Minggu, 6 April 2025
spot_img

Panas Hingga GIORNATA PAMUNGKAS

(RIAUPOS.CO) — Serie A musim ini sangat pantas disebut sebagai liga paling sengit dari lima liga elite Eropa. Bagaimana tidak. Di saat liga-liga sudah menemukan siapa tim juara, tim-tim yang finis empat besar, dan tim-tim terdegradasi, kompetisi tertinggi Italia itu masih harus menunggu hingga giornata pemungkas untuk menuntaskan beberapa di antaranya. Ya, hanya kepastian Juventus sebagai pemegang scudetto yang sudah diketahui sejak giornata ke-33 (21/4). 
Untuk perebutan empat besar, ada empat tim yang berkesempatan menemani Juve dan Napoli. Yakni, Atalanta, Inter Milan, AC Milan, dan AS Roma. Sebab, gap antara Atalanta yang ada di tempat ketiga dan Roma di posisi keenam hanya 3 poin (66-63). 
‘’(Lolos, red) Liga Champions akan luar biasa. Tapi, kami tidak boleh berpikir bahwa itu sudah ada dalam genggaman (dengan saat ini ada di peringkat ketiga, red). Saya harap semua penggemar yang kami miliki di Roma (final Coppa Italia 16/5, red) juga datang ke Stadio Reggio-Emilia (kandang Sassuolo untuk giornata pemungkas, red),’’ ucap allenatore Atalanta Gian Piero Gasperini kepada Tuttosport. 
Eks pelatih Inter itu sedikit menyesalkan hasil timnya yang hanya bermain imbang 1-1 kontra Juve di Allianz Stadium. Sebab, jika menang, maka Josip Ilicic dkk hanya perlu hasil seri kontra Sassuolo sebagai jaminan ke Liga Champions musim depan.
Hal serupa berlaku bagi Inter. Mereka wajib menang melawan Empoli pada giornata pemungkas. Masalahnya, Empoli yang saat ini ada di peringkat ke-17 dengan 38 nelum aman dari ancaman degradasi. Itulah yang membuat meski laga dihelat di Giuseppe Meazza peluang kedua tim masih fifty-fifty. 
Nah, kondisi Atalanta-Inter bisa dimanfaatkan Milan dan Roma yang “hanya” menghadapi SPAL dan Parma yang sudah aman dari degradasi. Apalagi, Serie A menggunakan penilaian head to head dua pertemuan musim ini apabila ada dua tim dengan poin sama. Dan, itulah keuntungan yang dimiliki Milan. Rossoneri unggul head to head dari Atalanta. Jika nilai keduanya serupa pekan depan, maka Milan yang berhak berada satu peringkat di atas Atalanta. 
Untuk Giallorossi, kans mereka memang paling tipis daripada tiga tim lainnya. Selain harus menang minimal 6-0 dari Parma, Daniele De Rossi dkk juga berharap Inter yang ada di tempat keempat kalah dari Empoli dan Milan juga kalah dari SPAL.(io/jpg)

Laporan JPG, Milan
Baca Juga:  Benzema Masih Diasingkan di Prancis, lalu Ditolak oleh Aljazair
(RIAUPOS.CO) — Serie A musim ini sangat pantas disebut sebagai liga paling sengit dari lima liga elite Eropa. Bagaimana tidak. Di saat liga-liga sudah menemukan siapa tim juara, tim-tim yang finis empat besar, dan tim-tim terdegradasi, kompetisi tertinggi Italia itu masih harus menunggu hingga giornata pemungkas untuk menuntaskan beberapa di antaranya. Ya, hanya kepastian Juventus sebagai pemegang scudetto yang sudah diketahui sejak giornata ke-33 (21/4). 
Untuk perebutan empat besar, ada empat tim yang berkesempatan menemani Juve dan Napoli. Yakni, Atalanta, Inter Milan, AC Milan, dan AS Roma. Sebab, gap antara Atalanta yang ada di tempat ketiga dan Roma di posisi keenam hanya 3 poin (66-63). 
‘’(Lolos, red) Liga Champions akan luar biasa. Tapi, kami tidak boleh berpikir bahwa itu sudah ada dalam genggaman (dengan saat ini ada di peringkat ketiga, red). Saya harap semua penggemar yang kami miliki di Roma (final Coppa Italia 16/5, red) juga datang ke Stadio Reggio-Emilia (kandang Sassuolo untuk giornata pemungkas, red),’’ ucap allenatore Atalanta Gian Piero Gasperini kepada Tuttosport. 
Eks pelatih Inter itu sedikit menyesalkan hasil timnya yang hanya bermain imbang 1-1 kontra Juve di Allianz Stadium. Sebab, jika menang, maka Josip Ilicic dkk hanya perlu hasil seri kontra Sassuolo sebagai jaminan ke Liga Champions musim depan.
Hal serupa berlaku bagi Inter. Mereka wajib menang melawan Empoli pada giornata pemungkas. Masalahnya, Empoli yang saat ini ada di peringkat ke-17 dengan 38 nelum aman dari ancaman degradasi. Itulah yang membuat meski laga dihelat di Giuseppe Meazza peluang kedua tim masih fifty-fifty. 
Nah, kondisi Atalanta-Inter bisa dimanfaatkan Milan dan Roma yang “hanya” menghadapi SPAL dan Parma yang sudah aman dari degradasi. Apalagi, Serie A menggunakan penilaian head to head dua pertemuan musim ini apabila ada dua tim dengan poin sama. Dan, itulah keuntungan yang dimiliki Milan. Rossoneri unggul head to head dari Atalanta. Jika nilai keduanya serupa pekan depan, maka Milan yang berhak berada satu peringkat di atas Atalanta. 
Untuk Giallorossi, kans mereka memang paling tipis daripada tiga tim lainnya. Selain harus menang minimal 6-0 dari Parma, Daniele De Rossi dkk juga berharap Inter yang ada di tempat keempat kalah dari Empoli dan Milan juga kalah dari SPAL.(io/jpg)

Laporan JPG, Milan
Baca Juga:  Bamsoet Dilantik Menjadi Ketua Umum PB Kodrat
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Panas Hingga GIORNATA PAMUNGKAS

(RIAUPOS.CO) — Serie A musim ini sangat pantas disebut sebagai liga paling sengit dari lima liga elite Eropa. Bagaimana tidak. Di saat liga-liga sudah menemukan siapa tim juara, tim-tim yang finis empat besar, dan tim-tim terdegradasi, kompetisi tertinggi Italia itu masih harus menunggu hingga giornata pemungkas untuk menuntaskan beberapa di antaranya. Ya, hanya kepastian Juventus sebagai pemegang scudetto yang sudah diketahui sejak giornata ke-33 (21/4). 
Untuk perebutan empat besar, ada empat tim yang berkesempatan menemani Juve dan Napoli. Yakni, Atalanta, Inter Milan, AC Milan, dan AS Roma. Sebab, gap antara Atalanta yang ada di tempat ketiga dan Roma di posisi keenam hanya 3 poin (66-63). 
‘’(Lolos, red) Liga Champions akan luar biasa. Tapi, kami tidak boleh berpikir bahwa itu sudah ada dalam genggaman (dengan saat ini ada di peringkat ketiga, red). Saya harap semua penggemar yang kami miliki di Roma (final Coppa Italia 16/5, red) juga datang ke Stadio Reggio-Emilia (kandang Sassuolo untuk giornata pemungkas, red),’’ ucap allenatore Atalanta Gian Piero Gasperini kepada Tuttosport. 
Eks pelatih Inter itu sedikit menyesalkan hasil timnya yang hanya bermain imbang 1-1 kontra Juve di Allianz Stadium. Sebab, jika menang, maka Josip Ilicic dkk hanya perlu hasil seri kontra Sassuolo sebagai jaminan ke Liga Champions musim depan.
Hal serupa berlaku bagi Inter. Mereka wajib menang melawan Empoli pada giornata pemungkas. Masalahnya, Empoli yang saat ini ada di peringkat ke-17 dengan 38 nelum aman dari ancaman degradasi. Itulah yang membuat meski laga dihelat di Giuseppe Meazza peluang kedua tim masih fifty-fifty. 
Nah, kondisi Atalanta-Inter bisa dimanfaatkan Milan dan Roma yang “hanya” menghadapi SPAL dan Parma yang sudah aman dari degradasi. Apalagi, Serie A menggunakan penilaian head to head dua pertemuan musim ini apabila ada dua tim dengan poin sama. Dan, itulah keuntungan yang dimiliki Milan. Rossoneri unggul head to head dari Atalanta. Jika nilai keduanya serupa pekan depan, maka Milan yang berhak berada satu peringkat di atas Atalanta. 
Untuk Giallorossi, kans mereka memang paling tipis daripada tiga tim lainnya. Selain harus menang minimal 6-0 dari Parma, Daniele De Rossi dkk juga berharap Inter yang ada di tempat keempat kalah dari Empoli dan Milan juga kalah dari SPAL.(io/jpg)

Laporan JPG, Milan
Baca Juga:  Setelah Auba, Terancam Ditinggal Lacazette
(RIAUPOS.CO) — Serie A musim ini sangat pantas disebut sebagai liga paling sengit dari lima liga elite Eropa. Bagaimana tidak. Di saat liga-liga sudah menemukan siapa tim juara, tim-tim yang finis empat besar, dan tim-tim terdegradasi, kompetisi tertinggi Italia itu masih harus menunggu hingga giornata pemungkas untuk menuntaskan beberapa di antaranya. Ya, hanya kepastian Juventus sebagai pemegang scudetto yang sudah diketahui sejak giornata ke-33 (21/4). 
Untuk perebutan empat besar, ada empat tim yang berkesempatan menemani Juve dan Napoli. Yakni, Atalanta, Inter Milan, AC Milan, dan AS Roma. Sebab, gap antara Atalanta yang ada di tempat ketiga dan Roma di posisi keenam hanya 3 poin (66-63). 
‘’(Lolos, red) Liga Champions akan luar biasa. Tapi, kami tidak boleh berpikir bahwa itu sudah ada dalam genggaman (dengan saat ini ada di peringkat ketiga, red). Saya harap semua penggemar yang kami miliki di Roma (final Coppa Italia 16/5, red) juga datang ke Stadio Reggio-Emilia (kandang Sassuolo untuk giornata pemungkas, red),’’ ucap allenatore Atalanta Gian Piero Gasperini kepada Tuttosport. 
Eks pelatih Inter itu sedikit menyesalkan hasil timnya yang hanya bermain imbang 1-1 kontra Juve di Allianz Stadium. Sebab, jika menang, maka Josip Ilicic dkk hanya perlu hasil seri kontra Sassuolo sebagai jaminan ke Liga Champions musim depan.
Hal serupa berlaku bagi Inter. Mereka wajib menang melawan Empoli pada giornata pemungkas. Masalahnya, Empoli yang saat ini ada di peringkat ke-17 dengan 38 nelum aman dari ancaman degradasi. Itulah yang membuat meski laga dihelat di Giuseppe Meazza peluang kedua tim masih fifty-fifty. 
Nah, kondisi Atalanta-Inter bisa dimanfaatkan Milan dan Roma yang “hanya” menghadapi SPAL dan Parma yang sudah aman dari degradasi. Apalagi, Serie A menggunakan penilaian head to head dua pertemuan musim ini apabila ada dua tim dengan poin sama. Dan, itulah keuntungan yang dimiliki Milan. Rossoneri unggul head to head dari Atalanta. Jika nilai keduanya serupa pekan depan, maka Milan yang berhak berada satu peringkat di atas Atalanta. 
Untuk Giallorossi, kans mereka memang paling tipis daripada tiga tim lainnya. Selain harus menang minimal 6-0 dari Parma, Daniele De Rossi dkk juga berharap Inter yang ada di tempat keempat kalah dari Empoli dan Milan juga kalah dari SPAL.(io/jpg)

Laporan JPG, Milan
Baca Juga:  Indonesia v Timor Leste
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari