Senin, 1 Desember 2025
spot_img

Belum Tentu Rizieq Shihab Bisa Pulang

JAKARTA (RIAUPOS.CO) Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menegaskan tidak ada relevansi jabatan Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan, dengan upaya memulangkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. 

Menurut Dasco, Prabowo masuk dalam Kabinet Indonesia Maju sebagai menhan, karena konsep yang Partai Gerindra berikan kepada pemerintah tentang pertahanan bisa diterima.

“Bahwa kaitannya dengan (pemulangan) Habib Rizieq  saya rasa tidak ada relevansinya dengan kementerian pertahanan,” kata Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (24/10).  

Hanya saja, Dasco mengingatkan yang perlu diketahui adalah bahwa upaya-upaya untuk melakukan pemulangan Habib Rizieq, melalui pendekatan kepada pemerintah sudah pernah dilakukan Prabowo dan Partai Gerindra, sebelum pembentukan kabinet. 

Baca Juga:  Mantan Sekretaris Mahkamah Agung Jadi Tersangka KPK

"Bahkan, sebelum pembentukan kabinet kami sudah pernah, waktu akan rekonsiliasi, sebelum (rekonsiliasi) MRT (pertemuan Jokowi dan Prabowo di Stasiun MRT, Lebak Bulus, Jakarta Selatan), kami melakukan pembicaraan ke arah situ,” ungkapnya.

Wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) ini mengaku belum tahu apakah sekarang ini ada upaya Prabowo untuk memulangkan Habib Rizieq lagi.

“Kalau itu saya tidak tahu apakah akan diusahakan kembali atau tidak saya belum mendengar langsung dari beliau (Prabowo). Nanti akan saya tanyakan,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Prabowo Subianto sempat berjanji akan membawa pulang Habib Rizieq Shihab yang saat ini ada di Arab Saudi.

Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Habib Novel Bamukmin menagih janji Prabowo tersebut. Menurut dia, dengan menepati janji itu sebagai bukti bahwa Prabowo masih menurut perkataan ulama.

Baca Juga:  Tak Dapat Jatah Menteri, SBY Komit Dukung Pemerintahan Jokowi

“Seandainya bisa itu dilakukan (membawa pulang Habib Rizieq) dan dibuktikan Prabowo bisa menyelesaikan masalah yang sampai saat ini belum selesai adalah bukti bagi kami bahwa beliau masih manut sama ulama dan menempati janjinya,” kata Nove Bamukmin kepada JPNN, Selasa (22/10). (boy/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menegaskan tidak ada relevansi jabatan Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan, dengan upaya memulangkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. 

Menurut Dasco, Prabowo masuk dalam Kabinet Indonesia Maju sebagai menhan, karena konsep yang Partai Gerindra berikan kepada pemerintah tentang pertahanan bisa diterima.

“Bahwa kaitannya dengan (pemulangan) Habib Rizieq  saya rasa tidak ada relevansinya dengan kementerian pertahanan,” kata Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (24/10).  

Hanya saja, Dasco mengingatkan yang perlu diketahui adalah bahwa upaya-upaya untuk melakukan pemulangan Habib Rizieq, melalui pendekatan kepada pemerintah sudah pernah dilakukan Prabowo dan Partai Gerindra, sebelum pembentukan kabinet. 

Baca Juga:  Ketahui, Ini Syarat Pasien Covid-19 Bisa Isoman atau Dirawat di RS

"Bahkan, sebelum pembentukan kabinet kami sudah pernah, waktu akan rekonsiliasi, sebelum (rekonsiliasi) MRT (pertemuan Jokowi dan Prabowo di Stasiun MRT, Lebak Bulus, Jakarta Selatan), kami melakukan pembicaraan ke arah situ,” ungkapnya.

- Advertisement -

Wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) ini mengaku belum tahu apakah sekarang ini ada upaya Prabowo untuk memulangkan Habib Rizieq lagi.

“Kalau itu saya tidak tahu apakah akan diusahakan kembali atau tidak saya belum mendengar langsung dari beliau (Prabowo). Nanti akan saya tanyakan,” katanya.

- Advertisement -

Sebelumnya diberitakan, Prabowo Subianto sempat berjanji akan membawa pulang Habib Rizieq Shihab yang saat ini ada di Arab Saudi.

Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Habib Novel Bamukmin menagih janji Prabowo tersebut. Menurut dia, dengan menepati janji itu sebagai bukti bahwa Prabowo masih menurut perkataan ulama.

Baca Juga:  Tahun 2020, Jokowi Sebut Prabowo Tamu Besar Pertamanya

“Seandainya bisa itu dilakukan (membawa pulang Habib Rizieq) dan dibuktikan Prabowo bisa menyelesaikan masalah yang sampai saat ini belum selesai adalah bukti bagi kami bahwa beliau masih manut sama ulama dan menempati janjinya,” kata Nove Bamukmin kepada JPNN, Selasa (22/10). (boy/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menegaskan tidak ada relevansi jabatan Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan, dengan upaya memulangkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. 

Menurut Dasco, Prabowo masuk dalam Kabinet Indonesia Maju sebagai menhan, karena konsep yang Partai Gerindra berikan kepada pemerintah tentang pertahanan bisa diterima.

“Bahwa kaitannya dengan (pemulangan) Habib Rizieq  saya rasa tidak ada relevansinya dengan kementerian pertahanan,” kata Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (24/10).  

Hanya saja, Dasco mengingatkan yang perlu diketahui adalah bahwa upaya-upaya untuk melakukan pemulangan Habib Rizieq, melalui pendekatan kepada pemerintah sudah pernah dilakukan Prabowo dan Partai Gerindra, sebelum pembentukan kabinet. 

Baca Juga:  Siapkan Tes Swab Gratis untuk Nakes, TNI, Polri Dan Satpol PP

"Bahkan, sebelum pembentukan kabinet kami sudah pernah, waktu akan rekonsiliasi, sebelum (rekonsiliasi) MRT (pertemuan Jokowi dan Prabowo di Stasiun MRT, Lebak Bulus, Jakarta Selatan), kami melakukan pembicaraan ke arah situ,” ungkapnya.

Wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) ini mengaku belum tahu apakah sekarang ini ada upaya Prabowo untuk memulangkan Habib Rizieq lagi.

“Kalau itu saya tidak tahu apakah akan diusahakan kembali atau tidak saya belum mendengar langsung dari beliau (Prabowo). Nanti akan saya tanyakan,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Prabowo Subianto sempat berjanji akan membawa pulang Habib Rizieq Shihab yang saat ini ada di Arab Saudi.

Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Habib Novel Bamukmin menagih janji Prabowo tersebut. Menurut dia, dengan menepati janji itu sebagai bukti bahwa Prabowo masih menurut perkataan ulama.

Baca Juga:  Terapkan Pembayaran Pajak  Berbasis Online

“Seandainya bisa itu dilakukan (membawa pulang Habib Rizieq) dan dibuktikan Prabowo bisa menyelesaikan masalah yang sampai saat ini belum selesai adalah bukti bagi kami bahwa beliau masih manut sama ulama dan menempati janjinya,” kata Nove Bamukmin kepada JPNN, Selasa (22/10). (boy/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari