Minggu, 15 Februari 2026
- Advertisement -

Demokrat Kubu AHY Sebut Jhoni Allen Dkk Palsukan Surat Kuasa

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Sidang perdana gugatan Partai Demokrat kubu KLB Deli Serdang terhadap AD/ART hasil Kongres Partai Demokrat 2020 telah berlangsung. Partai Demokrat kubu AHY meminta agar majelis hakim menolak gugatan Jhoni Alen dkk.

Permintaan itu disampaikan Kuasa Hukum DPP Partai Demokrat Kubu AHY, Mehbob. Dalam siaran pers yang diterima Riaupos.co, ia mengatakan para penggugat yang diantaranya terdiri dari Jefri Prananda (Ketua DPC Konawe Barat), Laode Abdul Gamal (Ketua DPC Muna Barat) dan Muliadin Salemba (Ketua DPC Buton Utara) menyebut tidak pernah memberikan surat kuasa.

“Semakin memalukan, di bulan puasa gerombolan Moeldoko dan Jhoni Allen bohong lagi. Mereka memasukan gugatan ke pengadilan, mengatasnamakan para Ketua DPC yang faktanya tidak pernah memberikan kuasa untuk menggugat DPP Partai Demokrat Kepemimpinan AHY,” ujar Mehbob, Selasa (20/4/2021).

Baca Juga:  Malam Ini Debat Kandidat Calon Kepala Daerah Inhu

Sedangkan untuk materi gugatan, pihaknya dengan yakin bisa mematahkan seluruh gugatan. Namun dengan temuan saat ini (dugaan pemalsuan surat kuasa, red), pihaknya meminta majelis hakim segera menolak gugatan yang telah di daftarkan.

“Kalau mau bicara materi gugatan, insya Allah semua dapat kami patahkan. Namun, dengan temuan ini Kami mohon agar Majelis Hakim  menolak gugatan mereka karena kuasa hukum para penggugat diduga telah menggunakan surat kuasa palsu,” pintanya.

Dirinya juga meminta agar pihak kepolisian untuk mengungkap dalang surat kuasa palsu yang diberikan kepada 9 pengacara penggugat. Tentang dugaan tindak pidana oleh pihak yang mengaku sebagai kuasa hukum, para korban dikatakan dia telah membuat laporan polisi pada Ahad (18/4/2021) di Polda Metro Jaya.

Baca Juga:  Dipecat, Kader Demokrat Gugat ke PTUN dan Akan Bongkar Dosa Politik AHY

“Sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Ahad kemarin,” tuntasnya.

Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)
Editor: Hary B Koriun

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Sidang perdana gugatan Partai Demokrat kubu KLB Deli Serdang terhadap AD/ART hasil Kongres Partai Demokrat 2020 telah berlangsung. Partai Demokrat kubu AHY meminta agar majelis hakim menolak gugatan Jhoni Alen dkk.

Permintaan itu disampaikan Kuasa Hukum DPP Partai Demokrat Kubu AHY, Mehbob. Dalam siaran pers yang diterima Riaupos.co, ia mengatakan para penggugat yang diantaranya terdiri dari Jefri Prananda (Ketua DPC Konawe Barat), Laode Abdul Gamal (Ketua DPC Muna Barat) dan Muliadin Salemba (Ketua DPC Buton Utara) menyebut tidak pernah memberikan surat kuasa.

“Semakin memalukan, di bulan puasa gerombolan Moeldoko dan Jhoni Allen bohong lagi. Mereka memasukan gugatan ke pengadilan, mengatasnamakan para Ketua DPC yang faktanya tidak pernah memberikan kuasa untuk menggugat DPP Partai Demokrat Kepemimpinan AHY,” ujar Mehbob, Selasa (20/4/2021).

Baca Juga:  Dipecat, Kader Demokrat Gugat ke PTUN dan Akan Bongkar Dosa Politik AHY

Sedangkan untuk materi gugatan, pihaknya dengan yakin bisa mematahkan seluruh gugatan. Namun dengan temuan saat ini (dugaan pemalsuan surat kuasa, red), pihaknya meminta majelis hakim segera menolak gugatan yang telah di daftarkan.

“Kalau mau bicara materi gugatan, insya Allah semua dapat kami patahkan. Namun, dengan temuan ini Kami mohon agar Majelis Hakim  menolak gugatan mereka karena kuasa hukum para penggugat diduga telah menggunakan surat kuasa palsu,” pintanya.

- Advertisement -

Dirinya juga meminta agar pihak kepolisian untuk mengungkap dalang surat kuasa palsu yang diberikan kepada 9 pengacara penggugat. Tentang dugaan tindak pidana oleh pihak yang mengaku sebagai kuasa hukum, para korban dikatakan dia telah membuat laporan polisi pada Ahad (18/4/2021) di Polda Metro Jaya.

Baca Juga:  Bawaslu Gelar Deklarasi Pilkada Damai

“Sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Ahad kemarin,” tuntasnya.

- Advertisement -

Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Sidang perdana gugatan Partai Demokrat kubu KLB Deli Serdang terhadap AD/ART hasil Kongres Partai Demokrat 2020 telah berlangsung. Partai Demokrat kubu AHY meminta agar majelis hakim menolak gugatan Jhoni Alen dkk.

Permintaan itu disampaikan Kuasa Hukum DPP Partai Demokrat Kubu AHY, Mehbob. Dalam siaran pers yang diterima Riaupos.co, ia mengatakan para penggugat yang diantaranya terdiri dari Jefri Prananda (Ketua DPC Konawe Barat), Laode Abdul Gamal (Ketua DPC Muna Barat) dan Muliadin Salemba (Ketua DPC Buton Utara) menyebut tidak pernah memberikan surat kuasa.

“Semakin memalukan, di bulan puasa gerombolan Moeldoko dan Jhoni Allen bohong lagi. Mereka memasukan gugatan ke pengadilan, mengatasnamakan para Ketua DPC yang faktanya tidak pernah memberikan kuasa untuk menggugat DPP Partai Demokrat Kepemimpinan AHY,” ujar Mehbob, Selasa (20/4/2021).

Baca Juga:  Empat Hari, Bawaslu Tertibkan 11.980 APK

Sedangkan untuk materi gugatan, pihaknya dengan yakin bisa mematahkan seluruh gugatan. Namun dengan temuan saat ini (dugaan pemalsuan surat kuasa, red), pihaknya meminta majelis hakim segera menolak gugatan yang telah di daftarkan.

“Kalau mau bicara materi gugatan, insya Allah semua dapat kami patahkan. Namun, dengan temuan ini Kami mohon agar Majelis Hakim  menolak gugatan mereka karena kuasa hukum para penggugat diduga telah menggunakan surat kuasa palsu,” pintanya.

Dirinya juga meminta agar pihak kepolisian untuk mengungkap dalang surat kuasa palsu yang diberikan kepada 9 pengacara penggugat. Tentang dugaan tindak pidana oleh pihak yang mengaku sebagai kuasa hukum, para korban dikatakan dia telah membuat laporan polisi pada Ahad (18/4/2021) di Polda Metro Jaya.

Baca Juga:  Munculkan Tiga Opsi Pemilihan Pimpinan MPR

“Sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Ahad kemarin,” tuntasnya.

Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)
Editor: Hary B Koriun

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari