Minggu, 6 April 2025
spot_img

Paolini Akhiri Puasa Gelar di Dubai

DUBAI (RIAUPOS.CO) – Jasmine Paolini memperlihatkan keberanian luar biasa untuk bangkit demi memenangkan gelar terbesar dalam kariernya sampai saat ini di Dubai Tennis Championships.

Petenis berkebangsaan Italia kecolongan set pertama sebelum membalikkan keadaan dan mengalahkan qualifier yang memanas di Dubai Tennis Championships, Anna Kalinskaya dengan 4-6, 7-5, 7-5 di final.

Petenis peringkat 26 dunia mengatasi petenis peringkat 40 dunia, Kalinskaya dalam waktu 2 jam 13 menit, termasuk bangkit setelah tertinggal dengan peluang break di set kedua dan ketiga. Berkat kemenangan tersebut, ia kini mengklaim gelar kedua dalam kariernya sekaligus gelar pertama di turnamen WTA level 1.000.

“Saya merasa benar-benar gembira dengan bagaimana saya bisa bangkit,” seru Paolini. “Ini luar biasa. Saya tidak tahu. Saya hanya merasa begitu gembira.”

Baca Juga:  Swiatek Tak Terbendung

Petenis berkebangsaan Italia memenangkan gelar pertama dalam kariernya di turnamen WTA level 250 pada musim 2021 di Portoroz dan mengalahkan Kalinskaya dalam perjalanan memenangkan gelar tersebut. Tetapi sejak kemenangan tersebut, ia telah melenggang ke tiga final dan kalah di ketiga final tersebut.

Selain itu, petenis peringkat 26 dunia kalah dari Kalinskaya di Australia Open musim ini.

Di babak keempat grand slam pertama bagi kedua petenis, petenis peringkat 40 dunia memetik kemenangan dua set langsung dan melaju ke perempatfinal grand slam untuk kali pertama dalam kariernya.

Namun, petenis berkebangsaan Italia membalikkan statistik tersebut di final Dubai Tennis Championships dan menjadi petenis putri Italia kedua yang memenangkan gelar di Dubai setelah Sara Errani pada 2016.(int/eca)

Baca Juga:  Vinales Raih Victory Pertama

DUBAI (RIAUPOS.CO) – Jasmine Paolini memperlihatkan keberanian luar biasa untuk bangkit demi memenangkan gelar terbesar dalam kariernya sampai saat ini di Dubai Tennis Championships.

Petenis berkebangsaan Italia kecolongan set pertama sebelum membalikkan keadaan dan mengalahkan qualifier yang memanas di Dubai Tennis Championships, Anna Kalinskaya dengan 4-6, 7-5, 7-5 di final.

Petenis peringkat 26 dunia mengatasi petenis peringkat 40 dunia, Kalinskaya dalam waktu 2 jam 13 menit, termasuk bangkit setelah tertinggal dengan peluang break di set kedua dan ketiga. Berkat kemenangan tersebut, ia kini mengklaim gelar kedua dalam kariernya sekaligus gelar pertama di turnamen WTA level 1.000.

“Saya merasa benar-benar gembira dengan bagaimana saya bisa bangkit,” seru Paolini. “Ini luar biasa. Saya tidak tahu. Saya hanya merasa begitu gembira.”

Baca Juga:  Kejurprov ISSI Riau di Siak, Petakan Potensi Bibit Atlet

Petenis berkebangsaan Italia memenangkan gelar pertama dalam kariernya di turnamen WTA level 250 pada musim 2021 di Portoroz dan mengalahkan Kalinskaya dalam perjalanan memenangkan gelar tersebut. Tetapi sejak kemenangan tersebut, ia telah melenggang ke tiga final dan kalah di ketiga final tersebut.

Selain itu, petenis peringkat 26 dunia kalah dari Kalinskaya di Australia Open musim ini.

Di babak keempat grand slam pertama bagi kedua petenis, petenis peringkat 40 dunia memetik kemenangan dua set langsung dan melaju ke perempatfinal grand slam untuk kali pertama dalam kariernya.

Namun, petenis berkebangsaan Italia membalikkan statistik tersebut di final Dubai Tennis Championships dan menjadi petenis putri Italia kedua yang memenangkan gelar di Dubai setelah Sara Errani pada 2016.(int/eca)

Baca Juga:  Svitolina Melaju ke 16 Besar
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Paolini Akhiri Puasa Gelar di Dubai

DUBAI (RIAUPOS.CO) – Jasmine Paolini memperlihatkan keberanian luar biasa untuk bangkit demi memenangkan gelar terbesar dalam kariernya sampai saat ini di Dubai Tennis Championships.

Petenis berkebangsaan Italia kecolongan set pertama sebelum membalikkan keadaan dan mengalahkan qualifier yang memanas di Dubai Tennis Championships, Anna Kalinskaya dengan 4-6, 7-5, 7-5 di final.

Petenis peringkat 26 dunia mengatasi petenis peringkat 40 dunia, Kalinskaya dalam waktu 2 jam 13 menit, termasuk bangkit setelah tertinggal dengan peluang break di set kedua dan ketiga. Berkat kemenangan tersebut, ia kini mengklaim gelar kedua dalam kariernya sekaligus gelar pertama di turnamen WTA level 1.000.

“Saya merasa benar-benar gembira dengan bagaimana saya bisa bangkit,” seru Paolini. “Ini luar biasa. Saya tidak tahu. Saya hanya merasa begitu gembira.”

Baca Juga:  Rian/Daniel Sukses Raih Dua Kemenangan

Petenis berkebangsaan Italia memenangkan gelar pertama dalam kariernya di turnamen WTA level 250 pada musim 2021 di Portoroz dan mengalahkan Kalinskaya dalam perjalanan memenangkan gelar tersebut. Tetapi sejak kemenangan tersebut, ia telah melenggang ke tiga final dan kalah di ketiga final tersebut.

Selain itu, petenis peringkat 26 dunia kalah dari Kalinskaya di Australia Open musim ini.

Di babak keempat grand slam pertama bagi kedua petenis, petenis peringkat 40 dunia memetik kemenangan dua set langsung dan melaju ke perempatfinal grand slam untuk kali pertama dalam kariernya.

Namun, petenis berkebangsaan Italia membalikkan statistik tersebut di final Dubai Tennis Championships dan menjadi petenis putri Italia kedua yang memenangkan gelar di Dubai setelah Sara Errani pada 2016.(int/eca)

Baca Juga:  Jesus Moncer, Arsenal Bantai Chelsea 4-0

DUBAI (RIAUPOS.CO) – Jasmine Paolini memperlihatkan keberanian luar biasa untuk bangkit demi memenangkan gelar terbesar dalam kariernya sampai saat ini di Dubai Tennis Championships.

Petenis berkebangsaan Italia kecolongan set pertama sebelum membalikkan keadaan dan mengalahkan qualifier yang memanas di Dubai Tennis Championships, Anna Kalinskaya dengan 4-6, 7-5, 7-5 di final.

Petenis peringkat 26 dunia mengatasi petenis peringkat 40 dunia, Kalinskaya dalam waktu 2 jam 13 menit, termasuk bangkit setelah tertinggal dengan peluang break di set kedua dan ketiga. Berkat kemenangan tersebut, ia kini mengklaim gelar kedua dalam kariernya sekaligus gelar pertama di turnamen WTA level 1.000.

“Saya merasa benar-benar gembira dengan bagaimana saya bisa bangkit,” seru Paolini. “Ini luar biasa. Saya tidak tahu. Saya hanya merasa begitu gembira.”

Baca Juga:  Kejurprov ISSI Riau di Siak, Petakan Potensi Bibit Atlet

Petenis berkebangsaan Italia memenangkan gelar pertama dalam kariernya di turnamen WTA level 250 pada musim 2021 di Portoroz dan mengalahkan Kalinskaya dalam perjalanan memenangkan gelar tersebut. Tetapi sejak kemenangan tersebut, ia telah melenggang ke tiga final dan kalah di ketiga final tersebut.

Selain itu, petenis peringkat 26 dunia kalah dari Kalinskaya di Australia Open musim ini.

Di babak keempat grand slam pertama bagi kedua petenis, petenis peringkat 40 dunia memetik kemenangan dua set langsung dan melaju ke perempatfinal grand slam untuk kali pertama dalam kariernya.

Namun, petenis berkebangsaan Italia membalikkan statistik tersebut di final Dubai Tennis Championships dan menjadi petenis putri Italia kedua yang memenangkan gelar di Dubai setelah Sara Errani pada 2016.(int/eca)

Baca Juga:  Menpora Dukung PBSI Buktikan Diskriminasi di All England
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari