PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Universitas Riau (Unri) terus berkomitmen menyiapkan mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang secara karakter dan keterampilan nonteknis atau soft skills melalui kerja sama dengan Tanoto Foundation dalam pengembangan Asri soft skills development project di lingkungan Unri.
Program tersebut menjadi langkah strategis Unri dalam membentuk mahasiswa yang amanah, santun, responsif, dan inovatif, sekaligus memiliki kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja serta kepemimpinan di masa depan.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unri Prof Hermandra MA menegaskan, penguatan soft skills merupakan kebutuhan mendesak dalam pendidikan tinggi saat ini. Menurutnya, dunia kerja tidak lagi hanya menuntut kompetensi akademik semata.
“Dunia kerja kini membutuhkan karakter, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta etika. Kerja sama dengan Tanoto Foundation menjadi penguat penting bagi Unri dalam membangun ekosistem pengembangan soft skills mahasiswa yang terstruktur dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sebagai organisasi filantropi yang berfokus pada bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, Tanoto Foundation memberikan dukungan nyata terhadap pelaksanaan program tersebut sebagai bagian dari upaya mencetak generasi muda yang berintegritas dan berdaya saing.
Kepala UPA Pengembangan Karier dan Kewirausahaan Unri Julita Saidi menjelaskan, Asri soft skills development project dirancang bukan sekadar sebagai pelatihan, melainkan sebagai proses pembentukan karakter mahasiswa yang terintegrasi dengan layanan karier dan kewirausahaan.
“Melalui program ini, mahasiswa dilatih memiliki kesiapan mental, sikap profesional, kemampuan bekerja dalam tim, serta kepemimpinan. Ini menjadi bekal penting saat mereka memasuki dunia kerja maupun dunia usaha,” jelasnya.
Ia menambahkan, dukungan Tanoto Foundation memungkinkan program tersebut dijalankan dengan cakupan lebih luas dan dampak yang lebih signifikan bagi mahasiswa Unri. Ke depan, Unri melalui UPA Pengembangan Karier dan Kewirausahaan akan terus mengembangkan program berbasis soft skills yang selaras dengan kebutuhan industri.
Dengan demikian, mahasiswa diharapkan tidak hanya siap menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi pencipta lapangan kerja. (nto/c)

