Minggu, 6 April 2025
spot_img

Dianggap Menghina, Polisi Periksa Pemberi Bungkusan Nasi Anjing

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Warga sekitar Masjid Babah Alun Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara merasa dilecehkan setelah mendapat bantuan berupa bungkusan makanan yang bertuliskan 'Nasi Anjing, Nasi Orang Kecil, Bersahabat dengan Nasi Kucing'. Polisi kini tengah memeriksa pihak yang membagi-bagikan bungkusan nasi bungkus berstempel gambar anjing tersebut.

"Jadi warga yang menerima makanan tersebut merasa dilecehkan dengan pemberian bungkusan nasi dengan tulisan 'Nasi Anjing', dengan asumsi bahwa isi dari bungkusan makanan adalah daging anjing," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus dikonfirmasi, Ahad (26/4/2020).

Senada, Kapolres Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi Susianto membenarkan beredarnya nasi anjing di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Budhi menyebut, pengunaan kata "Nasi Anjing" tidak tepat di tengah situasi saat ini.

Baca Juga:  Belajar Tatap Muka Dihentikan 

"Penggunaan diksinya yang enggak tepat, apalagi di situasi seperti sekarang ini," ucap Budhi.

Lebih jauh, Budhi menyebut saat ini pihaknya tengah memeriksa pihak yang diduga membagikan bungkusan nasi anjing tersebut. Hal ini untuk mengetahui maksud dan tujuannya membagi-bagikan bungkusan nasi anjing.

"Sedang diklarifikasi di Mapolres Jakarta Utara," pungkasnya.

Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Warga sekitar Masjid Babah Alun Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara merasa dilecehkan setelah mendapat bantuan berupa bungkusan makanan yang bertuliskan 'Nasi Anjing, Nasi Orang Kecil, Bersahabat dengan Nasi Kucing'. Polisi kini tengah memeriksa pihak yang membagi-bagikan bungkusan nasi bungkus berstempel gambar anjing tersebut.

"Jadi warga yang menerima makanan tersebut merasa dilecehkan dengan pemberian bungkusan nasi dengan tulisan 'Nasi Anjing', dengan asumsi bahwa isi dari bungkusan makanan adalah daging anjing," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus dikonfirmasi, Ahad (26/4/2020).

Senada, Kapolres Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi Susianto membenarkan beredarnya nasi anjing di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Budhi menyebut, pengunaan kata "Nasi Anjing" tidak tepat di tengah situasi saat ini.

Baca Juga:  Hutan Larangan

"Penggunaan diksinya yang enggak tepat, apalagi di situasi seperti sekarang ini," ucap Budhi.

Lebih jauh, Budhi menyebut saat ini pihaknya tengah memeriksa pihak yang diduga membagikan bungkusan nasi anjing tersebut. Hal ini untuk mengetahui maksud dan tujuannya membagi-bagikan bungkusan nasi anjing.

"Sedang diklarifikasi di Mapolres Jakarta Utara," pungkasnya.

Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Dianggap Menghina, Polisi Periksa Pemberi Bungkusan Nasi Anjing

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Warga sekitar Masjid Babah Alun Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara merasa dilecehkan setelah mendapat bantuan berupa bungkusan makanan yang bertuliskan 'Nasi Anjing, Nasi Orang Kecil, Bersahabat dengan Nasi Kucing'. Polisi kini tengah memeriksa pihak yang membagi-bagikan bungkusan nasi bungkus berstempel gambar anjing tersebut.

"Jadi warga yang menerima makanan tersebut merasa dilecehkan dengan pemberian bungkusan nasi dengan tulisan 'Nasi Anjing', dengan asumsi bahwa isi dari bungkusan makanan adalah daging anjing," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus dikonfirmasi, Ahad (26/4/2020).

Senada, Kapolres Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi Susianto membenarkan beredarnya nasi anjing di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Budhi menyebut, pengunaan kata "Nasi Anjing" tidak tepat di tengah situasi saat ini.

Baca Juga:  Supercar McLaren Rusak Parah Akibat Kecelakaan di Tol Jagorawi

"Penggunaan diksinya yang enggak tepat, apalagi di situasi seperti sekarang ini," ucap Budhi.

Lebih jauh, Budhi menyebut saat ini pihaknya tengah memeriksa pihak yang diduga membagikan bungkusan nasi anjing tersebut. Hal ini untuk mengetahui maksud dan tujuannya membagi-bagikan bungkusan nasi anjing.

"Sedang diklarifikasi di Mapolres Jakarta Utara," pungkasnya.

Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Warga sekitar Masjid Babah Alun Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara merasa dilecehkan setelah mendapat bantuan berupa bungkusan makanan yang bertuliskan 'Nasi Anjing, Nasi Orang Kecil, Bersahabat dengan Nasi Kucing'. Polisi kini tengah memeriksa pihak yang membagi-bagikan bungkusan nasi bungkus berstempel gambar anjing tersebut.

"Jadi warga yang menerima makanan tersebut merasa dilecehkan dengan pemberian bungkusan nasi dengan tulisan 'Nasi Anjing', dengan asumsi bahwa isi dari bungkusan makanan adalah daging anjing," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus dikonfirmasi, Ahad (26/4/2020).

Senada, Kapolres Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi Susianto membenarkan beredarnya nasi anjing di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Budhi menyebut, pengunaan kata "Nasi Anjing" tidak tepat di tengah situasi saat ini.

Baca Juga:  Ada Desakan ke Pemerintah Agar Tambah PI Blok Rokan ke Daerah

"Penggunaan diksinya yang enggak tepat, apalagi di situasi seperti sekarang ini," ucap Budhi.

Lebih jauh, Budhi menyebut saat ini pihaknya tengah memeriksa pihak yang diduga membagikan bungkusan nasi anjing tersebut. Hal ini untuk mengetahui maksud dan tujuannya membagi-bagikan bungkusan nasi anjing.

"Sedang diklarifikasi di Mapolres Jakarta Utara," pungkasnya.

Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari