Senin, 22 April 2024

Ganjar Berjanji Hapus Kredit Macet Petani-Nelayan

DEMAK (RIAUPOS.CO) – Masalah kredit macet yang dialami para petani menjadi perhatian capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo. Saat berkunjung ke Desa Selepan Wilalung, Kecamatan Gajah, Demak, Ganjar berjanji menghapus kredit macet yang nilainya mencapai Rp600 miliar tersebut.

Penghapusan utang itu akan dilakukan secara selektif dengan mengidentifikasi penyebab kredit macet. ’’Mana (petani, red) yang memang karena situasi yang sulit, mana yang karena itikadnya buruk,’’ kata Ganjar saat peluncuran program pemutihan utang di Demak, kemarin (2/1).

- Advertisement -

Saat berdiskusi dengan para petani di Demak, salah satu penyebab kredit macet adalah gagal panen. Selain itu, terdampak pandemi Covid-19. Persoalan kredit usaha rakyat (KUR) yang macet juga dialami para nelayan. Saat Ganjar ke Jawa Barat, nilai program penghapusan utang nelayan mencapai Rp186 miliar.

Baca Juga:  Jelang Pencabutan Nomor Urut, KPU Meranti Ultimatum Bapaslon

Ganjar siap menyelesaikan utang KUR itu melalui program pemutihan bagi petani dan nelayan yang terkendala musibah. ’’Harapannya, dengan hilangnya beban tanggungan tadi, para petani dan nelayan menjadi lebih ringan untuk bekerja, terbuka harapan baru, dan menjadi semangat untuk kembali turun ke sawah dan melaut lagi,’’ ungkap suami Siti Atikoh tersebut. (tyo/c7/bay/jpg)

DEMAK (RIAUPOS.CO) – Masalah kredit macet yang dialami para petani menjadi perhatian capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo. Saat berkunjung ke Desa Selepan Wilalung, Kecamatan Gajah, Demak, Ganjar berjanji menghapus kredit macet yang nilainya mencapai Rp600 miliar tersebut.

Penghapusan utang itu akan dilakukan secara selektif dengan mengidentifikasi penyebab kredit macet. ’’Mana (petani, red) yang memang karena situasi yang sulit, mana yang karena itikadnya buruk,’’ kata Ganjar saat peluncuran program pemutihan utang di Demak, kemarin (2/1).

Saat berdiskusi dengan para petani di Demak, salah satu penyebab kredit macet adalah gagal panen. Selain itu, terdampak pandemi Covid-19. Persoalan kredit usaha rakyat (KUR) yang macet juga dialami para nelayan. Saat Ganjar ke Jawa Barat, nilai program penghapusan utang nelayan mencapai Rp186 miliar.

Baca Juga:  Pleno DPD PAN Tetapkan Enam Paslon Bupati dan Wakil Bupati

Ganjar siap menyelesaikan utang KUR itu melalui program pemutihan bagi petani dan nelayan yang terkendala musibah. ’’Harapannya, dengan hilangnya beban tanggungan tadi, para petani dan nelayan menjadi lebih ringan untuk bekerja, terbuka harapan baru, dan menjadi semangat untuk kembali turun ke sawah dan melaut lagi,’’ ungkap suami Siti Atikoh tersebut. (tyo/c7/bay/jpg)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img
spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari