sidang musyawarah dewan partai (MDP) yang diselenggarakan di DPP PBB Sabtu (18/5) malam.

MDP sendiri merupakan lembaga tertinggi di dalam struktur organisasi PBB yang berwenang mengambil keputusan-keputusan penting. Termasuk memilih seorang penjabat jika Ketum berhalangan tetap.

Yusril sendiri memimpin PBB sejak didirikan pada 1998. Dirinya sempat digantikan M.S. Kaban untuk kemudian memimpin kembali PBB sejak 2015. Alasan itu pula yang melatarbelakangi keputusan meletakkan jabatan. ’’Sudah saatnya terjadi regenerasi dalam kepemimpinan PBB,’’ ujarnya dalam keterangan tertulis.

Regenerasi itu tecermin dari sosok penggantinya. Yusril kini berusia 68 tahun, digantikan Fahri Bachmid yang berusia 46 tahun. Dalam voting yang diikuti 49 unsur DPP PBB, DPW, serta badan-badan khusus dan otonom PBB, Fahri mendapat dukungan 29 suara. Unggul atas Sekjen PBB Afriansyah Noor yang memperoleh dukungan 20 suara.

Baca Juga:  DPP Golkar Pastikan Tak Ada Penumpang Gelap Nama Calon Ketua DPRD Riau

Fahri Bachmid memastikan akan langsung bekerja. Apalagi, agenda Pilkada Serentak 2024 sudah di depan mata. Konsolidasi internal maupun eksternal menjadi langkah awal. ’’Dalam waktu yang sangat singkat akan saya ambil,’’ kata sosok yang juga advokat itu.

Selain pilkada, pihaknya juga akan merencanakan serta melaksanakan agenda muktamar partai. Rencananya, muktamar digelar Januari 2025. (far/c17/bay/jpg)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Yusril Mundur, Fahri Jabat Ketua Umum PBB

JAKARTA (RIAUPOS.CO)– Yusril Ihza Mahendra resmi lengser dari jabatan ketua umum Partai Bulan Bintang. Politikus dengan latar belakang ahli hukum itu mengundurkan diri dalam sidang musyawarah dewan partai (MDP) yang diselenggarakan di DPP PBB Sabtu (18/5) malam.

MDP sendiri merupakan lembaga tertinggi di dalam struktur organisasi PBB yang berwenang mengambil keputusan-keputusan penting. Termasuk memilih seorang penjabat jika Ketum berhalangan tetap.

Yusril sendiri memimpin PBB sejak didirikan pada 1998. Dirinya sempat digantikan M.S. Kaban untuk kemudian memimpin kembali PBB sejak 2015. Alasan itu pula yang melatarbelakangi keputusan meletakkan jabatan. ’’Sudah saatnya terjadi regenerasi dalam kepemimpinan PBB,’’ ujarnya dalam keterangan tertulis.

Regenerasi itu tecermin dari sosok penggantinya. Yusril kini berusia 68 tahun, digantikan Fahri Bachmid yang berusia 46 tahun. Dalam voting yang diikuti 49 unsur DPP PBB, DPW, serta badan-badan khusus dan otonom PBB, Fahri mendapat dukungan 29 suara. Unggul atas Sekjen PBB Afriansyah Noor yang memperoleh dukungan 20 suara.

Baca Juga:  Polres Pelalawan Gelar Apel Kesiap Siagaan Penanggulangan Bencana Banjir Jelang Pilkada 2024.

Fahri Bachmid memastikan akan langsung bekerja. Apalagi, agenda Pilkada Serentak 2024 sudah di depan mata. Konsolidasi internal maupun eksternal menjadi langkah awal. ’’Dalam waktu yang sangat singkat akan saya ambil,’’ kata sosok yang juga advokat itu.

Selain pilkada, pihaknya juga akan merencanakan serta melaksanakan agenda muktamar partai. Rencananya, muktamar digelar Januari 2025. (far/c17/bay/jpg)

JAKARTA (RIAUPOS.CO)– Yusril Ihza Mahendra resmi lengser dari jabatan ketua umum Partai Bulan Bintang. Politikus dengan latar belakang ahli hukum itu mengundurkan diri dalam sidang musyawarah dewan partai (MDP) yang diselenggarakan di DPP PBB Sabtu (18/5) malam.

MDP sendiri merupakan lembaga tertinggi di dalam struktur organisasi PBB yang berwenang mengambil keputusan-keputusan penting. Termasuk memilih seorang penjabat jika Ketum berhalangan tetap.

Yusril sendiri memimpin PBB sejak didirikan pada 1998. Dirinya sempat digantikan M.S. Kaban untuk kemudian memimpin kembali PBB sejak 2015. Alasan itu pula yang melatarbelakangi keputusan meletakkan jabatan. ’’Sudah saatnya terjadi regenerasi dalam kepemimpinan PBB,’’ ujarnya dalam keterangan tertulis.

Regenerasi itu tecermin dari sosok penggantinya. Yusril kini berusia 68 tahun, digantikan Fahri Bachmid yang berusia 46 tahun. Dalam voting yang diikuti 49 unsur DPP PBB, DPW, serta badan-badan khusus dan otonom PBB, Fahri mendapat dukungan 29 suara. Unggul atas Sekjen PBB Afriansyah Noor yang memperoleh dukungan 20 suara.

Baca Juga:  KPU Inhil Sukses Gelar Debat Publik Paslon Bupati dan Wakil Bupati 2024

Fahri Bachmid memastikan akan langsung bekerja. Apalagi, agenda Pilkada Serentak 2024 sudah di depan mata. Konsolidasi internal maupun eksternal menjadi langkah awal. ’’Dalam waktu yang sangat singkat akan saya ambil,’’ kata sosok yang juga advokat itu.

Selain pilkada, pihaknya juga akan merencanakan serta melaksanakan agenda muktamar partai. Rencananya, muktamar digelar Januari 2025. (far/c17/bay/jpg)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari