Kamis, 19 Februari 2026
- Advertisement -

Lolos Dramatis,  Rose Sebut Gladbach Pantas Kalah dari Madrid

MADRID (RIAUPOS.CO) – Keberhasilan Borussia Monchengladbach lolos ke babak 16 Besar Liga Champions 2020-2021 membuat pelatih Marco Rose gembira. Fakta bahwa kelolosan itu ditentukan atas hasil pertandingan lain, semakin terasa menggembirakan.

Harapan tinggi diusung Gladbach kala menyambangi markas Real Madrid pada matchday enam Liga Champions 2020-2021, Kamis (10/12/2020) dini hari WIB. Mereka cukup meraih hasil imbang untuk lolos ke babak berikutnya.

Apa daya, Gladbach malah menderita kekalahan dengan skor 0-2. Hasil negatif itu mengancam peluang Die Fohlen untuk lolos. Mereka mau tidak mau menggantungkan harapan pada hasil pertandingan antara Inter Milan vs Shakhtar Donetsk.

Andai Inter Milan menang, maka Gladbach gagal lolos karena kalah head-to-head. Beruntung, Nerazzurri gagal menang atas Shakhtar Donetsk hingga akhirnya pasukan Marco Rose melenggang mulus secara dramatis. Hal itu membuat sang pelatih gembira.

Baca Juga:  Dibeli Pengusaha Amerika, Parma Bakal Jadi Klub Kaya

“Sebetulnya saya tidak terlalu peduli dengan hasil di pertandingan lain selama pertandingan kami masih berlangsung,” papar Marco Rose, sebagaimana dilansir Daily Mail, Kamis (10/12/2020).

“Jadi, kegembiraan untuk melaju setelah itu jauh lebih besar. Ini juga menjadi penegas fakta kami mampu mencetak gol melawan semua pesaing di babak grup. Kami pantas lolos ke babak 16 besar,” tegas pelatih berkebangsaan Jerman itu.

Soal pertandingan, Marco Rose menilai anak asuhnya memang pantas kalah dari Madrid. Menurutnya, Yann Sommer dan kawan-kawan memang terlalu banyak memberikan waktu serta ruang bagi lawan untuk dieksploitasi.

“Kami dihadang banyak kesulitan. Kami terlalu banyak memberikan ruang dan waktu kepada  Madrid. Mereka bermain dengan cara berbeda dibandingkan leg pertama,” urai Marco Rose.

Baca Juga:  Leicester City vs Manchester City, Tunggu Apa Lagi, Pep!

“Luka Modric adalah faktor penting dari mereka malam ini. Kami terlalu banyak berlari ke belakang dan tidak bisa banyak mendapatkan bola,” imbuh pria berusia 44 tahun tersebut.

Kini, Gladbach menatap calon lawan di babak berikutnya. Mengingat mereka lolos sebagai runner-up Grup B, Gladbach dipastikan mendapat lawan kuat. Dari daftar yang ada, mereka berpotensi menghadapi salah satu dari Liverpool, Manchester City, Chelsea, Juventus, atau Paris Saint-Germain (PSG).

Sumber: Daily Mail/News/Soccerway
Editor: Hary B Koriun

MADRID (RIAUPOS.CO) – Keberhasilan Borussia Monchengladbach lolos ke babak 16 Besar Liga Champions 2020-2021 membuat pelatih Marco Rose gembira. Fakta bahwa kelolosan itu ditentukan atas hasil pertandingan lain, semakin terasa menggembirakan.

Harapan tinggi diusung Gladbach kala menyambangi markas Real Madrid pada matchday enam Liga Champions 2020-2021, Kamis (10/12/2020) dini hari WIB. Mereka cukup meraih hasil imbang untuk lolos ke babak berikutnya.

Apa daya, Gladbach malah menderita kekalahan dengan skor 0-2. Hasil negatif itu mengancam peluang Die Fohlen untuk lolos. Mereka mau tidak mau menggantungkan harapan pada hasil pertandingan antara Inter Milan vs Shakhtar Donetsk.

Andai Inter Milan menang, maka Gladbach gagal lolos karena kalah head-to-head. Beruntung, Nerazzurri gagal menang atas Shakhtar Donetsk hingga akhirnya pasukan Marco Rose melenggang mulus secara dramatis. Hal itu membuat sang pelatih gembira.

Baca Juga:  Enam PPLP Masuk Zona Merah

“Sebetulnya saya tidak terlalu peduli dengan hasil di pertandingan lain selama pertandingan kami masih berlangsung,” papar Marco Rose, sebagaimana dilansir Daily Mail, Kamis (10/12/2020).

- Advertisement -

“Jadi, kegembiraan untuk melaju setelah itu jauh lebih besar. Ini juga menjadi penegas fakta kami mampu mencetak gol melawan semua pesaing di babak grup. Kami pantas lolos ke babak 16 besar,” tegas pelatih berkebangsaan Jerman itu.

Soal pertandingan, Marco Rose menilai anak asuhnya memang pantas kalah dari Madrid. Menurutnya, Yann Sommer dan kawan-kawan memang terlalu banyak memberikan waktu serta ruang bagi lawan untuk dieksploitasi.

- Advertisement -

“Kami dihadang banyak kesulitan. Kami terlalu banyak memberikan ruang dan waktu kepada  Madrid. Mereka bermain dengan cara berbeda dibandingkan leg pertama,” urai Marco Rose.

Baca Juga:  Salah Bayar Kegagalan Penalti

“Luka Modric adalah faktor penting dari mereka malam ini. Kami terlalu banyak berlari ke belakang dan tidak bisa banyak mendapatkan bola,” imbuh pria berusia 44 tahun tersebut.

Kini, Gladbach menatap calon lawan di babak berikutnya. Mengingat mereka lolos sebagai runner-up Grup B, Gladbach dipastikan mendapat lawan kuat. Dari daftar yang ada, mereka berpotensi menghadapi salah satu dari Liverpool, Manchester City, Chelsea, Juventus, atau Paris Saint-Germain (PSG).

Sumber: Daily Mail/News/Soccerway
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

MADRID (RIAUPOS.CO) – Keberhasilan Borussia Monchengladbach lolos ke babak 16 Besar Liga Champions 2020-2021 membuat pelatih Marco Rose gembira. Fakta bahwa kelolosan itu ditentukan atas hasil pertandingan lain, semakin terasa menggembirakan.

Harapan tinggi diusung Gladbach kala menyambangi markas Real Madrid pada matchday enam Liga Champions 2020-2021, Kamis (10/12/2020) dini hari WIB. Mereka cukup meraih hasil imbang untuk lolos ke babak berikutnya.

Apa daya, Gladbach malah menderita kekalahan dengan skor 0-2. Hasil negatif itu mengancam peluang Die Fohlen untuk lolos. Mereka mau tidak mau menggantungkan harapan pada hasil pertandingan antara Inter Milan vs Shakhtar Donetsk.

Andai Inter Milan menang, maka Gladbach gagal lolos karena kalah head-to-head. Beruntung, Nerazzurri gagal menang atas Shakhtar Donetsk hingga akhirnya pasukan Marco Rose melenggang mulus secara dramatis. Hal itu membuat sang pelatih gembira.

Baca Juga:  Arsenal Ngebet Inginkan Vlahovic, Bagaimana sang Pemain?

“Sebetulnya saya tidak terlalu peduli dengan hasil di pertandingan lain selama pertandingan kami masih berlangsung,” papar Marco Rose, sebagaimana dilansir Daily Mail, Kamis (10/12/2020).

“Jadi, kegembiraan untuk melaju setelah itu jauh lebih besar. Ini juga menjadi penegas fakta kami mampu mencetak gol melawan semua pesaing di babak grup. Kami pantas lolos ke babak 16 besar,” tegas pelatih berkebangsaan Jerman itu.

Soal pertandingan, Marco Rose menilai anak asuhnya memang pantas kalah dari Madrid. Menurutnya, Yann Sommer dan kawan-kawan memang terlalu banyak memberikan waktu serta ruang bagi lawan untuk dieksploitasi.

“Kami dihadang banyak kesulitan. Kami terlalu banyak memberikan ruang dan waktu kepada  Madrid. Mereka bermain dengan cara berbeda dibandingkan leg pertama,” urai Marco Rose.

Baca Juga:  Dibeli Pengusaha Amerika, Parma Bakal Jadi Klub Kaya

“Luka Modric adalah faktor penting dari mereka malam ini. Kami terlalu banyak berlari ke belakang dan tidak bisa banyak mendapatkan bola,” imbuh pria berusia 44 tahun tersebut.

Kini, Gladbach menatap calon lawan di babak berikutnya. Mengingat mereka lolos sebagai runner-up Grup B, Gladbach dipastikan mendapat lawan kuat. Dari daftar yang ada, mereka berpotensi menghadapi salah satu dari Liverpool, Manchester City, Chelsea, Juventus, atau Paris Saint-Germain (PSG).

Sumber: Daily Mail/News/Soccerway
Editor: Hary B Koriun

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari