Sabtu, 5 April 2025
spot_img

DJP: 10 Juta Lebih Wajib Pajak Sudah Laporkan SPT

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengungkapkan, hingga pukul 14.30 WIB sudah ada 10 juta lebih wajib pajak (WP) yang melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) untuk tahun pajak 2019. Namun, angka tersebut memang lebih rendah jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang lebih dari 12 juta WP.

"Sampai dengan setengah jam yang lalu (14.30 WIB), itu 10.743.000 (WP melapor), memang masih lebih rendah dari tahun lalu yang 12.118.000, kita masih menunggu sampai malam nanti," kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Hestu Yoga Saksama kepada JawaPos.com, Kamis (30/4).

Meskipun begitu, pihaknya tetap optimis pencapaian di tahun lalu dapat terlampaui di tahun ini. Sebab, setelah April nanti, pihkanya akan melkaukan bimbingan, layanan, dan pengawasan.

Baca Juga:  Barang Kiriman Lewat Pos Harus Dicek

"Kita optimis bahwa di akhir tahun akan lebih banyak yang lapor SPT dibandingkan tahun lalu," jelas dia.

Ia mengungkapkan, dalam beberapa hari terakhir ini, banyak yang menyampaikan laporan pajak tahunannya. Menurutnya, hal ini berkat edukasi yang dilakukan secara online.

"Di 3 hari terakhir ini cukup banyak yang lapor, semuanya (lapor) online, tidak ada tatap muka. Itu kita bimbingannya (WP) melalui kelas-kelas pajak (online) atau komunikasi melalui elektronik," terangnya.

Lanjut dia, pihaknya tidak akan memberikan tambahan waktu untuk pelaporan SPT kepada WP yang nantinya akan ditutup pada pukul 00.00 waktu setempat. Para WP Orang Pribadi dan WP Badan yang belum melapor pun akan dikenakan denda.

Baca Juga:  Dominggus: Penegak Hukum Usut, Ada Oknum yang Memanfaatkan Situasi

"Sesuai ketentuan terlambat lapor WP OP itu kan Rp 100 ribu, WP Badan Rp 1 juta rupiah, kalau ada yang kurang bayar yang disetor setelah 30 April ini akan ada sanksi bunga, 2 persen per bulan dari jumlah yang disetor tadi," tutupnya.

Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal
 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengungkapkan, hingga pukul 14.30 WIB sudah ada 10 juta lebih wajib pajak (WP) yang melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) untuk tahun pajak 2019. Namun, angka tersebut memang lebih rendah jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang lebih dari 12 juta WP.

"Sampai dengan setengah jam yang lalu (14.30 WIB), itu 10.743.000 (WP melapor), memang masih lebih rendah dari tahun lalu yang 12.118.000, kita masih menunggu sampai malam nanti," kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Hestu Yoga Saksama kepada JawaPos.com, Kamis (30/4).

Meskipun begitu, pihaknya tetap optimis pencapaian di tahun lalu dapat terlampaui di tahun ini. Sebab, setelah April nanti, pihkanya akan melkaukan bimbingan, layanan, dan pengawasan.

Baca Juga:  Polsek Bangko Tinjau Situasi Pelaksanaan Pilpeng di Bagan Jawa

"Kita optimis bahwa di akhir tahun akan lebih banyak yang lapor SPT dibandingkan tahun lalu," jelas dia.

Ia mengungkapkan, dalam beberapa hari terakhir ini, banyak yang menyampaikan laporan pajak tahunannya. Menurutnya, hal ini berkat edukasi yang dilakukan secara online.

"Di 3 hari terakhir ini cukup banyak yang lapor, semuanya (lapor) online, tidak ada tatap muka. Itu kita bimbingannya (WP) melalui kelas-kelas pajak (online) atau komunikasi melalui elektronik," terangnya.

Lanjut dia, pihaknya tidak akan memberikan tambahan waktu untuk pelaporan SPT kepada WP yang nantinya akan ditutup pada pukul 00.00 waktu setempat. Para WP Orang Pribadi dan WP Badan yang belum melapor pun akan dikenakan denda.

Baca Juga:  Dominggus: Penegak Hukum Usut, Ada Oknum yang Memanfaatkan Situasi

"Sesuai ketentuan terlambat lapor WP OP itu kan Rp 100 ribu, WP Badan Rp 1 juta rupiah, kalau ada yang kurang bayar yang disetor setelah 30 April ini akan ada sanksi bunga, 2 persen per bulan dari jumlah yang disetor tadi," tutupnya.

Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal
 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

DJP: 10 Juta Lebih Wajib Pajak Sudah Laporkan SPT

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengungkapkan, hingga pukul 14.30 WIB sudah ada 10 juta lebih wajib pajak (WP) yang melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) untuk tahun pajak 2019. Namun, angka tersebut memang lebih rendah jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang lebih dari 12 juta WP.

"Sampai dengan setengah jam yang lalu (14.30 WIB), itu 10.743.000 (WP melapor), memang masih lebih rendah dari tahun lalu yang 12.118.000, kita masih menunggu sampai malam nanti," kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Hestu Yoga Saksama kepada JawaPos.com, Kamis (30/4).

Meskipun begitu, pihaknya tetap optimis pencapaian di tahun lalu dapat terlampaui di tahun ini. Sebab, setelah April nanti, pihkanya akan melkaukan bimbingan, layanan, dan pengawasan.

Baca Juga:  Bamsoet Dorong Percepatan Migrasi Kendaraan Listrik

"Kita optimis bahwa di akhir tahun akan lebih banyak yang lapor SPT dibandingkan tahun lalu," jelas dia.

Ia mengungkapkan, dalam beberapa hari terakhir ini, banyak yang menyampaikan laporan pajak tahunannya. Menurutnya, hal ini berkat edukasi yang dilakukan secara online.

"Di 3 hari terakhir ini cukup banyak yang lapor, semuanya (lapor) online, tidak ada tatap muka. Itu kita bimbingannya (WP) melalui kelas-kelas pajak (online) atau komunikasi melalui elektronik," terangnya.

Lanjut dia, pihaknya tidak akan memberikan tambahan waktu untuk pelaporan SPT kepada WP yang nantinya akan ditutup pada pukul 00.00 waktu setempat. Para WP Orang Pribadi dan WP Badan yang belum melapor pun akan dikenakan denda.

Baca Juga:  Polsek Bangko Tinjau Situasi Pelaksanaan Pilpeng di Bagan Jawa

"Sesuai ketentuan terlambat lapor WP OP itu kan Rp 100 ribu, WP Badan Rp 1 juta rupiah, kalau ada yang kurang bayar yang disetor setelah 30 April ini akan ada sanksi bunga, 2 persen per bulan dari jumlah yang disetor tadi," tutupnya.

Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal
 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengungkapkan, hingga pukul 14.30 WIB sudah ada 10 juta lebih wajib pajak (WP) yang melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) untuk tahun pajak 2019. Namun, angka tersebut memang lebih rendah jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang lebih dari 12 juta WP.

"Sampai dengan setengah jam yang lalu (14.30 WIB), itu 10.743.000 (WP melapor), memang masih lebih rendah dari tahun lalu yang 12.118.000, kita masih menunggu sampai malam nanti," kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Hestu Yoga Saksama kepada JawaPos.com, Kamis (30/4).

Meskipun begitu, pihaknya tetap optimis pencapaian di tahun lalu dapat terlampaui di tahun ini. Sebab, setelah April nanti, pihkanya akan melkaukan bimbingan, layanan, dan pengawasan.

Baca Juga:  Barang Kiriman Lewat Pos Harus Dicek

"Kita optimis bahwa di akhir tahun akan lebih banyak yang lapor SPT dibandingkan tahun lalu," jelas dia.

Ia mengungkapkan, dalam beberapa hari terakhir ini, banyak yang menyampaikan laporan pajak tahunannya. Menurutnya, hal ini berkat edukasi yang dilakukan secara online.

"Di 3 hari terakhir ini cukup banyak yang lapor, semuanya (lapor) online, tidak ada tatap muka. Itu kita bimbingannya (WP) melalui kelas-kelas pajak (online) atau komunikasi melalui elektronik," terangnya.

Lanjut dia, pihaknya tidak akan memberikan tambahan waktu untuk pelaporan SPT kepada WP yang nantinya akan ditutup pada pukul 00.00 waktu setempat. Para WP Orang Pribadi dan WP Badan yang belum melapor pun akan dikenakan denda.

Baca Juga:  Ditanya Wartawan, WNI Pascaobservasi di Natuna Pilih Bungkam

"Sesuai ketentuan terlambat lapor WP OP itu kan Rp 100 ribu, WP Badan Rp 1 juta rupiah, kalau ada yang kurang bayar yang disetor setelah 30 April ini akan ada sanksi bunga, 2 persen per bulan dari jumlah yang disetor tadi," tutupnya.

Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal
 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari